
Setelah Raina pergi beberapa menit Raina pun kembali ke meja, dan Raina pun duduk kembali,Satria bertanya pada Raina tentang pergi ke luar negeri untuk menjalan kan bisnis baru, Raina pun bengong karna tidak tau apa-apa soal itu, ternyata Anton mengajak Satria dan sekretaris yaitu Raina untuk melihat bisnis baru mereka di luar negeri,dan Raina hanya ber kata
"Raina, ia terserah bapa saya mengikuti kemana pun yang bos saya suruh saja ( Raina menjawab dengan terbata-bata)
"Satria, bagus kalo begitu,walaupun kamu baru masuk kerja tapi kamu sudah patuh pada bos kamu(senyum bahagia)
"Raina, i iia...pak (bingung)
"Anton, ia udah kalau sudah setuju minggu depan kita berangkat,Satria kamu siapa kan saja perlengkapan untuk berangkat nya,aku yang siapkan tempat untuk kita tinggal nanti di sana bagaimana
"Sayria, ia lagian ini kan bisnis yang besar,jangan sampai terjadi masalah(berbicara tegas)
"Anton, ia kamu tenang saja pasti akan aman tida akan terjadi masalah (bangga)
"Satria, ia sudah ayo kita makan keburu dingin makanan nya (mempersilahkan untuk makan)
"Anton,ia ayo makan ( mengambil makanan)
ehh kenapa masih dilihatin aja ayo makan (bicara pada Raina)
__ADS_1
"Raina i iia pa saya makan
***
Setelah makan malam selesai Satria mengajak Raina pulang,dan raina pun pulang bersama Satria merekapun masuk mobil,di dalam mobil Raina bertanya pada Satria
"Raina, pak apa aku boleh tanya(bertanya sambil melihat wajahnya)
"Satria boleh mau tanya soal apa ya? (bingung)
"Raina, kalo soal pergi ke luar negeri itu gimana ya pa, dan juga kan aku baru masuk aku belum mengerti semuanya?
"Raina, eemmm.. ia tapi kan saya masih ada satu pekerjan lagi pak... (bertanya dengan gugup)
"Satria,kamu ijin beberapa hari,atau kamu keluar saja dai pekerjaan kamu itu,saya jamin aku akan bayar kamu dengan gaji yang sangat besar, lagian kamu dan aku masih ada kerja sama tentang pura-pura jadi pasangan bukan?
"Raina, ia biar nanti saya pikirkan laggi pak ( bingung)
"Satria, ia,besok akan ada Bunga ke kantor kamu harus pura-pura seperti pasangan ku,dan ingat kamu harus tampil cantik dan jangan sampai terlihat gugup lagi,apa kamu mengerti
__ADS_1
"Raina, ia saya mengerti pak,bapa tenang saja saya akan tampil sesuai harapan bapa..
"Satria, dan juga kamu gaboleh panggil saya dengan sebutan bapa, saya ga tua ko,kamu panggil nama saya saja, tapi kalo didepan Bunga kamu harus panggil saya dengan sebutan Sayang apa kamu sudah mengerti (bicara dengan serius)
"Raina, ia pak saya mengerti gugup
"Satria, tuh kan bapa lagi kan suda saya katakan panggil saya dengan sebutan mana kenapa bapa lagi (marah) coba ulang lagi
"Raina, ba. ba. eeh,, Satria
"Satria nah gitu dong itu baru enak di dengar nya
Setelah beberapa jam perjalanan,akhirnya sampai di depan rumah Raina dan mobil pun berhenti,Raina pun turun dan berpamitan pada satria untuk masuk ke dalam rumah,setelah sampai di rumah Raina mengetuk pintu, dan tida ada yang menjawab,untung saja Raina membawa kunci cadangan bersamanya,dan langsung masuk.
Hari pun sudah pagi,Raina masih belum bangun ibunya datang ke kamarnya dan membangun kannya,
"Ibu,sayang bangun kamu kan harus berangkat kerja,ayo bangun ibu sudah masak nasi goreng kesukan kamu lohhh (membelai rambut raina)
"Raina ia bu aku bangun nihh.. (bangun dari tempat tidur)
__ADS_1