
Cip cip cip cip ~
Suara burung berkicau di pagi hari membuatku terbangun .
Tapi masih dalam keadaan kaki ku yang sakit aku hanya bisa bangun tanpa berdiri ,
duduk lemas di dalam lubang yang dalam ini.
Assalamualaikum , para penghuni hutan aku Kayla aku disini terjebak aku mohon pada burung atau hewan yang lain agar kalian bisa menolong ku,
aku disini sudah kelelahan dan juga badan ku sakit , Ya allah semoga ada orang yang bisa menolong ku amin.
Tak lama kemudian setelah mengucapkan hal tersebut Kayla pingsan dan sudah tak sadarkan diri.
Wuzzz klak
suara mobil yang mendekat ke hutan pinus.
Seorang pria turun dari mobil sport nya sambil membawa satu botol wine dan berjalan menuju hutan pinus .
Pria itu adalah Faiz sosok pria yang pernah di temui oleh Kayla, dia berjalan sambil sedikit meminum wine yang ia bawa.
Sesampainya di dalam hutan ia berhenti sejenak karna ia melihat di depannya ada lubang tanah .
Dia masih dalam keadaan sadar jadi dia melihat ke dalam lubang ia terkejut melihat ada gadis cantik yang terjebak di dalam lubang tersebut .
Faiz pun langsung membuang botol wine nya ke sembarang arah dan mengambil ponsel nya dan menelpon asisten nya Nadyan.
drttt ~
panggilan berlangsung
'' hallo nadyan kamu kesini sekarang ''
" anda sekarang ada di mana bos"
" aku di hutan pinus belakang sma islam "
" baik, saya akan segera kesana "
Tut tut ~
panggilan berakhir.
Tanpa pikir panjang Faiz langsung terjun ke dalam lubang , lalu dia menepuk pipi gadis itu dan juga mengguncangkan tubuh nya.
Biiiip biip~
ceklakk , suara pintu mobil terbuka dan asisten Nadyan asisten Faiz pun keluar dari mobil dan berteriak.
'Bos anda dimana saya sudah sampai' , teriak asisten Faiz sambil mencari keberadaan bos nya yang tak terlihat.
' Saya disini di dalam lubang '
mendengar suara Faiz yang terasa tak jauh dari tempat ia berdiri Nadyan pun langsung berjalan dengan perlahan sambil melihat kearah bawah.
Akhirnya Nadyan menemukan lubang yang di maksud oleh bos nya .
__ADS_1
" bos apakah anda ada di dalam "
" ya , saya di dalam "
"bos tunggu sebentar saya akan mengambil tali dulu agar anda bisa keluar"
" ya, kalau bisa cepat bawakan talinya "
Nadyan pun mengambil tali yang ada di dalam bagasi mobil dan ia kembali lagi lalu melemparkan tali itu ke dalam lubang tak lupa Nadyan juga mengambil tali yang bagian ujung nya di ikatkan ke salah satu pohon pinus.
" bos, talinya sudah siap anda naiklah ke atas"
Lalu Faiz mencengkeram tali itu dan juga menggendong Kayla tapi saat dia menggendong ku ke atas buku novel ku yang ku bawa jatuh tertinggal kebawah.
Setelah sampai ke atas Faiz langsung menarik pintu mobil dan menaruh Kayla di kursi depan.
Wuzz brump~
mobil Faiz melaju dengan cepat dan pergi mengarah ke rumah tempat tinggal nya.
Akhirnya pun sampai di kediamannya pintu mobilnya di buka dan mengangkat tubuhku dan membawa masuk .
Brakkk ~
suara pintu yang di tendang oleh Faiz
setelah pintu terbuka para pembantu yang ada dirumah nya terkejut,
karna Faiz tak pernah membawa wanita kerumah nya apalagi dia membuka pintu dengan Kasar.
" iya ya mana cewek itu bajunya banyak lumpur " ucap pembantu kedua.
" aneh padahal tuan aja benci semua cewek , kita aja klo habis beberes ruangannya pasti langsung di suruh pergi.
Faiz pun naik ke lantai atas dan berjalan masuk ke kamar nya , lalu ia memencet pin kamar dan pintu pun terbuka.
