
Wulan mulai memetik gitarnya
"Eh btw lagunya apa kak?" tanya wulan
"Cantik" jawab dika sambil menatap wajah wulan
"Iya kak aku tahu kalau aku itu cantik hahaha" jawab wulan membuat dika terkekeh
"Iya, adek kakak emang tercantik sedunia hahaha" ucap dika tersenyum sambil mengacak acak jilbab wulan
"Iya iya kakakku tertampan hahaha" ucap wulan
"Baru nyadar kalau kakak tampan ya ?" ucap dika PD
"Yaampun baru dipuji udah terbang hahaha" ucap wulan tersenyum
"Ayolah kak udah intro nih aku"
"Iya adek kakak tersayang"
"Ini untuk wanita yang kakak sukai disana disini atau disitu hahaha"
"Hahaha kakak ada ada saja"
***Cantik...
Ingin rasa hati berbisik
Untuk melepas keresahaan dirimu
Cantik...
Bukanku ingin mengganggumu
Tapi apa arti merindu selalu
Walau mentari terbit diutara
Hatiku hanya untukmu..
Ada hati yang termanis dan penuh cinta
Tentu saja kan ku balas seisi jiwa
Tiada lagi tiada lagi yang ganggu kita
Ini kesungguhan sungguh aku sayang kamu***
....................
"Wow suara kakak makin merdu aja" ucap wulan tersenyum
__ADS_1
"Kamu juga kok dek makin pandai aja main gitarnya"
"Iya dong siapa gurunya?" tanya wulan
"Ya andika cahya putra dong hajaha"
"Siapa dulu yang diajarin?" tanya dika
"Ya wulan cahya putri dong hahaha"
"Sekarang giliran adek yang nyanyi kakak yanh gitar" usul dika
"Aku malulah kak nanti suaraku jelek kakak ketawain" jawab wulan cemberut
"Haha enggak kok dek, tenang kakak gak bakal ketawain" ucap dika tersenyum
"Janji ya kak?"
"Iya adekku sayang"
"Nyanyi apa adek kakak tersayang?"
"Duka kak last child"
"Wow sejak kapan adik kakak jadi bucin hahaha"
"Apaan sih kakak nih, kan aku mau nyanyi" ucap wulan cemberut
"Iya iya adek kakak, ayo mulai dek"
"Iya cerewet hahaha" wulan pun mecubit perut dika
"Sakit dek"
"Biarin kakak ngeselin"
"Maaf ya adek kakak, ayo mulai"
"1 2 3"
***Kau membunuhku dengan kepedihan ini
Kau hempaskanku kedalam retaknya hati
Hingga air mata tak mampu
Tuk melukiskan perih
Yang kau ukir dalam hati ini
Kau hancurkan diriku saat engko pergi
__ADS_1
Setelah kau patahkan sayap ini
Hinggaku takkan bisa
Tuk terbang tinggi lagi
Dan mencari bintang yang dapat menggantikanmu
Sampai kini masihku coba
Tuk terjaga dari mimpiku
Yang buatku tersadar
Bahwa kau bukan lagi milikku
Walau hati tak akan pernah
Dapat melupakan dirimu
Dan tiap tetes air mata yang jatuh
Kuatkan rinduku
Pada indah bayangmu, canda tawamu
Pada indahnya duka dalam kenangan kita***
...................
"Dek kenapa nangis ?" tanya dika
"Kak dia jahat kak dia tinggalin adek" ucap wulan menangis langsung memeluk dika
"Siapa dek yang jahat? nanti kakak hajar dia" sahut dika bingung kenapa wulan jadi seperti ini
"Dia kak dia ninggalin adek kak, katanya dia janji gak akan ninggalin adek kak tapi kenapa dia ninggalin adek? adek salah apa kak?" ucap wulan sesenggukan
"Siapa dek? apa dia pacar adek?" tanya dika, wulan langsung melepaskan pelukannya
"Dia bukan pacar adek kak, dia temen dekat adek kak. Namanya Bayu kak dia janji sama adek katanya akan bersama adek kak tapi dia pergi ninggalin adek" ucap wulan
"Jadi adek cinta sama bayu?"
"Iya kak kami saling mencintai, tapi kami tidak pacaran hanya komitmen aja"
"Emangnya dia pergi kemana dek?"
"Dia melanjutkan pendidikannya untuk menjadi polisi di semarang kak hiks hiks hiks dia jahat kak ninggalin adek"
"Hahahahah kamu yang benar saja dek dia itu sekolah masak kamu gak ngizinin sih"
__ADS_1
"Kakak kenapa tertawa sih aku sebel sama kakak"
Wulan pun pergi ke kamarnya dan dika masih diam mematung