Istri Kecil Sang CEO

Istri Kecil Sang CEO
Bab 3


__ADS_3

πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒvote vote like like πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


*Falshback on


"Hallo " ucap dimas


"........"


"Baik saya kesana sekarang" ucap dimas tergesa gesa keluar dari ruangan dan meninggalkan semua berkasnya dan menelpon assistennya


" jon siapkan mobil " ucapnya sambil memasuki lift


"Baik tuan"ucap jon


Setelah sampai di lantai 1 dimas pun masuk mobil dan pergi


Setelah sampai rumah sakit dimas bergegas menemui dokter


"Bagaimana bisa ini terjadi " ucap dimas dengan wajah cemas


" nyonya,,,nyonya tadi mengalami sesak nafas tuan jadi saya,,saya sarankan agar nyonya untuk segara dipindah kan kerumah sakit yang ada dijepang tuan tapi,,,tapi tuaan ?" ucap dokter dengan gugup


" tapi apa cepat" ucap dimas geram karena dokter tidak melanjutkan kalimatnya


"Tapi nyonya me,,menolaknya tuan" ucap dokter itu gugup dan menunduk


Ia pergi meninggalkan dokter tersebut masuk ruangan mamanya


" ma" ucap dimas pelan


" dimas,kemarilah nak" ucap mama lirih sendu


"Ma, mama mau kan dipindahkan" ucap dimas sendu


Mama hanya menggeleng menandakan dia tidak mau " tidak nak ,mama disini saja kamu nanti minggu depan menikah mama tidak mau melewatkannya nak" ucap mama sendu


" tapi mah.." belum sempat dimas melanjutkan mama sudah memotong ucapanya" tidak nak mama disini saja " ucap mama


Akhirnya dimaspun keluar dari ruangnya untuk menemui jon

__ADS_1


"Jon jemputlah anak kecil itu dan bawa kesini" ucap dimas


" anak kecil tuan?" Ucap jon bingung


" maksudku shera jon" ucap dimas


" baik tuan tap,,tapi tuan" ucap jon


" tapi apa lagi jon" ucap dimas geram


"Tapi saya tidak tahu wajahnya tuuuuan" ucap jon menunduk


Dimas mengeluarkan handphone yang ada disakunya dan mengirimkan foto shera


" baik tuan saya permisi" ucap jon mengundukan diri dan pergi


Setelah kepergian jon dimas menelpon ayah shera


"Hallo om ,apa om sedang sibuk jika tidak sibuk bisakah om dan tante kerumah sakit sekarang ada yang harus aku bicarakan" ucap dimas dengan tenang


"....."


" terimakasih om saya tunggu" ucap dimas


Falshbackk off*


" shera kemarilah "ucap mama shera


" ini ada apa mah kenapa kita berkumpul disini?" Tanya shera bingung


" kemarilah kamu akan menikah hari ini " ucap mama shera


"Apa ??" Ucap shera kaget dan sedikit meningkatkan volume suaranya


" tenang lah nak" ucap mama shera


Apa apaan ini kemarin dia bicara yang tidak tidak menikah seminggu lagi dan sekarang apa apaan mau menikah sekarang dasar gila ucap shera dalam hatinya dan memandang dimas dengan sinis


Dimas yang ditatap acuh tak acuh " tidak ma aku tidak mau " ucap shera menolak

__ADS_1


" ayo sayang ini demi kebaikan nak" ucap mama shera


Demi kebaikan kenapa aku yang tersudutkan huh menyebalkan gumam shera


Setelah beberapa lama akhirnya shera mengalah dan acara pun dimulai hingga selesai


Dimas dan shera pun telah resmi menjadi sepasang suami istri meski menikah secara mendadak dan tanpa persiapan apapun bahkan cincin belum ia beli,,tidak berapa lama orang tua shera pamit dan mereka meminta untuk dimas pulang kerumah shera dahulu setelah kepergian dimas mendekati mamanya setelah beberapa bujukan akhirnya mama dimaspun ma


Setelah membujuk mama dimaspun ijin pamit dan ia akan memabawa shera si anak kecil yang sekarang menjadi istrinya pulang


dimas menjalankan mobilnya keluar dari parkiran rumah sakit dan pulang


" om ,om kita mau kemana" tanya shera


" om? Apa kamu bilang sekarang aku suami mu bukan om mu, mengerti anak kecil?" Ucap dimas geram


"Iss aku bukan anak kecil om,dan tidak apa apa kan aku memanggil om kan om jauh berbeda umurnya dibandikan dengan ku? Ah, iya mama menyuruh untuk pulang dulu om" Ucap shera dengan sikap polos yang kadang muncul secara tidak tepat pada waktu


"Kau..." ucap dimas geram


"sudah baik lah aku sedang capek sekarang malas untuk berdebat dengan mu" lanjut ucap dimas pada shera


Memang siapa yang ingin berdebat dengan mu om gila gerutu shera


" apa kau bilang?" Ucap dimas hingga menghentikan mobil yang sedang melaju hingga membuat shera kepentok


"Ouw, hati hati dong om " ucap shera sedikit kesakitan


"Kau bilang apa tadi cepat" ucap dimas mendekati shera


" om mau apa" ucap shera cemas karena dimas semakin mendekat


"Sepertinya kau memang harus diberi sedikit pelajaran ya" ucap dimas dengan senyum diwajahnya yang membuat shera bergidik ngeri


Selanjutnya......


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


Terima kasih suda membaca dan jangan lupa Vote vote vote ,like like like like ya gak rugi kokπŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ€—πŸ€—πŸ€—

__ADS_1


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


masih pemula ya teman teman jadi saling membantu dengan vote maupun like oke 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


__ADS_2