Setelah itu Kayla di baringkan badannya di ranjang , saat meletakkan Kayla Faiz pun merasakan jika tubuhku sangatlah panas.
Lalu Faiz mengambil ponselnya dan menelpon dokter pribadinya ia juga menelpon asisten nya.
Tak lama kemudian pintu kamar nya ada yang mengetuk ,
Tok tok tok ~
Tuan dokter Aji datang , ucap bi Romlah kepala pembantu yang paling tua.
Lalu Faiz pun berjalan menuju pintu dan membuka kamarnya ,
dokter Aji pun masuk dan menanyakan siapa yang akan di periksa olehnya.
''dok, tolong periksa gadis itu'
Lalu dokter Aji pun memeriksa keadaan Kayla.
" Bagaimana keadaan nya dok"
" Dia mengalami kerusakan tulang pada kaki kiri nya dan juga demam tinggi "
__ADS_1
" apakah pemeriksaan harus berlanjut dok? "
" ya dia harus segera dibawa ke rumah sakit , jika tidak kondisi kaki nya akan semakin parah"
Lalu dokter Aji pun pergi meninggalkan kamar Faiz , tak lama kemudian asisten Nadyan berganti masuk ke kamar Faiz dan bertanya.
" Faiz , ada perlu apa mencari ku? "
" ayo antarkan aku ke rumah sakit "
Lalu Faiz pun mengangkat kembali tubuhku dan turun kebawah untuk pergi ke rumah sakit.
Setelah keluar dari rumah Faiz pun langsung membuka pintu mobil bagian belakang sambil duduk dan memeluk tubuh Kayla .
Asisten Nadyan pun masuk dan mulai mengemudikan mobil dengan laju yang cepat setelah berjalan mobil yang di kendarai tak membutuhkan waktu lama dan akhirnya sampai di rumah sakit .
Sesampainya di rumah sakit galaxy healthy Faiz langsung membuka pintu mobil dan membawaku ke ruang pemeriksaan.
Faiz pun menunggu di ruang tunggu sambil melihat ponsel nya yang kini sudah menunjukkan pukul 09:00 pagi.
Akhirnya dokter yang memeriksa keadaan Kayla pun keluar dan menyampaikan bahwa Kayla harus di operasi.
" maaf , apakah ini keluarga pasien ? "
" ya saya , saudara pasien sendiri "
" saya akan mengecek juga menentukan bahwa Kayla harus di operasi bagian kaki nya, tapi harus menunggu demam nya turun "
" ya terserah dok mau operasi atau apapun itu , asalkan dia bisa sembuh "
" kalau begitu anda harus mengisi biaya administrasi dan memberitahu kan identitas pasien "
Lalu dokter pun pergi , dan Faiz pun juga beranjak pergi ke tempat pembayaran administrasi.
Setelah Faiz menyelesaikan pengisian data dan juga membayar administrasi dia kembali lagi menunggu di depan ruangan yang di tempati oleh Kayla.
Tak tak tak tak ~
suara langkah kaki dokter rumah sakit yang merawat Kayla pun masuk dan mengecek kembali keadan nya.
Selang beberapa menit kemudian dokter itu keluar dan memberitahukan kepada Faiz bahwa operasi akan dilaksanakan pada nanti jam 15:00 .
" Tuan , saya ingin memberitahukan bahwa operasi akan dilaksanakan nanti jam tiga sore jadi anda bisa pulang tetlebih dulu atau anda juga bisa menunggu pasien di ruangannya.
" ya sudah kalau begitu saya pergi dulu "
Faiz pun meninggalkan rumah sakit dan menelpon asisten nya agar bisa mengirimkan dua asisten wanita untuk menjaga Kayla yang ada dalam rumah sakit.
" hallo Nadyan aku minta dua asisten wanita untuk menjaga Kayla yang di rumah sakit
" baik , akan segera saya kirimkan dua asisten untuk nya.
Tut tut tut
Faiz pun mengakiri pembicaraan.
Setelah itu Faiz pun langsung keluar dari rumah sakit dan pergi ke kantor untuk mengikuti meeting pembahasan saham.
__ADS_1