
hari hari sora laluin dengan kesibukan dengan kuliahnya,, dan tak terasa sudah wisudah, kejora juga sudah melahirkan seorang putra yg tampan yg di beri nama galaksi pratama erlangga, oma dan oppa juga sudah kembali ke indonesia ketika kejora melahirkan,dan sora hanya berdua dengan rian yang sekarang sudah sma di singapure, begitu juga sila juga melahirkan seorang putra. sehingga tetap hanya sora lah sang putri tercantik....
di singapure.
"inces... setelah inces wisuda, apa rencana inces?" apakah akan inces terima lamaran ronald seminggu lalu.. bukannya malam ini waktunya inces jawab ya,,," tanya rian yg selalu menemani sora, sehingga rian semangkin lengket dengan sora,,
"heeeemmmm belum tau si ian..". jawab sora sambil membuang napas berat.
ya ronald adalah seorang ceo yg tampan dan mapan, ia menyukai sora sejak sora masi awal di singapure, rumah sora dan ronald bertetangga, ronald bahkan sering mengungkapkan perasaannya tetapi sora seakan enggan untuk menjalin suatu hubungan dengan seorang pria, karena di hatinya seperti ada yg hilang tapi sora tak tau apa itu..
tetapi minggu lalu ronald melamarnya untuk menjadi istrinya, walaupun sora sudah menolaknya,, tetapi ronald masih memberi waktu untuk sora memikirkannya selama seminggu..
"inces...liburan semester kita pulang ke indo yuk,, ian kangen masakan mama sila.." ajak rian.
"oh ya inces,, ada yg mau ian kasih tau ke inces, kalau papi minta rian pindah sekolah ke indo karena inces udah selesai kuliahnya juga inces harus bantu sky mengurus perusahaan oppa". terang rian.
"heemm.... inces ga lupa kok ma janji inces jika sudah wisudah akan bekerja di perusahaan oppa sebagai ganti semuanya,," jawab sora lesu.
ting
tong
ting
tong
suara bel berbunyi.
"inces yg buka ya.. ian masi tanggung nih nontonnya.." pinta rian.
"heeemm.... ..." gumam sora sambil beranjak dari duduknya.
cekleek...
"hai sora... " sapa seorang pria tampan dengan membawa buket bunga mawar putih yg cantik.
"hai..." jawab sora jengah. karena yg datang adalah ronald sang tetangga tampan.
"ini untukmu sora.." ucap ronald sambil memberikan buket bunga mawar.
__ADS_1
"terima kasih... " jawab sora sambil mengambil buket bunga mawar putih yg di beri oleh ronald.
"ra,, bisakah kita pergi makan malam berdua ra saja tanpa rian,, untuk memastikan jawaban lamaranku yg waktu itu dan merayakan hari ulang tahunku?" ajak ronald.
"baiklah,,, tunggu sebentar ya..." jawab sora. karena selama ini jika mereka pergi selalu rian ikut.
"terima kasih ya ra... aku akan menunggu.." jawab ronald bahagia.
"masuklah dulu.." tawar sora.
"terima kasih..." jawab ronald kemudian masuk dan duduk di ruang tamu.
sora langsung masuk ke kamar dan mengganti pakaiannya dengan sebuah gaun panjang dengan tangannya juga panjang berwarna hitam, rambutnya ia kuncir buntut kuda dengan polesan mekap tipis,
"eeh.. inces mau kemana?" tanya rian kaget melihat sora yg sudah berubah cantik.
"ian.. sora mau keluar sebentar dengan ronald.. karena malam ini ronald ulang tahun dan mengajakku makan malam bersamanya.." jawab sora sambil menuju ruang tamu.
"oooh.. ternyata si ronald ulang tahun.. aku ga di ajak ni?" tanya rian sambil membuntuti sora ke ruan tamu.
"hai... selamat ulang tahun ya bang.." ucap rian sambil mengulurkan tangannya.
"ooh ya,,, kalian mau merayakan hari ulang tahun tapi nggak ngajak aku ni...?" tanya rian sambil melirik sora.
"maaf ya ian.. untuk kali ini, aku mohon agar kami bisa pergi berdua aja ya,, lain waktu akan aku traktir deh,," jawab robald.
