Istri Kecil Sang CEO

Istri Kecil Sang CEO
Bab 9


__ADS_3

hai hai hai jangan lupa like dan vote ya dan komen boleh juga untuk masukan oke oceπŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘πŸ‘


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


selamat membaca......


setelah lama berkendara dimas pun sampai digedung sekolah shera


*ckh, buang waktu ku saja anak itu ,awas saja kalau dia membuat masalah akan ku hukum dia ,membuat pekerjaan ku menambah saja pikir dimas yang terus berjalan dikooridor


sedangkan*


siapa yang pak guru telfon sedangkan papa dan mama sedang ke luar negri mengunjungi rumah sakit mama mertuaku yang sedang berobat kan jadi siapa yang ditelfon pak guru?? pikir shera


" ckh,, orang miskin memang tidak tau bahwa waktuku sangat berharga untuk mengurusi masalah seperti ini ckh" kata papa tia dengan sombongan


tak beberapa lama pun dimas tiba didepan ruanganya pak guru bk,, dimas yang mendengar dari luar salah satunya yang didalam ruangan mengejek dengan kata katanya


tok,,,tok,,,tok pintu terbuka


" maaf saya terlambat" ucap dimas dengan muka esnya


" tidak apa apa silakan duduk, pak" ucap pa guru ,,,dimas duduk



"jadi begini saya mengundang bapa-bapa sekalian membicarakan masalah ini karena mereka melakukan tindakan fisik dalam lingkungan sekolah" ucap pak guru

__ADS_1


" apa yang mesti dibicarakan cepat keluarkan mereka,, panggil kepala sekolah pasti dia akan mengeluarkan mereka karena melukai anak saya,, karena aku donatur besar disini...." ucap papa tia sombong ,,tia pun merasa bangga karena akan dapat menyingkirkan penghalangnya,, iya tia benci shera karena adit terus memperhatikannya bukan dirinya


meimei menangis sendu apa yang akan terjadi jika ia keluar dari sekolah ini meski dia akan bisa sekolah ditempat lain tapi tidak dengan beasiswanya maka akan dicabut dan itu akan membebani orang tuanya karena orang tuanya sudah repot dengan keperluan adik adiknya meimei hanya dapat membantu dengan beasiswa yang ia dapat untuk meringankan orang tuanya


dimas yang sedari tadi hanya diam saja memperhatikan tangan shera meremas jari jarinya karena takut dan gugup ,,dimas yang melihat bekas merah seperti tamparan diwajah shera hanya diam sejenak


"permisi apa kita tidak sebaiknya berbicara tanpa adanya mereka bertiga (menunjuk, tia,shera,meimei) dan mereka bisa tunggu kita diluar saja" ucap dimas acuh tak acuh


" kalian bisa tunggu diluar dulu" ucap pak guru


"baik pak," ucap shera


" baik" ucap tia


"bai,,ik pa" ucap meimei sendu


sedangkan didalam dimas akan mulai berbicara namun terpotong


"apa yang harus dibicarakan cepat keluarkan mereka atau ku cabut donasiku " ucap papa tia dengan sombong


" bisakah anda diam sebentar " ucap dimas dingin


" apa sebenarnya masalahnya hmmm" ucap dimas acuh tak acuh


" saya mendapatkan laporan bahwa ada anak sedang ribut ,jadi saya langsung kesana yang saya lihat adalah mereka sedang siram menyiram minumnya hingga mereka berdua akhirnya berantem dan saya sudah mendapat laporan ini beberapa kali " ucap panjang pak guru


" pasti ini ulah mereka karena merasa isi dengan anak saya tia karena lebih kaya" ucap papa tia dengan sombongnya

__ADS_1


" mengapa kita tak lakukan pengecekan cctv ,disekolah semewah ini pasti ada cctv " ucap dimas dengan muka datar


" buat apa melihat cctv juga mereka yang salah, dan akan dikeluarkan karena aku ahmad malik penyumbang besar disini " ucap papa tia dengan sombongnya lagi


" betul pak bagaimana kita kalau melihat cctv ,setidaknya saya tau bahwa ana saya memang salah dan memang harus dikeluarkan " ucap papa mei


pak guru pun setuju namun saat akan berbicara kalimatnya selalu saja dipotong,,,ia tak berani karena ia tau siapa orang dihadapannya


"tidak perlu memeriksa cctv yang jelas anakku pasti benar " ucap papa tia


" oh jadi anda tuan ahmad angga malik, pengusaha robotik itu " ucap dimas acuh tak acuh


"ya aku ahmad angga malik " ucap papa tia


"ohh ya ampun aku takut ........" ucap dimas


"hhahahah memang kau seharusnya takut kalau kalian tidak mau aku tuntut cepat minta maaf dan sujud dikakiku" ucap papa tia


"hahahhahahh,,,,,,, " ucap dimas tertawa hingga kencang


"anda lucu sekali tuan saya tidak pernah sama sekali tunduk kepada siapa pun namun orang lain yang seharusnya tunduk kepada saya ,, baiklah jadi tidak salahkan saya ingin perkenalkan diri saya kepada tuan ahmad angga malik yang terhormat perkenalkan saya Dimas Smith , tentu anda mengenalkan saya kan tuan yang terhormat" ucap dimas dengan suara yang begitu dingin


papa tia yang semula membanggakan diri kini wajahnya pucat pias,,ia tidak menyangka bahwa yang ia hina adalah orang yang terkenal dingin, kejam , dan tak tersentuh


next bab.....


jangan lupa like komen voteπŸ€—β€πŸ‘ŒπŸ‘

__ADS_1


Terimakasih ❀


__ADS_2