Istri Yang Di Cintai

Istri Yang Di Cintai
BAB 15


__ADS_3

Hari pun berganti,Satria sudah waktunya untuk menjemput Raina pulang dari rumah sakit,Satria datang ke kamarnya untuk menjemput dan satria mau mengetuk pintu Satria mendengar ibu nya Raina sedang bicara pada Raina.


" sayang setelah kamu keluar dari rumah sakit Toni mau melamar kamu? apa kamu mau menerima lamaran dari dia,kata ibu nya Raina.


"eemmm aku juga ga tau buk,sebenernya aku ga suka sama dia, jawab Raina.


huhhhh,ibu Raina menarik napas.


"saran ibu sih kamu harus mutusin antara dua laki-laki ini siapa yang kamu cuntai,kata ibu.


"ia akan ku pikirkan lagi, tapi buk apa salah ia kalo aku mencintai dia, wajah sedih.


"tidak, tidak ada yang salahko,ibu paham kamu mencintai dia tapi menurut ibu kita ini jauh berbeda dengan dia (dia yang dimaksud nya adalah Satria).


"ia aku tau, jawab Raina sambil sedih.


Di luar Satria yang sedang mendengarkan bingung,siapa yang di maksud ibu nya Raina,Satria pun mengetuk pintu.


Tok,tok tok.. suara ketuk pintu


"eehh Nak Satria ayo masuk.


"ia terimakasih ibu dan Raina apa kalian sudah siap untuk pulang hari ini, tanya Satria.


"ia aku sudah siap, lagian aku udah ga betah di rumah sakit, kata Raina


"ayo aku bantu kamu turun ayo pelan pelan, sanbil membantu Raina.


Raina pun turun dari kasurnya dan berusaha menapak kaki ke lantai dan tiba-tiba kaki Raina masih terasa sakit,Raina pun jatuh ke pelukan Satria,Raina dan Satria salin menatap,dalam hati Satria berkata(kenapa jantung ku berdetak sangat cepat apa aku benar-benar mencintai dia) wajah satria langsung memerah.


"ehh aduh maaf,kamu gaapa apa kan Satria bertanya.


"a a aku gapapa ko cuma kaki aku masih sakit sedikit, jawab Raina.


"sus ko kakinya masih sakit apa perlu di rawat lagi,bertanya pasa suster


"ohh gapapa wajar kalo masih sakit, nanti juga pasti akan sembuh,yang penting nanti ibu harus sering cekup,jawab suster


"ia terimakasih kasih ya suster kami pulang dulu, jawab ibu nya Raina,.

__ADS_1


Satria mendorong kursiroda nya Raina dan di jalan mau menuju mobil Raina,Satria dan ibunya Raina bertemu dengan Halim mantan pacarnya Raina, Halim bertanya Pada Raina.


"Ra kamu kenapa ko bisa ada di sini kamu kenapa, Halim bertanya.


"emmm aku gapapa ko cuman patah tulang ringan aja, jawab Raina.


"eemmh biar aku ater kamu dan ibu pulang ia.


"gausah aku pulang sama Satria aja, kata Raina.


"kenapa emang nya kolo pulang sama aku,aku ini mantan pacar kamu.


"ia makanya kamu sudah ga layak lagi anterin dia,kamu ga lihat apa aku ini mau nganterin ibu dan Raina pulang jadi kamu gausah sosoan mau nganterin dia,jawab Satria bicara dengan nada tinggi.


"hehh kamu ini siapa? asal kamu tau ia dia itu mantan aku dan aku masih cinta sama dia, kata Halim.


"udalah,cuman mantan aja ko bangga lagian kamu ini kan bentar lagi mau menikah jadi jauh-jauh dari Raina, berjalan mendorong kursiroda dan menjauh.


"ihhhh, sialan siapa tuh orang sombong banget, marah.


Satria dan Raina sudah sampai di parkiran,Satria menggendong Raina masuk kedalam mobil,Raina duduk di kursi depan dan ibu nya raina duduk di kursi belakang,Satria bertanya pada Raina.


"ia cuman mantan pacar,jawab Raina sambil melihat kearah Satria.


"emmm kamu ko mau sih pacaran sama cowok yang sensitif pan kaya dia itu. kata Satria.


"emang nya kenapa gitu,lagian sekarang kan udah jadi mantan.


"kamu maih suka ga sama dia,Tanya Raina.


"gak aku sudah lupain dia sepenuhnya dari otak aku, jawab Raina.


"sukur dehh, senyumm.


didalam hati satria berkata, apa orang yang di maksudnya tadi di rumah sakit itu aku ia aah sudah lah.


"Sat makasih ya kamu udan nolongin aku udah bantuin aku makasihh ia.


"ia gapapako aku seneng bisa bantuin kamu,kata satria sambil senyum.

__ADS_1


"ia, nati malam kamu makan di rumah aku ia anggap aja sebagai ucapan Terimakasih aku untuk kamu ia kan ibu.


"ia nak Satria jawab ibunya raina.


"ia terimakasih senyumm bahagia.


setelah sampai di rumah nya Raina,satria menggendong Raina masuk kedalam rumahnya dan mengantar Raina masuk kekamar, setelah sampai di kamar Raina memegang tangannya Satria dan berbicara.


" kamu mau kemana, boleh ga kalo aku mau bicara sedikit sama kamu, Kata Raina.


"Tadi nya aku mau manggil ibu kamu, tapi sekarang aku mau dengerin kamu dulu ok, Kata Satri sambil tersenyum.


"Sat sebenarnya eemmmm sebenarnya,a a aku berhutang berapa kepada kamu,bertanya sambil malu.


"hahahha satria tertawa.....


Kamu tenang aja kamu ga berhutang sama aku,aku ikhlas nolongin kamu,jawab Satria.


"beneran terimakasihhh Pak Satria kamu baik sekali,,,, senang sambil memeluk Satria.


Satria Bahagia Di peluk Raina,Satria sangat bahagia,setelah lama memeluk Satria Raina pun tersadar, dan menarik dirinya.


***


waktu berlalu, ibu nya Riana menyuruh mereka berdua turun untuk makan malam,


"Sayang ayo ajak pak Satria turun makan malamnya sudah siap.


"ia ibu jawab Raina.


"ayo kita makan, berjalan dan menarik tangan nya Satria,bicara pada Satria


"eehhh kaki kamu masih sakit biar aku gendong kamu.


"udah kaki aku memang sakit tapi aku mua cepat bisa jalan kamu bantu aku jalan pelan pelan aja.


"ia baiklah.


Setelah sampai di meja makan Satria dan Raina bersiap untuk makan malam ibu menyiapakan makanan didalan hati ibu Raina berkata, "seandainya mereka bisa bersama aku sangatt bahagia"

__ADS_1


__ADS_2