Janda Perawan Beranak

Janda Perawan Beranak
bab 32


__ADS_3

buuuk....


buukkk....


"dasar pria brengsek ....." teriak seseorang sambil menghajar ronald tanpa ampun sampai ronald babak belur dan tak mampu melawan.


"re...reex..." panggil sora dengan suara serak yg di penuhi gairah.


setelah rex puas menghajar ronald,, ia pun tersadar dengan keberadaan sora yg saat ini tidak dalam keadaan yg baik baik saja..


"soraaa..." jawab rex sambil menghampiri sora yg sepertinya sudah tidak dapat menahan gelora yg ada di tubuhnya akibat obat laknat pemberian ronald..


"reeexx... bantu aku rex..." pinta sora yg sudah kehilangan akal sehatnya..


"sabar ya sora... ku mohon.... jangan seperti ini.." jawab rex sambil menahan gerakan tangan sora yg mulai meraba tubuh rex yg kekar.


"rian... cepat lah... kenapa lama sekali..." bentak rex melihat mobil yg di kendarain rian baru sampai.


"ku mohon ra... jangan lakukan ini.. aku juga pria normal ra..." cicit rex sambil berusaha membopong tubuh sora yg sudah seperti belatung kepanasan.


"apa yg terjadi dengan inces rex.. kenapa dia seperti cacing kepanasan kayak gitu..?" tanya rian yg membukakan pintu mobil untuk sora dan rex.


"si bangsat itu sudah memberinya obat perangsang yan... ayo cepat kita bawak ke rumah sakit.." ucap rex sambil menahan nafsunya karena sora lebih gila lagi.


"rex... ayo lah.. tubuhku panas sekali..." pinta sora yg sekarang sudah duduk di atas pangkuan rex..


"rian cepat lah..." bentak rex.


sora yg sudah kehilangan akalnya mulai menyosor bibir rex...dan inilah ciuman pertama sora.. ia ******* dan menggigit bibir rex dengan rakus dan tangannya tidak bisa diam.. tangan sora yg bergliyaran kemana mana semangkin membuat tubuh rex yg awalan rex tahan mati matian terpaksa on lah si rudal dan ingin lepas landas.


dengan tanpa sadar rex malah ikutan terbuai oleh ciuman panas mereka berdua. bahkan decapan mereka berdua sampai terdengar oleh rian yg duduk di bangku kemudi.

__ADS_1


ciiiiiii......t...


tiba tiba rian langsung menghentikan mobilnya dan menoleh kebelakang.


"heeey.. tirex apa yg kau lakukan terhadap inces..." bentak rian yg sadar dengan apa yg terjadi di belakang.


deg.


rex yg sudah terpancing pun akhirnya tersadar.


"eeem.... makanya cepat lah...." jawabnya dengan pikiran yg kacau.


"sora... ku mohon sadar lah...." pinta rex dengan memeluk sora erat.


setelah sampai di rumah sakit. sora langsung di masukan ruang icu dan di tangani oleh dokter perempuan yg berjaga malam ini. setelah satu jam lamanya.. ternyata sora sudah bisa di tenangkan dengan suntikan obat yg di berikan dokter dan sekarang sudah tertidur.


"bagaimana keadaan sora dok.." tanya rian dengan muka paniknya.


"syukurlah tidak terlalu banyak obat yg di berikan.. pasien masih dalam keadaan tidur.." terang dokter.


setelah dokter pergi.. rian langsung menghampiri rex, secara tiba tiba rian langsung menonjok pipi rex.


"lo.. juga brengsek rex... lo mau menodai sora hah tadi di mobil..?" tanya rian sambil menggebu gebu..


"lo mau curi kesempatan hah... dengan ketidak berdayaan inces hah..." bentak rian lagi.


"apa yang lo pikirkan yan...? lo kira gue mau berbuat seperti itu ke sora.. lo tau sendiri gimana selama ini gue nahan diri agar tak menemui sora hah.. lo pikir gue nikmati itu yan..? tanya rex dengan perasaan yg sulit untuk di artikan.


"yan... lo kan tau gimana gue sayang dan cintanya ke sora kan yan... gimana mungkin gue akan menghancurkan kehidupan sora.. lo tau kan gimana perasaan gue, setiap kali lo laporan jika ada lelaki yg ingin mendekati sora kan yan... lo pikir gimana gue tadi mati matian nahannya tadi yan..." ungkap rex penuh sesal.


"maafin gue ya rex.. jadi gimana ini.. apa perlu kita kasih tau keluarga yg di indo?" tanya rian melemah.

__ADS_1


" saran gue,, kita tunggu sora sadar dulu yan... tapi gue..."


"kenapa lo mau menjadi bayangan lagi.. dan lo mau menghindar lagi.. enak banget lo.. setelah lo dapat ciuman pertama sora lo mau kabur.." potong rian seakan tau jika rex akan memantau dari sekitar sora seperti yg terjadi selama ini..


akhirnya rian dan rex memasuki ruang inap sora. mereka melihat sora yg tertidur di brangkar rumah sakit dengan nyenyak..keduanya mendekat ke arah sora dan tiba tiba .


"uuupsss.... lo di larang mendekat..." ancam rian dengan muka di sangarkan.


"heeemm...." rex hanya berdehem dan langsung duduk di sofa..


kemudian rian ikut duduk di sofa tak lama terdengar suara dengkuran yg lumayan menganggu ketenangan rex, dan ternyata rian sudah tertidur dengan suara ngorok yg adu du du...


rex pun lembali menghampiri sora dan duduk di kursi sebelah brangkar sora. ia memegang tangan sora dengan lembut. dan mencium tangannya sora, tak terasa air mata rex menetes.


"ra maafin rex... yg nggak bisa jaga sora... sehingga sora mengalami ini... maaf.... maaaf.... sora...." isak rex sambil mencium tangan sora.


"ra... asal sora tahu jika selama ini rex sangat merindukan sora,, tapi rex takut mengganggu konsentrasi sora,, dan jujur rex masih ada rasa ga terima waktu sora tolak cinta rex dulu,, walaupun waktu dan momen yg ga tepat waktu itu.. tapi sekarang rex berjanji akan selalu menjaga sora selalu.. walau harus seperti seorang adik yg akan menjaga kakaknya,, rex terima ra,,, asal kita selalu bersama,,, rex akan pendam rasa ini hanya dalam hati rex selalu... jika itu yg terbaik..." janji rex dengan lirih.. kemudian rex kecup kembali tangan sora dan kemudian rex bangkit dan keluar dari ruangan sora..


"rex... maafin sora. . yang sudah buat rex kecewa.. ternyata ini yg rex sembunyikan dari sora selama ini... sungguh bodoh sora...rex..." isak sora sambil menutup mulutnya agar tak terdengar isakannya okeh rian ataupun rex. ya,, sora sudah terbangun ketika rex dan rian mulai masuk ke ruangan sora.. tetapi sora tetap pura pura tertidur..


hoooaaaaamm....


ternyata rian terbangun.


"eeehhh inces... kenapa menangis...?" tanya rian yg kaget, karena begitu bangun ia mendapati sora yg sedang menahan isakannya..


"hiks..hikss... sora pingin pulang...." rengek sora.


"cuup... cuuuppp... kita tunggu besok pagi ya inces..." bujuk rian sambil memeluk sora.


cekleeek..

__ADS_1


"kheeeeemmmmm......" suara deheman yg sangat keras mengagetkan rian dan sora.


bersambung.


__ADS_2