Jalan Takdir Ku

Jalan Takdir Ku
Kepulangan Kayla


__ADS_3

Keadaan sekolah ~


Sahabat Kayla sekarang ini sedang mengikuti pembelajaran ke dua setelah break time usai.


Guru absen pun masuk dan menanyakan siapa yang tidak hadir di kelas.


Semua siswa kelas menjawab hal yang sama , Kayla tidak hadir.


Guru yang meng absen sedikit khawatir karna Kayla sudah tidak hadir 2 hari tanpa alasan sedangkan kakak nya selalu hadir, tapi Khai setiap di beri pertanyaan tentang Kayla,


hanya menjawab tidak tahu atau semacamnya layaknya seorang Kakak yang tidak peduli kepada adiknya.


Rumah sakit ~


Saat akan dilakukan nya operasi , Faiz terus menunggu Kayla hingga operasi usai.


Di kursi tempat tunggu Faiz mengambil ponselnya dan juga memakai earphone dan mendengar kan musik .


Kayla lu harus inget gua karna we yang tolongin lu.


Haihh bosen banget nih gua disini cuma nunggu Kayla operasi , duduk di kursi tunggu cuma bisa liat orang mondar mandir doang .


Hmmm , pengen ngintip ruangannya juga gak bisa emang operasi segitu intensif nya ya . Faiz terus saja bergeming dalam hati.


Jika saja Nadyan menemani Faiz dan dia berkata demikian , Nadyan pasti akan bilang hal yang seperti ini " Faiz klo kamu gak ikhlas nolongin orang mendingan gak usah di tolongin sekalian ".


Menunggu dan menunggu dari waktu ke waktu akhirnya setelah 4 jam kemudian operasi pun selesai , para pekerja medis pun keluar dan menyampaikan bahwa Kayla sudah bisa di tengok.


" Saudara Faiz operasi sudah selesai , jika ingin melihat kondisi Kayla anda bisa masuk ke ruangan "


" syukurlah operasi sudah selesai , kalau begitu saya masuk dulu dok"


" silakan ".


Faiz pun masuk ke dalam ruangan , sesampainya di dalam ternyata Kayla belum sadarkan diri mungkin akibat bius yang di berikan dokter.


Ya sudah lah aku istirahat sebentar saja di sini sekalian nunggu dia sadar.


Setelah satu jam kemudian waktu sudah menunjukkan pukul 19 : 00 .


Kayla pun sudah sadar dari obat bius yang di berikan dokter ,


Kayla terbangun dan perlahan duduk bersandar di ranjang.


" Aw , aduh kaki ku "


mendengar ada suara yang mengusik tidur nya Faiz terbangun dan melihat ke arah Kayla .


" akhirnya adik sudah sadar "


Kayla pun tersenyum


" kak boleh tanya ? , ucap Kayla yang sedikit ada rasa khawatir.


" Boleh , mau tanya apa Kayla ? "


" kakak yang ada di taman waktu itu kan "


" ya itu aku Faiz"


" kak, berapa biaya rumah sakit yang kakak keluarkan ? "


" saya tidak tau, karna yang membayar bukan saya " ucap Faiz berbohong


" lalu jika bukan kakak yang membayar lalu siapa yang menolong ku"


" sudah lah Kayla , hal yang seperti itu tak usah dipikirkan "


" tapi jika tak di tanyakan itu sama saja saya tak tau balas budi "


" ya udah aku jawab yang bayar itu aku tapi gak perlu kamu ganti "

__ADS_1


" ya gak bisa gitu dong"


" ya klo kamu merasa gak enak ya terserah kamu "


" klo saya bales dengan jasa gapapa kan"


" ok , Kayla mau kan jadi pacar nya kakak "


" ok klo itu saya bisa, tapi tetap jaga jarak ya karna kan kak Faiz bukan mukhrim nya Kayla"


Lalu Faiz mengiyakan ucapan ku.


" Kayla , kakak keluar sebentar mau tanya dokter "


" silahkan kak Faiz "


Faiz pergi meninggalkan ruangan untuk menemui dokter dan menanyakan kapan Kayla bisa di bawa pulang .


Setelah bertemu dokter yang merawat Kayla Faiz langsung bertanya.


" dokter kapan Kayla bisa di bawa pulang ?"


" hari ini juga bisa , tunggu obat resep dokter ya "


Faiz pun menunggu di ruang pengambilan obat setelah selesai dokter mengatakan beberap hal.


" Saudara Faiz , ini ada larangan yang tak boleh di makan dan di minum Kayla "


Lalu dokter juga masuk lagi ke ruangan alat kesehatan dan mengambil tongkat untuk Kayla.


" dok apa tidak ada yang lain selain tongkat ini"


" ini hanya untuk penumpu beberapa minggu jika sudah membaik bisa kontrol ke rumah sakit lagi"


" ya sudah kalau begitu saya pergi dulu dok, terima kasih atas pertolongan nya "


Setelah itu Faiz membawa tongkat dan obat juga larangan tentang konsumsi Kayla.


