
Raina berangkat ke perusahaan naik taksi dan di tengah perjalanan Sari menelepon Raina menjawab.
"Sari, hehhh apa kamu sudah lupa sama teman (bicara dengan sangat keras)
"Raina, iatida dong,kenapa apa ada masalah dalam pekerjan,tumben menelepon
"Sari, Ra tadi bos tanyain kamu,apa kamu mau lanjut kerja atau..... jadi gimana nih aku harus jawab apa, jadi aku mau nanya dulu sama kamu sebelum aku jawab (panik)
"Raina, ia aku juga binggung,kaamu jawab aja kalo aku berhenti kerja nanti surat pengunduran akan aku kirim ke kamu(sedih)
"Sari,bukannya kamu lagi ngumpulin uang,kamu pikiran dulu,sebelum terlambat( memberi semangat)
"Raina, aku benar aku mau kerja di kantornya Pak Satria aja, lagian juga aku ga ada waktu untuk jadi wartawan tekad ku sudah bulat aku harus memilih salah satunya,
"Sari ya sudah kalo begitu, aku tutup dulu telepon nya ya.dahhh....tu. tu. tu. (terputus)
Setelah sampai di kantor Raina masuk ruangan nya, terdengar suara tok. tok. tok "suara ketukan pintu" masuk Laura dengan memasang wajah jahat nya
"Raina, ada urusan apa?
"Laura, nih aku kasih kamu undangan,kamu harus hadir iaa ( senyum jahat)
__ADS_1
"Raina, undangan apa? (mengambil dan melihat nya
"Laura, ohhh kamu pasti sedih pacar yang kamu puju-puja akhirnya menikah sama orang lainn... (niat jahat)
"Raina, ohh..ini selamat ya semoga kalian berdua bahagia,aku senang deh ternyata kaka Halim bisa menikah dengan orang pilihan nya (senyum pahit)
"Laura, tentu dong,kamu datang ya jangan lupa teman -teman yang lain juga aku undang ko,mereka mau datang katanya kamu juga ia aku pamit dulu dahhh...( pergi dengan bahagia)
"Raina, ia (senyum)
Raina meremas undangan nya dan melemparkan nya kearah pintu ternyata ada orang masuk dan meninpa ke wajahnya,orang itu adalah Bunga,Bunga marah besar dan menampar wajah nya Raina dengan kereas,Raina pun berkata.
"Raina, aduh maaf, maaf aku ga sengaja ko (meminta maaf)
"Raina, ia maaf kan ga sengaja,lagi an kamu masuk ga ketuk puntu dulu,mana tau kalo ada yang datang (bicara tegas)
"Bunga kurang aja memang nya kamu siapa suruh-suruh aku (mengangkat tangan mau memukul)
Satria datang untuk menghetikan Bunga
"Satria,apa yang mau kamu lalukan hahh... (memegang tangan bunga dengan kuat)
__ADS_1
"Bunga, satria aku mau kasih dia hukuman lah,dia itu udah mau celakain aku.. (memasang muka sedih dengan sangat cepat)
"Satria, sayang apa kamu ga papa,muka kamu kenapa marah (mengelus wajah Raina dengan lembut)
"Raina aku ga papa ko cuman sedikit sakit (manja, sambil mengedipkan mata)
"Satri siapa yang lakukan ini pasti dia kan (menunjuk Bunga)
"Raina sayang sudah lah, menarik tangan satria sambil memeluk nya
"Satria ia, pengawal kenapa kalian diam di sanah cepat usir wanita ini dari kantor ku jangan sampai dia datang lagi kesini lagi.
(Bai bos pengawal menjawab)
"Bunga, Satria kenapa kamu lakui ini sama aku kita itu sudah di jodoh ka sama kake kamu,
"Satria sudah lah lagian aku itu ga suka sama cewek yang manja kaya kamu, besok lagi kamu ga usah datang lagi kesini aku males liat wajah kamu itu(membuang pandangan)
Setelah Bunga di bawa pergi Satria mengobati luka Raina,dan satri membayar Raina,Satria berkata
"Satria ini upah kamu, hari ini kamu tampil sangat baik aku suka,, dan juga dandanan kamu hari ini sangat cantik (senyuman manis)
__ADS_1
"Raina terimakasih pak, eh maksudnya satria (tersipu malu) deg. deg. suara detak jantung raina, yaampun kenapa jantung aku berdegum kencang, kenapa aku jadi salting gini ya bicara dalam hati....