Istriku Menikah Lagi

Istriku Menikah Lagi
Persiapan Pernikahan


__ADS_3

"Asila masih sekolah Oma." lirih Asila dengan derai air mata,supaya Omanya tidak menikahkan dia dengan Akbar."Bahkan Asila tidak mengenal Pak Akbar ini."


Aduhh,kenapa aku tiba tiba nyebut namanya sih.Asila


Apa?Dia bilang bapak.Apa aku kelihatan setua itu ya.Akbar


"Kamu bilang tidak kenal,tapi kamu tau namanya!Apa sebelumnya kalian sudah saling kenal?"


"Kami hanya kebetulan bertemu Oma." Akbar


"Bagus deh."Oma


Setelah mengantarkan Oma dan Asila,kini Akbar langsung pamit untuk pulang.Omanya meminta Akbar untuk mampir sebentar,tetapi Akbar menolak,karena ada pekerjaan yang harus di selesaikan.


*****


Perjalanan pulang...


Apa dia memang jodohku.Apa aku terima saja penawaran Omanya.Aku juga tertarik kepadanya....Eh siapa sih namanya" oh iyah Asila".Tapi kan dia masih sekolah.Akbar


Pikiran Akbar kini campur aduk tidak karuan.Memikirkan tentang perjodohon yang di minta Oma Asila.


Setelah memasuki pintu utama,Ibunya langsung menyambut kedatangan Akbar.

__ADS_1


Ternyata,apa yang di bilang Oma tidak main main.Akbar kira perkataan Oma Asila hanya ingin menakuti Asila,ternyata sebelum Akbar pulang Oma Asila telah memberitahukan perihal perjodohannya kepada Papah dan Ibu nya.


Ibunya Akbar tampak bahagia sekali,hingga menarik lengan putranya dan mempersilahkan duduk.


"Ada apa mah?" Mengernyitkan dahinya,karena bingung.Biasanyakan Ibunya selalu mengomelinya untuk membawa calon mantu kehadapannya.


"Jangan pura pura gitu ah." Jawab ibunya seraya senyum senyum bahagia.


Kini Akbar nampak bingung,mendapati Ibunya yang tengah senyam senyum seperti mendapatkan emas berlian yang begitu berharga.


"Bar,apa kamu yakin akan menikahi gadis yang masih sekolah?Apa kamu tidak kasihan?" Tanya Papa Akbar.


"Apa?Jadi Oma Asila sudah memberitau Mamah sama Papah?"Syok dan tidak percaya.


"Ihh si Papah.Bukannya seneng denger anak jomlonya mau nikah.Malah di gituin.Kasihan Akbar Pah,dia juga butuh pendamping hidup." Seraya menepuk bahu Suaminya.


"Yaudah baiklah terserah kamu kalau gituh." Ucap papa akbar


"Tapi Pah,..."Ucapan nya terhenti.


"Sudahlah.Nanti Papah yang akan menyiapkan semua pernikahanmu,lagian kan waktunya hanya satu minggu."


"Hah,satu minggu.!" Akbar yang begitu terkejut dan menunjukan angka 1 dengan jari telunjuk nya.

__ADS_1


"Sudahlah sayang,sebaiknya kamu tidur sekarang.Biar papah sama mamah yang menyiapkan semua pernikahan mu nak." Ucap ibunya.Ibunya menggandeng tangan Akbar dan mengantarkan ke kamarnya.


Kini Akbar sudah membersihkan dirinya.Dia bebaring di atas kasur dan memikirkan perihal pernikannya.


Dia teringat,kemarin dia bermimpi bertemu Asila.Bahkan dia bermimpi melamarnya.


Tidak lama kemudian,dia tertidur.Dia hanyut kedalam mimpi,dan kembali bertemu Asila.


*****


Oma dan Asila yang begitu turun dari mobil,langsung masuk ke dalam rumahnya.


Omanya kini tidak bicara apapun setelah masuk rumah.Bahkan Omanya langsung pergi begitu saja meninggalkan Asila di ruang tengah.


Asila pun pergi,karena dia rasa tubuhnya serasa lengket.


Akhinya Asila pun memilih berendam untuk merilekskan ddirinya.


Dia terus memikirkan apa yang di ucapkan oleh Omanya.


Apa Oma bener bener ingin menikahkan ku dengan si Dosen gila itu ya?Berfikir sejenak


Poko nya aku tidak mau menikah.Lagian aku masih sekolah.Kenapa Oma begitu tega sih....

__ADS_1


Hiks hiks hiks...Kini Asila hanya menangit dan menumpahkan kekesalannya dengan menghentak hentak kan tangannya ke air yang ada dalam bathup bersama dirinya.


__ADS_2