Jangan Sakiti Aku,Suamiku

Jangan Sakiti Aku,Suamiku
BERTEMU


__ADS_3

Esok paginya,Carel bergegas bangun di jam 5 pagi,lalu membereskan seisi rumah.Memang sudah menjadi rutinitas yang dilakukan setiap pagi.


Beck membuka matanya dan berjalan keluar untuk minum,dengan mata yang masih merem melek ia membuka kulkas dan mengambil air mineral didalamnya.


Carel tidak menyapa Beck sama sekali,ia fokus membersihkan dapur,seketika Beck menghampirinya secara tiba tiba.


Degup jantung Carel begitu cepat,Carel takut dibuatnya.


"*Apa sewaktu aku di Bali kamu datang ke kantor ku???tanya Beck dengan ketus.


"Ti...tidak...mas!!!jawab Carel.


"Lalu kenapa Altaf bisa tau kalau aku pergi bersama Shinta,ucapnya dengan mengintimidasi??


"Maaf mas,aku memang yang menelfon Altaf waktu itu,aku pikir kamu bersamanya,dan dia memberitahuku kalau kamu sedang ambil cuti untuk honey moon,jawab Carel dengan takut*.


Beck berfikir dari mana Carel mendapatkan nomer tlfon Altaf,belum sempat ia menanyakan langsung,Carel berucap.


"Aku mendapatkan nomer Altaf dari sahabatku Diana dia adik altaf,dan aku yang meminta nomer mu mas.


Lalu Beck berlalu meninggalkan Carel tanpa sepatah kata pun.


"Mas tunggu,lusa aku ada syukuran pembukaan Resto,aku harap kamu bisa datang mas,disana ada mama,ayah,Bian juga,ucapnya dengan lembut.


Tanpa menjawab Beck masuk kedalam kamar dan menutup daun pintu dengan keras.


Hati Carel begitu nelangsa di buatnya,tapi dia bertekad untuk mencoba bertahan akan hubungan pernikahan yang sulit ini.


Matahari semakin tinggi,Beck berangkat tanpa berpamitan,dan Carel juga sudah bersiap untuk segala urusannya hari ini.


Dan ketika Carel hendak memesan taksi online,terlihat mobil merah menghampirinya dan berhenti disebelahnya.


Pemilik mobil itu menurunkan kaca mobil dan terlihat dia tersenyum ke arah Carel.


"Benarkah dengan nyonya Carel,tanya wanita itu yang tak lain dan tak bukan adalah Shinta.


Carel mengingat wanita itu seperti pernah melihat dan benar saja wanita itu adalah Shinta,kekasih dari suaminya.


"Masuklah,aku ingin bicara denganmu,ucap Shinta .


Dengan begitu polosnya Carel menurut dan masuk kedalam mobil tersebut.


"Apa yang ingin nona bicarakan,saya tidak ada waktu,ucap Carel dengan lembut.


"emm....sekarang kamu sibuk,


"Aku shinta kekasihnya Beck,pastinya kamu tau itu,aku hanya ingin bilang,cepat atau lambat Beck akan menceraikan mu,kamu menyerah saja dengan pernikahanmu.


Carel yang mendengar semua itu hanya bisa mengatur emosinya dan berusaha sekuat mungkin.

__ADS_1


"Benarkah demikian,,,,tapi aku sebisa mungkin akan mempertahankan pernikahan ini.


"Kamu mungkin bisa memiliki cintanya Beck,tapi ingat restu dari orang tuanya hanya untukku,dan aku juga akan membuat Beck mencintai ku,jawab Carel dengan wajah tersenyum.


Lalu Carel turun dari mobil Shinta,..


"Oya.. satu lagi,lusa datanglah ke acara pembukaan resto ku,,dan Carel berlalu pergi meninggalkan Shinta dan mencegat taksi didepannya.


Shinta yang mendengar uacapan Carel,hatinya begitu marah...


"ow...jadi kamu ingin bermain main dengan ku,Carel.....


Baiklah kita lihat saja siapa yang lebih dipilih Beck,kamu atau aku.


Lalu pergi meninggal tempat itu dengan membawa amarah dihatinya,yang merasa dipermalukan oleh Carel.


...***************...


Lusa akhirnya datang,acara pembukaan Resto milik Carel dilakukan jam 5 sore tepatnya di hari minggu.


Pagi hari Carel sudah sibuk mempersiapkan acaranya yang dibantu oleh Diana,Bian dan para pegawai yang sudah di dapatnya dalam waktu yang sangat cepat.


Itu semua berkat orang orang disekitar yang perduli dengannya.