"udalah ian... sora nggak apa apa kok.." jawab sora.
"its ok.. tapi awas ya jika terjadi apa apa sama inces akan tau akibatnya.." ancam rian dengan tegas.
kemudian sora dan ronald pun memasuki mobil dan meninggalkan halaman rumah dan mereka menuju ke sebuah pantai yg sunyi dan terlihat sebuah gazebo dengan lilin yg cantik serta sebuah meja yg berisikan hidangan makan malam yg begitu lezat dan romantis..
setelah sampai di gazebo, dengan lembut ronald mempersikahkan sora untuk duduk , kemudian ronald memnggenggam kedua tangan sora dan menatap manik indah mata sora.
"sora pratiwi erlangga mau kah engkau menjadi kekasih ku". pinta rinald dengan tatapan memohon.
"nald... heemm... maaf... aku harus kembali ke indo dan akan menetap di sana, jadi aku nggak bisa untuk.."
"aku tau itu ra,,, jadi aku berniat akan menikahimu,, agar kau tak usah harus mengurusi perusahaan keluargamu ra,, karena kau akan menjadi istriku..." potong ronald.
__ADS_1
"maaf ya nald.. tapi aku ingin membuat diriku berarti untuk keluarga nald..." jawab sora memberi pengertian.
"jadi kau menolakku lagi ra,,, apakah tidak bisakah kau memberikan aku waktu satu malam ini saja menjadi kekasih ku, sebagai kado ulang tahunku.. jadilah kekasihku untuk malam ini saja ra,,, ku mohon..." pinta ronald dengan memelas.
"heemmm.... baiklah.." jawab sora pasrah.. tooh hanya malam ini.
"terima kasih banyak sora.. aku bahagia sekali walau hanya satu malam.." ucap ronald sambil mengecup kedua tangan sora dengan lembut.
"ra.. aku punya sesuatu untuk mu..." ucap ro ald sambil mengambil sesuatu dari dalam sakunya.
"ku pakai kan ya ra...semoga kamu suka .." tawar robald, ternyata ia mengambil sebuah kalung dengan liontin bunga mawar dan di tengahnya ada berlian berwarna merah yg cantik.
"terimah kasih nald.. oh ya aku juga mempunyai kado untukmu.. tapi maaf jika bukan selerahmu.." ucap sira sambil mengambil sebuah kado dari dalam tas yg ia bawak.
"kamu tak perlu memberiku kado ra,, karena sudah menerimaku sebagai kekasihmu saja sudah merupakan kado yg paling berharga.. walau hanya semalam." cicit ronald.
kemudian mereka menikmati makan malam dengan hikmat. setelah menikmati makan malam dan meminum jus lemon paforit sora, tak berselang lama sora merasakan seperti adacsesuatu yg aneh pada tubuhnya..
"nald.. kenapa jadi panas seperti ini tubuhku... apa yg kamu campurkan di dalam hidangan ini nald..?" tanya sora dengan napas yg sudah mulai berat.
"maafkan aku ra.. aku ga bisa kehilanganmu.. aku akan bertangung jawab ra,,, " jawab ronald dengan nada lemah. ya sebenarnya ronald tak mau melakukan ini terhadap sora, tetapi seperti sudah kehabisan akal untuk memiliki sora, sehingga melakukan hal yg serendah ini terhadap sang pujaan hati..
"terimah kasih atas semuanya,," ucap sora sambil beranjak dari gazebo dan ingin segera pergi.
"ra..." panggil ronald sambil memegang tangan sora, dan langsung memeluk sora dari belakang.
"apa yg kau lakukan dasar ... " umpat sora tapi lain dengan ucapan lain pula respon tubuhnya yg seakan meminta lebih dari hanya sekedar sentuhan saja..
"maaf kan aku ra.." hanya itu yg di ucapkan ronald.
buuuk..
bukkk
buuukkkk....
tiba tiba ada sebuah bogem mentah yg mendarat cantik di pipi ronald.
"kurang ajar... dasar pria brengsek..." umpat seseorang yg baru saja datang dan memberi sebuah hadia bogeman mentah yg mendarat cantik di pipinya.
__ADS_1
bersambung.