
Setelah aku selesai mengobrol lama dengan orang tua nya kak Faiz. aku masih berfikir tentang permintaan ibu nya .
Aku merasa ada yang tak beres. kenapa harus aku yang menikah dengan nya. padahal ibunya saja tak terlalu menjalankan perintah yang berlaku dalam agama.
Sedangkan kak Faiz. awal aku bertemu saja kulihat dia minum alkohol. alkohol yang dia bawa pun lebih dari satu.
Ya allah tuhan ku. apakah ini takdir ku ,
jika memang benar. mengapa aku harus di sandingkan dengan lelaki yang tak pandai agama. bagaimana nanti dia jadi imam ku.
Setelah dipikir pikir. aku memang salah tak seharusnya menyalahkan takdir. karna semua telah di atur oleh sang pencipta. baik atau buruknya itu sudah jadi kehendak tuhan. manusia pun tak akan bisa mengubah sendiri takdirnya.
Setelah lumayan lama aku memikirkan apa yang baru saja terjadi padaku. aku masih ingin memikirkan bagaimana nanti aku berbicara pada ibu.
' Assalamualaikum ' ibu pulang , apakah di rumah ada orang
' waalaikumsalam ' ucapku lalu aku pergi beranjak dari kamar.
" ibu habis dari mana ? "
" ibu tadi ke rumahnya , tante Risa "
" ngapain bu "
" tante Risa buka toko kue , ibu diajak join . jadi toko kue nya di pegang ibu sama tante Risa "
" oh gitu. berarti masalah keuangan nya bagi dua "
" ya bisa di bilang begitu. jadi tante Risa sama ibu yang menjalankan usaha nya "
" berarti ibu kerja. bantu ayah ? "
" bukan gitu juga sih kay. ibu ini dirumah gak ada kerjaan. waktu luang nya pun juga banyak "
" owh. ibu sama tante Risa buka toko kue . kalau Kayla bantu boleh gak "
" gak bisa nak . kamu kan sekolah "
" oh gaboleh ya. tapi klo Kayla mampir boleh kan "
" boleh "
Tante Risa : Bunda nya Anisa , temen akrab nya ibu. baik sama kaya Anisa
" Kayla tadi gimana "
" um. apanya yang gimana bu ? "
" itu lho tadi kan sama nak Faiz. gimana tadi ada ngobrol sesuatu kah "
" ya ngobrol sih bu. tapi setelah Kayla makan . ibu datanglah ke kamar "
" ok nak. nanti setelah selesai beberes ibu ke kamar mu "
" oh iya Kayla lupa. ibu mau tanya . ayah pergi kemana ya ? "
" ayah lagi ngelamar kerja "
__ADS_1
" oh gitu . kalau begitu Kayla balik ke kamar lagi ya bu "
Lalu aku pergi balik ke kamar . tak lupa ku kunci lagi pintu kamar ku.
Setelah aku di dalam kamar aku memikirkan mulai dari mana aku akan berbicara pada ibu nanti. aku masih dalam keadaan bingung , otakku kini sedang berpikir dan menyusun kata kata yang ingin ku ucapkan nanti nya.
Tak lama kemudian ~
Tok tok tok '
" Kayla ibu masuk ke ke dalam ya "
Lalu pintu kamar ku langsung ku buka dan ibu pun masuk ke dalam kamar .
" Kayla. ibu sudah ada di kamar mu sekarang bicaralah ibu ingin tau "
" bu , tadi aku diajak ke rumahnya kak Faiz .dan disana juga ada ibu nya "
" lalu Kayla mengobrol apa saja "
" bu sebenranya , orang tua kak Faiz meminta kayla setuju menikah dengan nya . tapi aku takut "
" ibu tak apa jika kalian menikah , karna jika kalian terlalu sering dekat tapi tak ada ikatan pernikahan sama saja dengan berzina "
" tapi jika Kayla menikah , siapa yang akan menjaga ibu "
" tenang saja nak disini kan ada Khai "
" tapi aku pernah dengar. jika seorang remaja telah menikah gelar remaja nya akan hilang "
" ada ada saja kamu ini kay , tak usah dipikirkan. semua remaja yang mulai dewasa pasti akan mengalami yang namanya pernikahan "
" boleh saja nak. asal tak ada paksaan "
" oh begitu ya , tapi aku takut saat nanti setelah menikah kak Faiz sekamar dengan ku "
" kenapa takut. sedangkan jika sudah menikah itu kamu sudah jadi pasutri "
" tapi jika sekamar mungkin saja kak Faiz berbuat yang aneh aneh "
" ahahahha . ibu sudah taj kuat menjawab pertanyaan mu yang lucu ini nak "
" apanya yang lucu bu. Kayla sedang serius nih "
" sudah sudah. intinya ibu merestui kalian . kalau begitu ibu keluar dulu "
Lalu ibu pun keluar dari kamar ku setelah keluar dari kamar ku aku masih bisa sedikit mendengar ibu tertawa terbahak di balik pintu.
