Jalan Takdir Ku

Jalan Takdir Ku
Sekolah ch 1


__ADS_3

Kriingg~


jam weker ku berbunyi manandakan waktu pagi telah tiba.


Aku yang mendengar jam weker ku berbunyi ,langsung diriku bangun dan melihat ke jam dan jam itu menunjukkan pukul 05: 10 dan aku melotot karna sudah lewat waktu sholat subuh.


Astofirullah , kenapa bangun nya siang udah ah lansung mandi, wudhu sekalian shalat deh keburu matahari nya kelihatan.


Setelah selesai mandi dan wudhu aku pun mengambil sajadah dan mukena untuk melaksanakan ibadah di rumah.


Apalah daya aku bangun nya kesiangan klo udah dari tadi bangun pasti bisa jamaah bereng kak Feni.


Lalu aku sholat dengan kuhsyuq tak lupa setelah sholat aku berdoa kepada sang pencipta untuk dimudahkan dalam segala hal yang menyulitkan ku saat belajar.


Selesai sudah aku sholat aku pun membereskan alat ibadah ku dan meletakkan nya ke lemari khusus.


Dan beranjak pergi keluar kamar untuk menemui ibu yang kini mungkin sedang memasak sarapan untuk sekeluarga.


Sesampainya di dapur'-


Aku melihat kak Feni dan ibu sedang memasak menyiapkan sarapan tapi aku yang sudah sampai ke dapur tak mau hanya berpangku tangan , aku pun masuk dan turut membantu kakak dan ibu.


Setelah kami bertiga menyelesaikan membuat sarapan ibu dan aku menaruh dan menatanya ke meja sedangkan kakak pergi ke kamar mandi .


" Ibu kak Feni udah mandi kah kok baru ke kamar mandi "


"iya kakakmu itu baru mau mulai mandi "


" hmmm ibuk kak Feni emang udah sholat subuh ?"


"Dia lagi halangan jadi gak sholat "


"ouh ,pantesan aja kak Feni jam segini baru mandi biasanya kan dia yang paling dulu bangun dan bersiap lebih awal ".


Setelah semua pekerjaan dapur selesai aku pun pergi meninggalkan ibu yang masih di dapur , dan aku beralih ke kamar untuk menyiapkan seragam juga peralatan untuk di pakai di sekolah.


Karna khusus hari Senin , kamis dan sabtu sekolah ku menambahkan pembelajaran kelas yaitu les pelajaran umum dan sedikit tambahan pengajian sampai maghrib ,


jadi aku membawa mukena dan juga bekal untuk di sekolah nanti.


Setelah selesai menyiapkan barang yang di pakai di sekolah aku pun memakai seragam panjang ky dan mengenakan jilbab yang senada dengan warna atasan seragam tak lupa juga memakai almamater yang berwarna hitam khas sma ku.


Karna berhubung hari senin nanti ada upacara sekolah jadi biasanya yang bertuga menjadi anggota persiapan upacara di mulai dari kelas X sampai kelas XIII .


Dan aku sudah siap lalu aku keluar dari kamar sambil membawa tas sekolah menuju ruang makan untuk sarapan bersama keluarga.


Tapi sesampainya di meja makan aku yang dari tadi masih bingung hmmm dimana Ayah kenapa belum kelihatan ya.


"bu ayah kok dari tadi belum kelihatan ya ?"


"oh ayah kebetulan lagi ikut pengajian pagi dan mungkin pulang jam tujuh pagi baru selesai pengajian nya"


"ouh"


Aku dan ibu sedikit berbincang tak lama kemudian kak Feni duduk di meja makan sebelah ku dan ia sudah rapi mengenakan atribut kedisiplinan lengkap.


Info tentang kak Feni ; kakak ku ini adalah pemimpin organisasi kedisiplinan yang beranggotakan 5 orang di sekolah , jadi kakak bertugas mengecek atribut dan kelengkapan dalam ber seragam juga bertugas untuk menghukum anak yang tidak disiplin.


Setelah kami bertiga sudah lengkap berada di meja makan kami pun makan bersama sama tak lupa juga kami berdoa.

__ADS_1


Setelah selesai makan aku dan kakak membereskan sisa makanan dan piring kotor di tempat cucian piring.


Aku berjalan lagi ke kamar untuk mengambil sepatu yang sesuai jadwal pemakaian sepatu yang sudah di susun dalam peraturan sekolah.


Setelah mengambil sepatu tak lupa aku juga membawa ponsel untuk membantu pembelajaran yang biasa di lakukan berkelompok ,


jadi semua siswa yang ada di sekolah hanya dapat memakai ponsel saat istirahat dan pembelajaran kelompok saja selain itu jika ada yang melanggar maka akan di sita oleh kakak dan di berikan ke ruang BK (bimbingan konseling ).


Siap sudah saat nya berangkat '


tepat sudah waktu menunjukkan setengah enam pagi aku dan kak Feni bersiap berangkat menggunakan motor matic milik kakak.


