
Setelah makan selesai Satria pamit untuk pulang,Raina dan ibunya mengantar ke depan Satria berbisik pada Raina,
"Jangan lupa istirahat yang baik setelah kamu sembuh aku akan ajak kamu ke suatu tempat,tersenyum"
"ia pasti, wajah nya memerah dan tersenyum"
Satria pun berpamitan dan masuk ke dalam mobil,setelah sampai di rumah Satria,ternyata ada kakek nya sedang menunggu di di rumah nya.
" kakek sejak kapan kamu disini kenapa tidak kasih kabar kalo kakek datang?"
" baru saja datang, aku dengar kamu menjemput gadis ituh lagi jadi kapan kamu perkenalkan dia pada ku,"
"sebentar lagi kakek akan aku kenalkan dia pada anda jadi sebenarnya ada urusan apa kakek datang kerumah ku tidak mungkin kalau kedatangan kakek kesini hanya untuk bertanya itu sajakan"
" hehehe,,,, tertawa,kamu memang pintar cucuku kamu sudah besar aku tidak mempersalahkan masalah wanita itu lagi cumah aku mau memberi tahukamu sesuatu,yang penting, memasang wajah yang sangat serius"
"Penting? apa karna paman kedua sudah kembali ?"
"hemmm, ia kamu tau kan paman kamu tidak suka kalu kamu jadi Bos di perusahaan ini jadi aku ingat kan kamu harus hati-hati dia itu sangat licik di tidak akan tinggal diam, dan melihat kamu diatas jadi kamu harus hati-hati"
" ia kakek aku tau, paman memang mengingin kan kedudukan ini tapi aku tidak akan biarkan itu terjadi"
" ia kamu harus mempertahan kan posisi kamu, yasudah aku pulang dulu,berdiridan langsung pergi meninggalkan"
" ia kakek hati-hati di jalan"
Satria pun masuk kekamar nya dan ber istirahat
***
Hari pun sudah pagi Raina sudah membaik dan akan berangkat ke kantor tapi ibu nya melarang,
"Sayang kamu mau bekerja kamu ini masih sakit,ibu bertanya"
" aku udah baik ko bu aku mau bekerja lagian bosan dirumah terus,jawab Raina"
" ia sudah tapi kamu harus hati-hati jangan sampai tertebrak lagi "
" ia ibu, yasudah aku pamit dulu ya bu,Raina berpamitan dan pergi.
Setelah Sampai di Kantor Raina bertemu dengan Bunga dan teman nya mereka mengejek dan menghina Raina.
__ADS_1
" ehh lihat lah wanita pelakor datang lagi, sudah berapa hari dia tidah masuk bekerja"
"apa yang kamu katakan bukan nya aku masuk rumah sakit itu gara-gara kamu ia"
" eehh kamu ngomong apa sih kamu sembarangan aja kolo ngomong pitnah kamu ia"
" yasudah tidak ada gunanya bicara sama kamu lebih baik aku bekerja saja lah,berjalan meninggalkan"
tiba-tiba tangan Raina di tarik Bunga dan raina berhenti.
" tunggu dulu kamu mau kemana urusan kita masih belum selesai,marah dan memegang tangan Raina dengan sangat kuat"
"seett, kesakitan lepaskan sambil menarik tangan nya"
Bunga pun pergi meninggalkan Raina dan datang Sari yang menghampirinya.
" Raina kamu kenapa aku lihat tadi kamu lagi dimarahi oleh Bunga?
"ga ko itu cuman lagi bahas kerjaan saja,eeh adaapa ko kamu bisa datang ke sini Sar? "
"ia lagi ada kerjaan sama Bos kamu,eemm ayo anter aku bertemu sama Bos ganteng mu itu menarik tangan nya raina"
"eehh tangan kamu kenapa ko bisa kaya gini pasti gara gara wanita tadi ya,biar aku urus dia, marah"
"udah ga papa ayo aku antar kamu bertemu Bos tampan,tersenyum"
"Tapi aku harus cari keadilan buat kamu, Ra kamu ini jangan mudah di tindas dong aku tau kamu tidak selemah itu kan ,bertanya sambil berjalan"
" ia ia Sari sahabatku memang paling tau aku, tapi sekarang sudah sampai di ruangan Bos ayo selesaikan pekerjan kamu, tersenyum sambil membukakan mengetuk pintu"
"ia sambil berjalan masuk"
"eemm ada apa? satria bertanya"
" pak dia Sari katanya ada janji kerja sama bapak"Raiana menjawab
"Ia silahkan, Raina kamu sudah bisa kembali bekerja, bersikap dingin"
"ia pak, berjalan keluar meninggalkan"
dalam hati Raina berkata, aduhhh apa aku yang terlalu berharap dia itu emang ga suka sama aku kenapa aku berharap banyak sama dia.
__ADS_1
waktu istirahat tiba, Sari datang ke ruangan nya raina dan Mengajak nya untuk makan siang di kantin,raina pun pergi ke kantin dengan Sari, dan di sana mereka bertemu dengan Bungan dan teman nya yang sedang membawa makanan nya,,tiba-tiba Bunga sengaja menumpahkan sup panas yang di bawanya ke baju nya Raina.
" aahhh apa yang kamu lakukan sambil membersihakan baju"
" ah maaf aku tidak sengaja,bersandiwara"
" Apa kamu baik-baik saja?,sari bertanya"
" ia aku gapapa, aku mau ke toilet dulu ia Sar kamu duluan aja makannya ia,berjalan pergi"
"hehh kamu dasar tidak punya mata berbicara pada Bunga.
" apa jaga omongan kau ia, marah pada sari"
" heheh, memangnya orang kaya kamu punya rasa malu, berjalan sambil nemabrakan pundak nya pada Bunga"
"iihhhh, dasar wanita sialan,maarahh"
temanya bunga menahan nya, dan berkata sabar sabar...
Raina di toilet sedang membersihkan pakayan tiba -tiba ada yang datang dan Raina pun kaget, ternyata yang datang itu Satria sambil membawakan pakayan untuk Raina.
"pak kenapa kamu masuk toilet wanita"
"ini kan perusahaan aku jadi semuah terserah aku dong, ini aku bawakan baju untuk kamu ganti, cepat gantu baju kamu kamu terlihat sangat jelek memakai baju kotor itu, wajah Satria langsung memerah"
"ia sekarang kamu keluar dulu baru aku bisa ganti,mendorong keluar"
"aihhhh, kenapa aku harus melakukan ini buat wanita seperti dia, tersenyum bahagia"
Raina pun keluar dan bertanya pada satria dari mana dia tau kalau baju nya raian kotor.
"aku tauuu, karna eemmm karna inikan perusahaan aku jadi aku tau,menjawab sambil gugupp, kamu sangat santik memakai baju ini"
"ohhh jadi gitu ia terimakasih atas pujian nya, tersipu malu"
"ayo kita makan di luar,menarik tangan nya"
"emm kita mau kemana pak berjalan mengikiti"
"nantijuga kamu akan tau
__ADS_1