Ia sibuk memasak bersama koki barunya,Bian dan Diana beberes untuk ruangan yang akan digunakan.


Lama menunggu dengan cemas Carel berharap Beck juga bisa datang di acaranya,seandainya tidak datang,bagaimana ia menjelaskan kepada mertuanya dan para tamu yang hadir.


Akhirnya yang ditunggu tunggu pun datang,mobil hitam mengkilap memakirkan mobilnya didepan ruko,turun lah sesosok lelaki itu dengan gagahnya,memakai setelan jas berwarna hitam.


Tanpa disangka dibelakang mobil hitam yang terparkir,juga turun seorang wanita yang memakai dress berwarna merah dengan anggunnya.


Beck sangat terkejut akan kehadiran Shinta,sebisa mungkin dia bersikap profesional karena dia tau didalam ada Ayah dan juga Mama nya,diapun harus bersandiwara didepan orang banyak lagi kali ini.


Beck membawa kue dan bunga lalu berjalan menuju Carel yang duduk disamping ayah dan ibunya.


"Sayang maaf aku datang terlambat,,,lalu mengecup kening Carel dengan lembut.


Carel yang melihat akan hal itu hatinya bergetar hebat,dia sebisa mungkin mencoba mengimbangi sandiwara yang sedang dimainkan Beck.


"Tidak apap apa mas,acaranya juga belum dimulai..ucap Carel dengan tulus.


Shinta yang melihat Beck mengecup kening Carel,dadanya terasa bergemuruh.


Lalu Shinta mendekat ke arah Carel,dan memberi ucapan selamat untuk pembukaan Resto kecilnya itu.


"Selamat Carel,,,semoga usahamu bisa berjalan dengan lancar ucap Shinta sambil melirik kearah Beck.


Beck dengan susah payah menelan salvilanya.

__ADS_1


"Terima kasih Shinta,sudah mau menyempatkan datang ke acaraku yang sederhana ini.jawab Carel dengan senyum yang mengembang indah dibibirnya.


Para tamu yang datang tak lupa memberikan ucapan selamat kepada Carel dan juga Beck.


Carel membuka acara yang sederhana itu dengan beberapa sambutan,tak lupa juga memberikan ucapan terima kasih untuk keluarga yang selalu mendukungnya,setelah memberi sambutan Carel mempersilahkan para tamu untuk mencicipi makanan yang sudah dihidangkan.


"Carel kenapa kamu susah susah buka usaha seperti ini,suamimu itu CEO lo,celoteh kerabat Beck yang datang.


Carel hanya tersenyum mendengar ucapan kerabatnya itu tanpa menjawabnya.


Carel membuka acara dengan meriah dan tak lupa tamu undangan menyantap makanan,minuman dan bebeapa kue yang sudah tersedia.


"Mas,,aku ambilkan makan ya,tanya Carel....??


Beck sebenernya tidak berselera makan saat ini,sebab setelah acara ini selesai pasti akan ada pertengkaran hebat yang terjadi.


Tapi Beck akhirnya menyerah karena situasi yang tidak memungkinkan.


Carel mengambilkan makanan untuk Beck dan mereka duduk bersebelahan lalu makan bersama.


Begitu makanan masuk kedalam mulut Beck,rasa makanan yang ia makan saat ini benar benar enak,lebih enak dari masakan ibunya,ini pertama kalinya Beck makan masakan yang dimasak oleh Carel.


"Ini koki kamu yang masak,sambil dengan lahap memasukkan makanan kedalam mulutnya.


"menurutmu mas,ini aku yang masak bukan koki ku...sambil tersenyum.


"kamu nikmati makanannya mas,aku mau menghampiri Diana,dan Bian,lalu beranjak dari duduknya.


Para tamu berbincang bincang dengan hangat disana,mereka begitu puas dengan masakan yang akan menjadi menu utama di "RESTO SUNO".


Ya resto itu diberi nama Resto SUNO yang berarti Cerah,sama seperti harapan Carel akan masa depannya nanti.


Carel menghampiri Diana,Bian,dan juga altaf,,


"Hai....sapa Carel dengan Riang.


Altaf yang melihat Carel begitu gembira,sangat senang.


"Selamat Carel,semoga usahamu lancar,ucap altaf dengan di iringi senyum.


"amin....jawab Carel dengan di iringi tawa yang renyah.


Carel dan Altaf berbincang bincang,serta diringi beberapa tawa begitu juga dengan Diana dan Bian.


Beck yang melihat kedekatan antara Carel dan Altaf merasa sedikit tidak nyaman.


Lalu Shinta menghampiri Beck yang duduk sendirian...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2