
Setelah Beck berangkat ke kantor dan meninggalkan apartemen,Carel mulai membersihkan seisi rumah,dan menata baju baju yang ia bawa,ia memasuki kamar pembantu yang dibelakang pojok,ruangannya sangat kecil hanya ada satu bed kecil dan lemari baju yang kecil,berbeda jauh dengan kamar yang dia tempati sewaktu dibandung,begitu nyaman.
Tapi Carel mencoba bersabar dengan keadaannya saat ini,
Dia mulai mengepel seluruh lantai,membersihkan kamar mandi,membersihkan ruang kerja Beck,ketika Carel membersihkan ruang kerja beck terlihat bingkai foto suaminya dengan seorang wanita diatas nakas.
Carel mencoba memandangi foto tersebut,dia bertanya tanya siapa wanita ini,sepertinya aku pernah melihat foto ini sebelumnya,tapi dia sedikit lupa dimana dia pernah bertemu.
Lalu dia mengembalikan foto tersebut pada tempatnya dia takut nanti Beck akan marah,jika mengetahui dia memegang barang yang dimiliki Beck.
Ditempat lain,mama Dila mendapat telfon kalau anak perempuan satu satunya yang berada di Belanda akan datang berkunjung kejakarta.
Mama dila sangat senang sekali mendengar akan hal itu.
"Mama sebentar lagi aku pulang,,aku sudah tidak sabar mau berkenalan dengan istrinya kak Beck maa,ucap Bian.
"Jadi nggak kangen sama mama nih,,,!!!ucapnya
"Yaaa...kangen lah maa,mama nomor satu pokokny,jawabnya dengan centil.
Bian adalah adik perempuan beck yang sedang study di belanda selama 3 tahun terakhir.
Bian begitu terkejut ketika mendengar bahwa kakaknya tidak jadi menikah dengan shinta dan malah menikah dengan wanita pilihan ayah dan mama.
Hari semakin malam,terlihat Carel sudah mandi,,dan sudah membereskan rumah dengan sangat rapi,tapi dia tidak tahu harus masak atau bagaimana dia takut salah,dan juga koper yang berisi baju Beck juga belum dimasukkan lemari.
Terdengar pintu apartemen ada mencoba masuk,carel berfikir itu pasti Beck,dan benar saja beck datang dengan wajah yang lelah dan dasi yang sudah longgar dari lehernya.
Tanpa berkata beck masuk ke kamarnya,tanpa melihat Carel sedikit pun.
Setelah sekitar 1 jam Beck tidak keluar,carel pikir Beck tidur,dan dia pun masuk kedalam kamarnya.
Karena tidak ada hiburan dikamarnya,yang ada hanya kipas angin kecil untuk menyejukkan ruangan yang sempit itu,tapi tetap saja ruangan itu masih terasa panas.
Carel membaringkan tubuhnya yang begitu letih,tanpa sadar air matanya menetes.Dikala mengingat ayah ibunya,juga keadaanya saat ini.
__ADS_1
"Carel...carel....teriak Beck dengan keras...!!!
Sudah kedua kali Beck memanggil dan carel tidak menyahut,rupanya carel ketiduran.
Tanpa berfikir panjang Beck pun,
"Byuurrr.....menyiram carel yang tengah terlelap itu.
Carel pun dibuat sangat kaget dan gelagapan.
"Kamu bisa bisanya tidur,aku sudah panggil kamu berapa kali,enak sekali kamu tidur disini.
"Maaf tuan,saya kira tuan tertidur tadi!!pungkasnya membela.
"Jangan membantah,cepat belikan aku makanan di luar,aku lapar"
"Biar saya masakkan tuan...!
"Tidak mau,aku tidak sudi makan makananmu,lalu beck keluar dari kamar Carel.
Diluar apartemen carel begitu bingung harus mencari makanan dimana,karena dia baru sehari berada disini,dia berjalan kejalan raya dan ada taman yang begitu ramai,disitu ternyata ada yang jualan nasi goreng mangkal.
"Pak....saya pesan nasi goreng 2 ya pak,ucapnya.
"iya neng,mau pedas apa sedang neng,tanyanya???
"Pedas pak,,,!
Carel berfikir mungkin Beck menyukai makanan pedas.
Karena sedari tadi dia juga belum makan,dia membeli 2 porsi nasi goreng spesial.
Setelah hampir 20 menit pesanan sudah selesai dibuat,Carel bergegas pulang kerumah,sesampainya dirumah lantas carel menata nasi goreng diatas piring,lalu disuguhkan pada Beck,Beck lalu memakan nasi goreng,,
Dan...."Brusshhh......"beck memuntahkan nasi goreng yang baru sesuap masuk kemulutnya.
__ADS_1
"Makanan apa yang kamu beli,kenapa rasanya seperti ini,kamu sengaja ya...sambil membuang nasi goreng itu kelantai...!!
Bergegas Beck menghampiri Carel yang mencengkeram lehernya,Beck mendorong carel hingga terhempas ke dinding.
Carel merasa sangat kesakitan,
"Cepat bersihkan,berlalu pergi meninggalkan carel.
Carel menangis tersedu sedu sambil membersihkan nasi goreng yang berantakan dilantai.
Setelah membersihkan nasi goreng bergegas carel masuk kedalam kamarnya,dia menangis sejadi jadinya.
Sepertinya apa pun yang dilakukanya saat ini selalu salah.
"Kenapa kamu seperti ini mas,dalam tangis isaknya..."
Carel pun akhirnya tidur dilantai samping kasurnya,karena kasurnya yang basah disiram air oleh Beck.
Dalam tidurnya,carel bermimpi bertemu kedua orang tuanya,,"Bersabarlah nak...sebentar lagi...."ucap kedua orang tua carel dalam mimpinya.
Carel pun langsung terbangun dari tidurnya,duduk bersendeku merangkul kakinya,dia terjaga sampai pagi menjelang.
Keesokan harinya sebelum Beck bangun carel sudah mencuci baju,mencuci bajupun tidak boleh menggunakan mesin cuci,harus menggunakan tangan,itu perintah yang diberikan beck kepadanya,jam sudah menunjukkan pukul 8 pagi,dia juga belum melihat beck bangun.
Dia berinisiatif mengetuk kamar beck untuk membangunkannya,karena dirasa tidak ada respon Carel pun mengetuk pintu kamar lagi,
Beck pun bangun dari tidurnya dan melirik jam yang sudah jam 8 lebih.
"Hasss....sialan aku ada meeting dengan client jam 10,Beck bergegas masuk kamar mandi.
Setelah selesai mandi,beck keluar apartemen tanpa berpamitan kepada istrinya.
Setelah Carel selesai menyelesaikan pekerjaan rumah,,dia membersihkan diri,ketika ingin membuat makanan karena belum sarapan sedari tadi,tapi tidak ada bahan makanan apapun dilemari pendingin itu,lantas Carel pergi ke supermarket terdekat untuk membeli beberapa bahan makanan.
...****************...
__ADS_1