
Malam itu kurang lebih jam sepuluh tiba-tiba Anton pulang ke rumah, dan ia langsung menuju kamar nya, di sana dia melihat Aisyah yang sudah terlelap tidur, biasanya Anton jarang banget pulang kalau tidak ada maunya.
"Hmm... sepertinya dia bener-bener nyenyak tidur nya, ini saatnya aku buat periksa di lemari apa bener dia gak punya uang atau dia hanya menipu ku saja." Gumam Anton dalam hati nya, ternyata bener dia pulang karna ada sesuatu yang ingin dia cari.
"Lebih baik aku buru-buru aja geledah nya biar gak ketahuan. Dan aku bisa cepat main lagi sama Toni dan lainnya." Lanjut nya lagi sambil membongkar semua isi lemari baju istri nya. Ternyata di sana dia tidak menemukan uang.
"Haish.... " Anton yang kesel pun menendang sudut lemari tersebut.
Aisyah yang di kira nya terlelap tidur ternyata itu hanya sandiwara nya aja, nyata nya Aisyah dari tadi melihat aksi apa yang di lakukan oleh suaminya. Dan dia hanya meringis melihat tingkah laku Anton sang suami yang masih sama dan belum ada perubahan sama sekali.
Anton yang menyadari Aisyah bangun pun akhirnya membuka suara.
"Ais ternyata kamu belum tidur." Tanya nya pada Aisyah.
__ADS_1
"Aku udah tidur mas, tapi terbangun karena denger suara mas nendang lemari nya." Jawab Aisyah asal, padahal dia emang sedari awal sudah mengetahui kalau suaminya sudah pulang. "Mas ngapain bongkar-bongkar lemari ku segala?" Tanya Aisyah yang pura-pura tak mengerti apa yang dilakukan oleh suaminya.
"Hm... jadi begini Ais, mas besok kan mau kerja, tapi mas gak punya rokok. Makanya mas bongkar semua baju kamu, siapa tau ada penyimpanan kamu biar mas pakai dulu buat beli rokok nya." Jawab Anton yang memasang wajah melas nya, berharap sang istri akan luluh.
"Mas kerja nya kan besok, kenapa sekarang bongkar pakaian ku?"
"Maksudnya mas dari sekarang itu emang gak ada rokok, jadi sekalian beli nya buat sekarang sampai besok rokoknya."
"Tapi mas, aku gak ada uang nya." ucap Aisyah lagi.
Aisyah yang melihat wajah melas suami nya pun menjadi tak tega, apalagi di tambah Anton bilang nya mau kerja. Istri mana yang gak seneng bukan jika mendengar suaminya berkata seperti itu? sedangkan Aisyah sendiri tidak tahu apa akal licik suaminya terhadap dia.
"Yaudah mas, kalau mas emang bener-bener mau kerja besok gimana kalau rokok nya aku bon dulu di warung bu Ana sebelah?" Tanya Aisyah dengan polos nya.
__ADS_1
"Kalau kamu mau sih ya gak papa Ais, bon aja dulu sana. Besok kalau mas udah dapat gajinya mas janji bakal bayar semua nya." Jawab Anton tanpa merasa bersalah pada istri nya.
"Beneran janji ya mas. Soalnya kalau mas gak bayar lagi aku takut hutang kita numpuk di sana, karena hutang lama pun masih lumayan banyak dan kita gak ada nyicil nya dalam minggu ini." Aisyah mengingatkan lagi pada suaminya bahwa hutang mereka masih ada di tempat bu Ana.
"Iya iya mas janji, bakal bayarin semua nya kalau udah punya uang. Jadi cepet sana bon kan dulu rokok buat mas udah pusing banget ini soalnya!" Anton dengan seenaknya memerintah sang istri untuk ngebon rokok untuk nya, padahal dia yang mau merokok.
"Tapi... Mas, ini udah malam apa gak bisa tahan menjelang sampai pagi aja?"
"Halah kau ini di suruh gitu aja lelet banget. Itu kamu lihat di warung bu Ana nya masih rame, masih banyak yang nongkrong di sana!" Anton mulai meninggikan suara nya.
"Baiklah mas, kalau gitu aku pergi dulu ya. Mas tunggu bentar di...." Belum sempat Aisyah menyelesaikan ucapan nya, Anton udah memotong nya duluan.
"Iya iya kebanyakan ngomong kau ini, udah buruan pergi sana!" Bentak Anton lagi, dan Aisyah pun langsung berlalu pergi dari kamar itu.
__ADS_1
Jangan lupa dukungan nya all๐๐ค