
...Upacara...
Setelah semua siswa dan guru berkumpul di lapangan ada beberapa murid kelas X yang sudah pilih untuk menjadi panitia upacara , tapi sayangnya aku yang sudah menanti dipilih menjadi panitia upacara tapi aku malah tidak dapat giliran.
"Hemph kok aku gak dipilih ya"
" besok gantian kita pasti kay" , ucap Feri sambil menepuk pundak ku.
"hem ya sudah lah aku sabar aja dulu "
"nah gitu dong"
Tak lama kemudian upacara nya pun dimulai.
Saat tengah berlangsung nya upacara aku melihat dari kejauhan seperti ada seseorang yang familiar bagiku.
Hemm , eh itu kan Fera kok dia di pojok lapangan apa jangan jangan di hukum kak Feni lagi, uuuh jahat nya kakak ku ini. Batinku dalam hati.
Tapi disisi lain aku juga kasihan dengan Fera tapi ya mau bagaimana sekolah ku sangat mendisiplinkan siswa nya.
30 menit kemudian '
Upacara pun selesai , para siswa pun bubar pada barisan dan masuk ke kelas masing masing .
Saat sampai kelas aku duduk dab sedikit mengobrol dengan Feri.
"Fer nanti pulang sore kan"
"iya , tapi nanti jadwal pelajaran cuma di pelajari dikit"
"maksudnya ?"
"nanti pelajaran nya cuma bahas dikit, yg lain nya literasi "
"oh berarti literasi nya yang di perbanyak "
" iya, denger denger katanya jam istirahat di bikin lama lho"
"wah yang bener nih"
"iya sih, tapi gak tau juga"
" haish "
" udah gak usah di bahas ntar juga ada pengumuman "
Sambil menunggu guru jam pertama masuk aku mengambil novel fantasi yang selalu kubawa saat sekolah.
Setelah ku ambil aku langsung membacanya dengan santai mengikuti alur cerita.
'Assalamualaikum '
Waalaikumsalam , guru mapel pertama mulai memasuki kelas.
Yah aku baca baru dikit guru nya udah dateng , lagi seru serunya malah ke sekip.
Perkenalan ini guru Literasi namanya pak Heri : simpel cepet dan mudah diajak kompromi.
Anak anak sekarang kita akan memulai pelajaran pertama dengan membaca buku entah itu novel atau komik bebas sesuai keinginan kalian , bisa buku perpustakaan atau buku yang sudah kalian bawa.
Setelah pemberitahuan tentang literasi jam pertama semua anak yang ada di kelas keluar dan datang ke perpustakaan sedangkan aku Anisa ,Fera dan Feri masih duduk di dalam kelas. Dan akubertanya pada guru.
"pak boleh tidak membacanya tidak di kelas ?"
" boleh , mau dimana memang baca nya"
" di taman belakang boleh gak pak?"
" boleh aja sih tapi gak boleh keluar halaman sekolah ya"
"sip , ok pak"
Sambil membawa novel favorit ku aku memberitahu kan kepada sahabat ku untuk pergi ke tama belakang sekolah.
__ADS_1
Kayla : hei guys aku pergi baca dulu ya kalian ga usah ikut ya
Anisa : eh enak aja aku ikutan dong
Kayla : jangan aku lagi mau baca sendiri , tolong ngertiin aku ya
Fera dan Feri: ok lah kita bertiga pergi nyusul ke perpustakaan aja deh
Kayla : ok , makasih ya dah mau ngerti in aku .
Lalu pak Heri pun juga pergi meninggalkan kelas tapi sebelum itu aku juga mengecek jadwal literasi hari ini yang ternyata berakhir jam sebelas siang .
Aku pun pergi berjalan ke arah taman belakang sekolah.
Taman belakang sekolah ku itu lumayan sepi sih jadi aku klo baca jadi gak keganggu maka dari itu aku sudah ada rencana baca di sana.
Taman belakang ~
sesampainya di sana aku melihat ada seseorang pria yang mungkin sedang minum tapi aku tak menghiraukan nya , hmm mungkin dia sedang melepas kesedihan.
Hemph lagi pun itu bukan urusan ku jadi gak usah mikirin itu orang.
Saat aku sedang asyik membaca orang yang sedang minum itu terlihat seperti sedang menangis ,
karna aku tak bisa melihat siapapun seseorang baik keluarga ku sendiri atau orang yang tak ku kenali sekalipun menangis maka aku pun menghampiri orang itu yang berada di seberang kursi taman yang tak jauh dari tempat ku duduk.
" pak apakah anda perlu bantuan ?"
" huh huh , siapa kamu apakah kamu ingin menggoda dan mengambil harta ku"
" Astofirullah , sadar pak saya ingin membantu bapak bukan mencuri harta bapak"
"huh siapa kamu , wanita murahan pergi sana !"
" eh anda bilang saya seorang wanita murahan dasar anda tak tahu sopan santun "
lalu aku menampar orang itu menggunakan buku novel ku yang lumayan tebal.