"Ayo kak Feni kita berangkat "


"iya ayo tapi kita pamit dulu ke ibu"


"iya kak memang harus pamit masa gak pamit kan aneh"


"hemph tau aja kamu "


Assalamualaikum , kita berangkat ke sekolah dulu bu . Teriak ku dan kak Feni yang sedang berada di pertengahan pintu yang terbuka.


Waalaikumsalam hati hati , jangan ngebut ya khai jaga adiknya juga di sekolah . Teriak ibu yang sedang berada di dapur.


Lalu kami berdua naik motor tak lupa aku dan kak Feni mengenakan helm , karna sekolah ku melewati perempatan ring road utara yang biasanya banyak sekali polisi yang sering menilang .


Lalu kak Feni menyalakan mesin motor dan melaju berangkat sekolah.


Saat motor berjalan kami juga melewati rumah Anisa yang tak jauh dari rumah ku ,


lalu aku melihat Anisa yang sedang menyapu halaman.


"Anisa buru berangkat ntar telat ku hukum lho", ucap kakak mengejek Anisa yang sedang menyapu


"terserah ", lalu kakak melaju lebih cepat sehingga terlewati sudah rumah Anisa


Tak lama kami berjalan tak terasa aku dan kak Feni sudah masuk jalan utama menuju perempatan ring road utara.


Setelah aku dan kakak melewati ring road tak lama kemudian kakak berlanjut melewati jalan raya yang lumayan besar,


dan berbelok ke dalam jalan yang sekarang lumayan kecil tepat sudah sampai di depan perusahaan yang besar kakak pun berbelok lagi dan sampailah ke pintu masuk gerbang sekolah.


Setelah aku dan kakak masuk gerbang kakak pun memarkir kan motor nya di tempat parkir motor khusus siswa.


Aku dan kakak pun turun dari motor dan melepaskan helm tak lupa juga aku merapikan lagi jilbab ku.


Setelah itu kak Feni langsung lari menuju kelas aku yang melihatnya tak kaget karna kakak akan berkeliling mengecek siswa.


Aku pun hanya berjalan santai menuju kelas dan duduk di kursi bersebelahan dengan Feri walaupun Feri laki laki aku tetep selalu menjaga jarak dengannya.


"Assalamualaikum Feri "


"Waalaikumsalam Kayla"


"eh Fera kemana kok belum kelihatan "


"Fera ke kamar mandi tadi "


"ngapain hem"

__ADS_1


"katanya sih ngecek seragam identitas nya udah pada kepasang apa belum "


"hoo , klo gak lengkap di tangkep kak khai ntar "


" iya tuh biar aja sukurin salah siapa tadi lelet dia"


"ahaha kalian kembar tapi kok gak kompak lucu ihh"


" apasih kamu , kita beda tau "


"beda apanya orang mirip gitu"


" bedanya aku ganteng dia jelek "


"gaje hahaha "


"hemph males ah"


Lalu tak berselang aku ngobrol dengan Feri tibalah Anisa dan Fera masuk ke dalam kelas.


Anisa: ciee ngapain kalian hayoo


Kayla : kamu ngomong apa gajelas ?


Fera: kalian pacaran yaa


Feri: ih apaan sih cewe cewe nih pada sinting ya, pagi pagi dah ngajak berantem.


Kayla : udah ah jangan ribut bentar lagi kak Feni dateng patroli lho.


Lalu kami semua diam dan hanya saling memandang satu sama lain, dan tiba tiba Anisa pun tertawa karna melihat kita semua sedang berlagak aneh.


"Ahahaha kita ini kurang kerjaan banget tau gak sih "


"sttt kak Feni masuk kelas tuh "


Kak Feni masuk kelas X bersama kak Ima dan mulai mengecek anak anak yang sudah ada di kelas.


Lalu aku melihat tingkah Fera seperti orang yang terlihat panik.


"Kenapa Fera , kok kamu kaya panik gitu?"


" ini kayla , hemm nama identitas sekolah ku ada di rumah "


" aissh ampun dah , kok bisa gitu emang Feri gak ngingetin kamu"


mendengar aku yang memanggil nama Feri dia pun pura pura tak dengar.


Hei Fer gimana sih masa kembaran sendiri gak diingetin sii.


Feri pun masih tetap berlagak tak tau hingga kak Feni pun sudah berjalan menuju ke meja kami ber empat.


Fera pun kaget tiba dirinya di cek oleh kak Feni.


Tapi kita tak bisa membantunya karna aturan sekolah tak dapat di ubah.


Kriiiiiiiiiiing kriiiiiiiiingg ~


suara bel jam pertama yaitu pelaksanaan upacara , aku dan anak anak yang lain turun dan menggunakan almamater kecuali Fera yang kini sedang bersama kak Feni dan kak Ima.

__ADS_1


...Lapangan...


sesampainya di lapangan kami semua berkumpul dan berbaris sedangkan khusus beberapa anak dari kelas X mewakili menjadi panitia upacara.


__ADS_2