ibu ini apaan sih masa aku tanya malah di bilang ngelucu kan aku jadi bingung apanya yang lucu dari omongan ku.
Lalu aku kembali lagi duduk di atas ranjang sambil menatap ponsel yang mungkin sewaktu waktu berbunyi kembali.
Tapi setelah berselang 1 jam ponsel ku kembali berdering.
Ring ring drtttt '
ponsel ku kembali berdering. aku berdiri dan mengambil ponsel ku. ku lihat nama kontak yang menelepon ku. ternyata ibu nya kak Faiz.
__ADS_1
" halo. mom ada perlu apa menelepon kayla "
" nak. apa kamu sudah bicara pada orang tua mu tentang pernikahan nya "
" sudah kayla baru saja selesai memberitahu ibu "
" lalu bagaimana pendapat ibu kayla apakah setuju ? "
" ya ibu setuju dengan pernikahan ini "
" sayang , momy baru saja mengecek jadwal milik Faiz. dia akan pergi keluar kota selama sebulan dan setelah pulang ia akan menikah "
" berarti pernikahannya akan di laksanakan dua bulan lagi ?"
" ya benar sekali. momy sudah tak sabar melihat kalian menikah "
" ah Kayla rasa ini akan jadi hal yang pertama saya rasakan. menikah di usia yang masih muda "
" momy mau tanya. ehm Kayla ini umurnya sudah berapa tahun ? "
" Kayla masih berusia 15 tahun "
" wah muda sekali kalau Faiz berusia 27 kalian ini memiliki perbedaan 12 tahun "
" iya. perbedaan yang cukup lumayan jauh . mungkin jika kayla menikah dengan kak Faiz orang orang akan menanggap saya sebagai keponakanya "
" benar juga. orang orang pasti menanggap nya begitu "
" momy . saya kok tidak melihat suami momy ? "
" momy sudah bercerai lama dengan nya. karna suatu masalah yang membuat Faiz trauma "
" tapi saya pernah satu kali mendengar kan kak Faiz . sangat membenci wanita "
" ya memang ucapanya dan pikirannya masih mengingat kan perlakuan tak baik di kala itu "
" apakah sekarang momy masih selalu teringat akan masa lalu "
" ya momy masih mengingat nya. dulu saat Faiz masih bersekolah sering kali masuk di ruang guru "
" karna ada masalah apa sampai kak Faiz masuk ruang guru "
" Faiz sering kali melakukan perkelahian di sekolah. sampai dia juga pernah pergi mabuk saat masih sma, dan sampai sekarang juga masih minum. momy sangat menyayangkan diri nya yang selalu kesepian . maka dari itu momy sangat ingin kayla menikah dengan nya. karna Kayla adalah gadis baik "
" oh jadi karna itu kak Faiz sering kali mudah marah dan sering minum "
" ya begitu lah . dia sedari kecil sudah broken home "
" saya jadi lebih ingin mengenal kak Faiz "
"momy tak sabar menunggu kalian. kayla momy tutup dulu telepon nya momy sedang ada perlu "
" ya sudah kalau begitu . 'assalamualaikum mom "
" waalaikumsalam ' jangan lupa sayang setelah menikah beri momy cucu "
Lalu panggilan nya telah berakhir. aku berpikir sebentar apa yang barusan momy ucapkan itu mungkin hanya candaan.
__ADS_1
ibu nya kak Faiz sedang berbicara hal yang aku tak mengerti. apa yang di maksud cucu. tak faham aku.
Setelah itu aku keluar dari kamar dan pergi ke ruang tamu untuk menonton tv sambil bersantai sejenak .