Baak ~
" aw sakit , siapa yang memukul ku tadi"
" saya yang memukul anda"
" atas dasar apa kamu memukul saya "
"itu karna anda telah mengatai saya "
" aku mengatakan apa"
"pikir saja sendiri , saya malas dengan orang yang kasar dan tak tau diri"
Lalu pria ini menarik pergelangan tangan ku dan menahan ku.
" Hei lepaskan saya, kalau tidak saya akan berteriak "
" saya perlu bantuan , bisakah anda menolong saya?"
huh dasar orang ini sudah ngatain aku sekarang malah minta tolong , tapi kalo aku tolong mungkin aku bisa dalam bahaya tapi jika aku tak menolong nya aku dosa lantas apa yang bisa ku perbuat.
Tapi setelah ku pikir pikir mungkin orang ini memang butuh bantuan , karna jika dilihat dari tatapan matanya sangat jelas seperti ada cerita kesedihan di dalamnya.
Lalu aku duduk di sebelah pria ini tak lupa aku juga menyingkirkan ke tiga botol alkohol ini.
" Apa ada yang bisa saya bantu?"
" iya saya butuh bantuan "
"katakan saja pak , mungkin saya bisa membantu "
" maukah anda berteman dengan saya?"
" apakah hanya itu yang anda butuhkan "
__ADS_1
" ya"
" ok, saya mau berteman dengan bapak"
" ehmm maaf apakah saya terlihat tua"
" ah klo soal itu saya tidak tau"
" panggil saja namaku Faiz"
" ah itu tak sopan jika memanggil yang lebih tua langsung menggunakan namanya "
" ya sudah terserah kamu tapi aku masih berusia 27 tahun masih lajang "
" oh begitu ya ehmm saya panggil kak Faiz gapapa kan"
" ok , ngomong ngomong nama mu siapa dik?"
" namaku Kayla , kak"
" dik Kayla terima kasih karna kamu mau jadi teman nya kakak , padahal kakak udah tua"
" gapapa lah kak, bay the way ngapain kak Faiz pagi pagi udah minum alkohol "
" aku lagi banyak masalah aja haish "
" kalo kak Faiz ada masalah lebih baik berdoa meminta pertolongan dari tuhan bukanya malah begini , "ucap ku sedikit marah
" dik saya mau pergi ke kantor dulu ya masih banyak kerjaan nih, semangat belajarnya Kayla"
"iya kak klo gitu hati hati "
Ih ini orang dikasih tau bukannya makasih malah main pergi gitu aja mana botolnya gak dibuang lagi masa aku yang cewe gini yang buang ntar yang ada dikira aku yang minum lagi.
Yasudah lah tanpa pikir panjang aku membuang seluruh botol alkohol ini di pinggiran danau yang ada di taman sekolah.
Sekolah ku ini memiliki taman yang indah juga di sekitarnya juga ada hutan pinus ya bisa di bilang klo mau kesini nyebrang sungai dulu baru bisa masuk.
Suasana disini sangatlah sepi tapi menenangkan hati.
Setelah semua botol ku bersihkan aku kembali lagi ke tempat duduk taman dan lanjut membaca novel Fantasi ku.
1 jam kemudian ~
aku yang hanya sendirian di taman merasa bosan karna tak ada yang bisa diajak bicara karna itu aku pergi berjalan menuju ke arah hutan pinus di seberang danau .
Sesampainya di hutan pinus aku terpana dengan keindahan alam yang di ciptakan oleh tuhan.
Ya allah sungguh indah pemandangan yang ada di depan ku ini , ucap ku dalam hati.
Walaupun aku sudah sekolah selama tiga bulan di sma ini tapi aku belum pernah sama sekali masuk di area hutan ini.
Sambil berjalan menelusuri area hutan pinus aku mulai masuk ke dalam tapi tak lama kemudian.
Kraak Brukk ~
aku jatuh ke dalam lubang tanah yang mungkin dalam nya sekitar 7 meter.
Aww sakit
Ya allah kanapa aku tak lihat jika ada lubang di dalam hutan ini.
Aduh kakiku rasanya sakit banget tapi alhamdulillah kaki ku masih bisa di gerakkan walau rasanya sakit.
Aku yang sudah terperosok hanya mampu duduk di dalam lubang karna aku tak kuat berdiri.
Walaupun begitu aku harus tetap tenang menghadapi masalah.
Tak terasa lama matahari mulai tak terlalu terlihat , mungkin dikarenakan pohon pinus yang tinggi dan juga aku yang ada di dalam lubang.
Lama kelamaan aku kaki ku terasa ngilu tapi aku hanya bisa menahanya ,seiring berjalan nya waktu aku pun mulai merasa ngantuk.
Dan akupun tertidur di dalam lubang yang ada di tengah hutan.
__ADS_1
jangan lupa kasih saran dan like ya guys biar saya tambah semangat jangan lupa juga klik favorit dan vote nya🌸🤗