
di dalam mobil dedy gala.
"sayaaang... kenapa rambut princeess mami berantakan sayang? kamu patah hati ya sayang..?" tanya mami sindi sambil nengelus rambut sora.
"hiks hiks hiks.... sisir sora hilang mami...". rengek sora manja.
"cuup cuup princess mami, sini mami rapi in rambut inceess,, biar buat laki laki pada klepek klepek..". maminya menenangkn.
"dedy bakalan ajak incess liburan lo kalau incess dapat nilai terbaik,,, ya kn ded..." kata mami sindi sambil menyisir rambut sora.
"iya kah ded,,,?" tanya sora girang.
" iya inceess,,,, mau liburan kemana pasti dedy turuti, asal dapat nilai bagus.." jawab dedy gala.
"yeeessss.... incess bakalan mikirin mau liburan kemana...". sora mulai membayangkn akan liburan ke mana.
"ded,, incess kalau di sekolahan suka kecentilan ded,, dan rex ga suka itu.." aduh rex.
ya rex yg mempunyai otak yg jenius di atas rata rata itu 4 kali lompat naik kelas sehingga sekarang ia sudah kelas 2 SMA, walaupun usia mereka terpaut 5 tahun tetapi badan sora yg mungil dan rex yg termasuk cepat tumbuh malah terlihat seperti si sora sang adikan, begitu juga dengan badan sky yg tinggi perfeks. dan rex mau selalu satu sekolahan dengan sora,, itu kemauan rex sendiri, rex yg ga mau pisah lama lama dengan sora sehingga sora pun semakin dekat dengan keluarga itu, belum lagi dedy dan mami nya yg selalu memanjakannya, bahkan ia lebih sering tidur di rumah dedynya,
"iiihhh.... bocah kecill.. suka ngaduh... lagian ded, bukan sora yg kecentilan tapi mereka aja yg kasih perhatian lebih sama sora yg imut manis ini,,, ya kn mi?" kilah sora.
rex tidak suka jika sora tebar pesona atau di dekati laki laki lain, bahkan jika itu sky sang kembaran sora sendiri.
"heem da cantik inces mami,," puji maminya setelah selesai mengucir rambut sora.
"sayang,, nanti pulang sekolah inces kerumah mami ya,, ikut pulang bareng rex,," .pinta maminya.
wajah masam rex seketika langsung berbinar mendengar permintaan maminya..
"incess si mau aja, tapi belum ijin sama mama papa,," jawab sora.
"nanti mami yg bilang sama mama, sayang,," jelas mami.
"sekarang aja mi, nanti keburu mama ara ke pangkalan angkot." rex berpendapat.
"heemm ya da mami telepon deh,," jawab mami.
"sudah sampai sayang...?". dedy memberi info..
"ya da incess pamit pergi berjuang ya ded and mami..". pamit sora lebay.
"semangat berjuang sayang. " mami dan dedy menyemangati.
setelah sora dan rex masuk ke sekolahan, dedy gala dan mami sindi pergi.
"mas,, aku rasa rex menyukai sora mas,,, dan itu buka suka ke seorang kakak melainkan menyukai seorang wanita ya kn mas?". tanya nami sindi.
" ya aku juga merasakannya sayang, tapi jika itu terjadi, mas sangat merestui hubungan mereka, apalagi melihat kegigihan rex yg giat belajar untuk bisa lompat naik kelas dan dia berhasil lompat 4 kali sayang..". jawab dedy gala antusias.
"tapi aku takut mas jika sora hanya menganggap rex adik mas,, dan membuat rex terluka mas..". mami sindi khawatir.
"ya kita berpikir yg baik baik aja lah sayang,, semoga mereka tetap berhubungan baik sampai tua sayang." jawab dedy gala.
di sekolah,,
__ADS_1
"sora, ada yg ingin rex bicarakan,". panggil rex serius.
"uuupsss baby rex mau bicara apaaa?". tanya sora manja.
"setelah lulus dari sini, sora mau kuliah dimana?". tanya rex dengan nada yg masih serius.
"RA..HA...SI...A..". jawab sora sambil berlari meninggalkn rex.
rex yg di tinggalkn sora langsung mengepalkn tangannya dan menatap tajam kepergian sora.
karena tak melihat dengan benar, sorang yg sedang berlari menabrak seseorang yg berada di depanbya.
bruukk...
"awwweuuhh...." pekik sora ketika tubuhnya menimpa seseorang yg di bawahnya.
"so..raa.. kamu tak apa apa kn?". tanya seorang pria yg ada di bawah sora.
"eeehh.... maaf,, gue ga apa apa kok". jawab sora sambil berdiri lagi,
"lo sendiri?" tanya sora sambil mengulurkan tangannya ke arah pria yg di timpanya.
"its ok ra.." jawab pria itu langsung berdiri dengan menerima bantuan sora.
