
Sesampai di sekolah,Asila masuk ke dalam kelasnya.Dia duduk di kursi tempat biasa ia duduki.Belum beberapa menit dia duduk,bel sudah berbunyi.
"Sial,udah bel ajah". gerutu Asila.
" Kamu kenapa sil?"Tanya teman nya.
"Hehe gapapa Ra."
"Beneran.?Yaudah kalo gituh,kita kelapangan sekarang yuk."Ajak Rara
Mereka berjalanan beriringan menuju lapangan Uapacar.Dan mengikuti barisan sesuai masing masing kelasnya.Asila berbaris tepat ke dua di barisan paling depan.
Upacara pun di mulai.
" Dengan mengucapkan,Bismillah hirrahman nirrohin,Upaca bendera,hari Senin tanggal......."Ucap petugas Upacara.
Di tengah tengah Upacara,Asila di buat terkejut dengan sosok seorang pria.Pria itu itu tidak lain adalah Akbar Sanjaya,yang menabrak mobil belakangnya.
Akbar Sanjaya menjadi penyambutan dari Upacara di sekolahnya.Setelah panjang lebar Akbar Sanjaya menjadi penasihat,kini Asila mengetahui siapa Akbar Sanjaya.
Oh,dia namanya Akbar Sanjaya.Nama yang bagus,tapi tidak dengan kelakuannya.Dasar oarang tidak tau terimakasih.Gerutu Asila dalam hatinya.
Setelah beberapa menit,upacara akhirnya selesai.Pasukan kanan dan kiri membubarkan semua barisannya.
Semua siswa siswi berhamburan ke kelasnya masing masing.
Tapi tidak dengan Asila.
Asila yang telah lama menahan ingin buang air kecil.Dia pun pergi ke toilet bersama teman nya yang tidak lain adalah Rara.Rara adalah teman dekatnya di kelas.
__ADS_1
Setelah selesai buang air kecil,mereka pun pergi ke kelasnya.Di tengah perjalanan ke kelas,Asila dan Akbar tidak sengaja bertemu.Apakah ini kebetulan?
Bahkan pandangan mereka bertemu.Cukup lama mereka saling pandang memandang.
Cih,kenapa aku harus kebetulan begini si....Asila
Ternyata dia cantik ya...Cih,apa sih yang aku pikirkan...Akbar
"Uhuk uhuk..." Rara yang melihat temannya sedang pandang memandang dengan Dosen di depannya pun batuk batuk untuk menyadarkan mereka.
Akbar dan Asila yang mendengar batuk pura pura Rara pun tersadar.
"Ayok kita ke kelas Ra." Ucap Asila seraya memengang tangan Rara dan menariknya.
*****
Akbar pergi ke toilet.Di wastafel Akbar membasuh mukanya.Dan masih mengingat wanita yang 2 kali bertemu selama 1 hari.
"Lucu..." Tidak sengaja kata Lucu di ucapkan oleh Akbar.
"Siapa yang Lucu Bar?" Bapak kepala sekolah memegang pundak Akbar dari belakang.
Akbar gelagapan mendengar kata kata Pak gurunya sewaktu Sma.Dia Bingung sekaligus kaget.
"Ehh ,ngga, pak." Jawab Akbar gelagapan,seperti orang yang sudah kepergoki maling saja.
*****
Asila dan Rara sampai di kelasnya.Mereka berdua duduk di kursinya.
__ADS_1
"Sil,kamu kenal sama dosen tampan tadi?" Tanya Rara.
"Oh dia.Aku sih ga kenal.Cuman tadi pagi aku ketemu sama dia." Jawab Asila
"Emang ketemu dimana Sil?"
"Tadi di jalan.Dia nabrak mobilku."
"Apa...Tapi kamu gapapa kan Sil?"
"Aku sih gapapa,cuman si dosen itu yang kenapa napa."
"Tapi keliatannya sih,Dosen tadi gapapa deh sil."
"Gapapa gimana.Orang tadi dia sempat lupa ingatan."
Rara yang mendengar Sisil pun ketawa.
"Hahaha....Masa iya lupa ingat.Tapi dia tadi pas pidato gapapa Sil."
"Haha iyah sih,udah lah jangan bahas orang itu."
"Kenapa?Kayaknya kamu kesel banget sama dosen ganteng itu."
"Cih ganteng,ganteng dari mananya?" menyerngitkan dahinya.
"Menurutku dia itu ganteng lho Sil.Apalagi kulitnya putih,jambang halunya itu lho." Jawab Rara memperagakan semua yang dia sebut.
"Udah ah,aku males dengernya."
__ADS_1
"Yaudah iyah."