Drrrt ~


panggilan berlangsung *


" Nadyan kemarilah ke rumah sakit yang di tempati oleh gadis kemarin "


" ok Faiz aku akan brangkat sekarang "


Tut tut tut ~


panggilan berakhir .


" Kayla ini obat dan catatan larangan tentang hal yang tak boleh kamu konsumsi"


" terima kasih kak, karna telah menolong saya"


Tak lama kemudian Nadyan masuk ke ruangan.


" Nadyan bawakan tongkat ini dan taruh lah di mobil yang kau bawa"


Nadyan pun mengambil tongkat itu dan pergi meninggalkan ruangan tersebut.


Sedankan Faiz menbawa Kayla ke dalam mobil nya untuk mengantar kan Kayla kembali.


"Kak saya tak mau di gendong "


" kenapa apakah kamu takut dengan saya "


" bukan begitu hanya saja itu tidak di diperbolehkan "


" tetap di diperbolehkan karna niat saya menolong bukan ber niat yang tidak tidak "


Lalu Faiz pun mengangkat Kayla dan berjalan keluar rumah sakit dan keluar menuju mobil yang di parkiran Faiz di depan rumah sakit.

__ADS_1


Setelah sampai Faiz membuka pintu mobil dan dengan perlahan me masukkan Kayla ke dalam kursi mobil bagian depan.


Setelah Kayla duduk di kursi Faiz pun langsung beralih ke pintu sebelah dan duduk di kursi .


Setelah itu Faiz melajukakn mobilnya ke jalan.


" Kayla rumah kamu ada di sebelah mana"


" rumahku di komplek Indah "


" oh di sana ya "


Faiz pun langsung melajukan mobil nya dan sekarang masuk di komplek itu.


Faiz membuka chat , Nadyan dan memberitahukan lokasi rumah Kayla .


Dan bebarapa saat kemudian Faiz dan Kayla sudah sampai di depan rumah.


Tepat pukul 22 : 00 malam dan terlihat dari depan rumah Kayla lampu nya sudah mati semua karna sudah malam mungkin keluarga Kayla sudah istirahat.


Faiz pun bertanya pada Kayla apakah mau tetap pulang atau bermalam di kediaman Faiz.


" Kayla , keluarga kamu sepertinya sudah istirahat semua"


" jam segini masih ada yang belum istirahat kok, saya ketok rumah dulu "


Lalu Faiz pun membuka pintu mobil dan mengangkat Kayla keluar beberapa saat kemudian Nadyan pun sampai di lokasi yang sudah di tujukan.


Nadyan pun mengambil tongkat Kayla dan diberikan kepadanya , tongkat itu di terima Kayla dan perlahan Kayla menggunakan nya untuk berjalan.


Tak tuk tak~


suara dari tongkat yang di gunakan oleh Kayla berjalan.


Lalu Faiz mengikuti Kayla yang berjalan dari sisi belakang untuk berjaga jaga jika Kayla ter jatuh.


Setelah sampai pintu rumah Faiz mengetuk pintu rumah Kayla.


Tok tok tok ~


Assalamualaikum , ucap Kayla.


Lalu pintu rumah terbuka yang membuka pintu rumah itu adalah ibu Kayla.


" waalaikumsalam , apa yang tetjadi dengan mu Kay " tanya ibu dan menampakkan kesedihannya.


" Kayla , tidak apa apa kok bu hanya saja terjatuh dan di tolong oleh kakak ini"


" terimakasih nak telah menolong putri saya , nama anda siapa?"


" saya Faiz "


" masuk dulu yuk , kita lanjutkan mengobrol di dalam" ucap ibu Kayla.


" tak usah repot repot tante lagi pula ini sudah malam"


" ya sudah kalau begitu kita lanjutkan mengobrol nya di lain waktu " ucap ibu.


Lalu Faiz berpamitan kepada ibu Kayla dan pergi kembali ke rumahnya.


Setelah itu Kayla dan ibu masuk ke dalam rumah.


" Kayla , ibu mau mengobrol besok dengan kayla saja " ( maksud ibu hanya ber dua).


"iya bu, kalau begitu Kayla mau istirahat dulu "


" iya nak, besok tidak usah berangkat sekolah dulu ya karna ibu khawatir dengan kaki mu nak"


" iya bu"


Lalu Kayla berjalan dan masuk ke kamar dan meletakkan tongkat penumpu kaki nya di sebelah ranjang dan Kayla berdoa lalu istirahat.

__ADS_1


…bersambung maaf up nya kelamaan , besok ku usahakan setiap hari up nya🍃🌷hehehe jangan lupa like dan klik favorit ya kk love you all🍃🌷🍃


__ADS_2