
Di hari hari sebelumnya,setelah kejadian di hari Minggu,Oma nampak cuek kepada Asila.Asila pun memakluminya,karena kesalahan yang ia perbuat.Jalan dengan laki laki tanpa sepengetahuan Omanya,bahkan berbohong akan membeli keperluannya.
Kini telah memasuki hari Sabtu.Sekolah pun libur di hari Sabtu.Tiba tiba Omanya menyuruh Asila untuk pergi menemui orang tua nya di kampung.Tentu Asila merasa sangat bahagia.Sudah berbulan bulan tidak pernah bertemu dengan kedua orang tuanya.
Meja makan...
"Pergilah,temui orang tuamu.Pasti kamu sangat merindukannya bukan?"
"Benarkah,Oma." Gerakan mengunyah pun terhenti,karena mendengar perkataan omanya.Mata Asila langsung berbinar seketika,dia nampak bahagia sekali.Akhirnya sekian lama dia akan bertemu kedua orang tuanya.Sudah lama rasanya dia merindukan kedua orang tuanya.
"Apa kamu merindukan orang tua mu?" Tanya Oma.
"Tentu Oma." Terlihat senyum seri yang terpangpang dalam raut wajah Asila.
"Ajaklah orang tuamu kesini."
"Benarkah?Makasih Oma." Asila tidak tau harus berkata apalagi.Asila langsung memeluk Oma yang berada di sampingnya.Dia benar benar merasa sangat bahagia.
Kini Asila tengah bersiap siap untuk pergi ke kampung halamannya.Dia sangat merindukan semua di kampungnya,dari mulai orang tua,teman temannya bahkan suana sejuk sekalipun dia rindukan.
__ADS_1
Perjalan ke kampung telah di lalui.Asila diantarkan sopir untuk menjemput kedua orang tuanya.Kini mobil sudah berada di kampunnya,memasuki halaman rumahnya dahulu.
Mobil pun terparkir jelas di depan rumahnya.Semua yang ada di sekitar rumah orang tua nya,melirik ke arah mobil tersebut.
Jarang jarang ada mobil masuk di area perkampungannya.Paling tidak mobil kolbak pengangkut sayuran yang ada di kampunnya
Asila membuka kaca jendela mobil,dan langsung membuka pintu mobil tersebut.Setelah melangkahkan kaki kanannya terlibih dahulu.
Semua orang yang melirik ke arah mobil tersebut,tercengang akan kedatangan Asila.Mereka semua kaget akan perubahan Asila.Memang dulu Asila terkenal sangat cantik di kampungnya,tetapi sekarang jauh lebih sangat sangat cantik menurut penglihatan mereka.Penampilannya pun jauh lebih berbeda,pikir orang orang tersebut.
Jujur,Asila merasa sangat canggung,karena semua mata tertuju padanya.
Asila pun menyapa para tetangganya.
"Hai Pak Bu,apa kabar.?" Tanya Asila canggung.Asila mengangkat tangan kanannya dan menggerakkan tangan nya ke kanan dan ke kiri.
"Baik." Ucap para tetangga.
"Saya masuk dulu ya,pak,bu,Permisi." Ucap Asila
__ADS_1
"Silahkan," Ucap tetangga tersenyum manis.
Asila pun mengetuk pintu.
"Mah,pak,sila pulang." Suara riang Asila mengetuk pintu rumahnya.
Tampak seorang wanita membukakan pintu rumahnya,Asila langsung memeluk wanita yang tidak lain dari Ibunya.
Kini derai air mata luruh dari kedua wanita yang sedang saling memeluk satu sama lain.
Setelah puas berpelukan,kedua wanita tersebut melepaskan pelukan nya.
"Kamu baik baik aja kan?" Tanya Ibunya seraya memegangi pipi Asila dengan kedua tangan nya.
"Sila baik baik ajah mah,gimana keadaan mamah?" Tanya Asila balik memegang tangan Ibunya yang menempel di pipinya.
"Ibu baik sayang." Ucap Ibu memeluk kembali tubuh Asila.
Asila pun di ajak masuk kedalam rumah.Di dalam Asila bertemu Dengan keluarganya.Dia meluapkan semua kerinduannya kepada keluarganya.Kini Asila merasa sangat bahagia bisa bertemu dengan orang tuanya.
__ADS_1