"kalau lo ga apa apa, gue duluan ya,, sudah mau masuk ujian nih.. bye.." pamit sora mau mengikuti ujian akhir.
setelah selesai melaksanakan ujian, temen temen sora mengajaknya pergi makan makan bersama untuk merayakan selesai UN.
"ayolah ra,,, sekali aja pun kita pergi bareng.." pinta meli teman sora.
"kevin? kevin siapa?". tanyaku tak tau. karena setiap pulang sekolah aku pasti langsung pulang bersama rex dan jarang ikut kumpul kumpul bareng teman temanku.
"ayo lah ra,,, ikut ya,,,? pinta mereka.
"ya uda deh, gue permisi dulu sama pengawal gue..". jawabku.
aku langsung menemui rex ke parkiran, sepertinya dia menungguku.
"rex, hari ini sora ga bisa pulang bareng ma lo.. tapi nanti sora bakalan ke rumah mami,, tadi sora juga uda pamit ke mami, dan mami kasih ijin, jadi..-" belum sempat menyelesaikn ucapanku sudah di potong rex.
"rex ngga ngijinin dan kita pulang sekarang." potongnya sambil menarik tanganku ke arah motor gede yg berwarna merah miliknya dan langsung mengangkatku ke atas motor kemudian memakaikn helm.
"rex siapa yg membawakan si merah ke sini? dan kita mau kemana? aku mau bareng temen temen ku rex...."pintaku.
"duduk dan pegangan jika tak ingin jatuh.." perintahnya.
"begitu rex akan melajukan motornya tiba tiba pria yg ku timpa tadi menghadang kami.
"maaf,,, sora sudah ada janji dengan kami,, jadi biarkn sora bersama temen temennya sesekali." ucap seseorang pria itu.
"maaf, tapi sora sudah lebih dulu ada janji dengan ku.." jawab rex dingin.
"kamu hanya saudaranya jadi biarkn sora bersenang senang sebeter dengan temannya sesaat.." pinta seseorang itu lagi.
"tapi aku kekasih nya jika kalian hanya temannya," balas rex ketus sambil melajukan motor gedenya.
__ADS_1
deg...
"kekasih..?? apa maksud perkataannya." batinku.
begitu motor sudah di jalan , rex menghentikan motornya secara tiba tiba.
ciiiitttt....
"aduh...." pekikku.
karena kepalaku yg menggunakan helm terantuk di pundaknya.
"lo mau jatuh ...." pekik rex sambil menarik tanganku dan melingkarkan tanganku di perutnya.
deg...
"apaan si ni bocah kok makin aneh kelakuannya,, dan baru ini dia terlihat menyeramkan sekali." batinku seakan tak berani memberontaknya seperti biasanya.
tak terasa kami sampai di sebuah danau buatan yg sangat indah, tapi herannya sora seakan malas melepas pelukannya di tubuh rex yg cool..
"ra,,, lo suka kn peluk peluk rex?". ucap rex menyadarkan lamunan sora.
"heeemmm... hangat dan nyaman sekali.." hawab sora sambil tersenyum tapi detik setelahnya"...eehh... apaan.." ucap sora sambil melepas pelukannya.
"ra,, ayo lah,, ada yg mau rex tunjukan ke sora," ajak rex dengan melepas helm sora dan menggandeng tangannya.
tiba di pinggir danau.
"sora suka?" tanya rex.
"kenapa rex bawak sora ke sini?" tanya sora penasaran.
"rex berharap sora akan kuliah di kota ini saja, tanpa pergi jauh dari rex,,". ucap rex sambil menatap danau.
"tapi sora ingin kuliah di singapure rex,,". jawab sora,,
"dan rex bawak sora kesini hanya untuk bertanya itu? apa karena tadi sora ga kasih tau jadi rex marah gitu?". tanya sora.
"itu salah satunya,, karena rex ga suka di cuekin,, dan ada sesuatu yg juga ingin rex bilang..." jawab rex sambil menghadapku dan meraih tanganku.
deg,,
"apaan si ni bocah,, makin buat hati gue deg degan aja,, jadi kayak di sinetron sinetron gitu kalau cowok mau nembak ceweknya,, aaahhhh masak rex mau nembak gue siiihh..." gumamku dalam hati.
tiba tiba rex berlutut di hadapan ku dan mengambil sesuatu dari kantong depan bajunya. dan ia ambil sebuah cicin yg sangat unik, cicin yg seperti renggan tetapi setiap ujungnya ada permatanya dan itu sangat unik.
"sora pratiwi erlangga maukah engkau menerimaku sebagai kekasihmu dan menungguku di singapure sampai aku menemanimu di sana?". ucapnya dengan tatapan serius.
"haaah...." sora malah terpelongo...
"maukan menjadi kekasih rex?". tanyanya lagi.
"ke ka sih?". sora masi syok.
"sora... rex... kalian sedang apa disini?". tanya seseorang
__ADS_1
bersambung.