
Saat ini Bryan sedang berada di cafe untuk makan siang saat sampai di sana dia melihat ada satu pesan dari Anan setelah itu dia membalas pesan tersebut dan dia meletakkan lagi handphone ke saku ya dan makan.
"Kenapa dari tadi handphone gue gak bunyi lagi ya??" batin Bryan disela makan ya.
Selesai makan Bryan membuka kembali handphone milik ya wajah tampan Bryan langsung berubah menjadi muram karena tidak melihat ada balasan dari Anan.
"Sial wanita itu,berani sekali dia mengacuhkan pesan ku." gumam Bryan langsung meninggalkan cafe dan berlalu pergi kembali ke kantor.
Saat kembali ke kantor dia melewati meja Anan dan memperhatikan Anan yang sedang sibuk mengerjakan tumpukan berkas di mejanya,lalu dia berlalu pergi menuju ruangan.
Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 3 sore waktu karyawan untuk pulang, anan masih berusaha menyelesaikan berkasnya karna besok Anan ijin untuk datang terlambat.
"Belum selesai??" tanya Nesya.
"Belum mbak tapi bentar lagi selesai kok mbak, tinggal satu ini aja." jawab Anan menunjukkan berkasnya.
"Besok aja kelarin itu berkas,bentar lagi ujan udah mendung gini."
"Iya mbak 5 menit lagi,mbak Nesya pulang dulu aja bentar lagi selesai kok mbak."
"Iya uda mbk pulang dulu ya, kamu gpp kan ditinggal sendirian?"
"Iya mbak gpp kok,hati hati ya mbk Nesya."
__ADS_1
Anan melanjutkan pekerjaannya dan akhirnya 10 menit kemudian pekerjaan Anan selesai dan bergegas pulang.
"Duh kayaknya mau hujan deres nih,gue kedepan deh carik taksi." gumam Anan sambil memandangi langit yang sudah gelap
Saat Anan baru berjalan beberapa langkah meninggalkan kantor tiba tiba hujan deras, Anan berlari kembali memasuki lobi di kantornya dan tanpa Anan sadari ada dua pasang mata yang sedari tadi memperhatikan dirinya.
"Sial sial kenapa hujan ya pas gak udah dapet taksi aja sih, pesen gocar hp gue mati gak bawa cas lagi!!" bener bener bodoh lo Anindita." gumam Anan
"Gak bisa pulang?? mau saya antar??"
tiba tiba terdengar suara Bryan dari belakang Anan
"Eh bapak belum pulang pak?gak usah pak makasih saya nunggu taksi aja."
"Saya cuma gak mau ngrepotin bapak." jawab Anan dengan suara pelan.
"Udah ayo masuk, jangan buat saya ulangin lagi kata kata saya." ucap lalu Bryan, berjalan menuju mobilnya.
"Baik pak, terimakasih sebelumnya." anan tidak berani lagi membantah atasnya itu.
Saat di dalam mobil suasana hening tak ada yang memulai pembicaraan dan saat bryan ingin menanyakan alamat Anan dia melihat Anan sudah tertidur dengan kemeja putihnya yang basah dan menampilkan bra hitamnya, Bryan langsung tertegun melihat itu
"Sial wanita ini,kenapa tertidur seperti ini saja sangat menarik." batin Bryan saat melihat Anan.
__ADS_1
Tanpa pikir panjang bryan langsung melajukan mobilnya ke apartemen yang ditempatinya dan mengendong Anan masuk ke dalam, sesampainya di apartemen bryan meletakan tubuh sexy Anan ke ranjang miliknya lalu mengambil dan mencharger handphone milik Anan lalu pergi mandi
Drt..
Drt..
Baru selesai Bryan mandi handphone Anan berbunyi, wajah tampan Bryan seketika berubah muram saat melihat nama pemanggil tersebut.
"Boyfriend?? sebentar lagi tidak akan ada nama lelaki ini di handphone mu Anan,ku pastikan itu." batin bryan dan meletakkan handphone Anan kembali, Anan memang belum sempat mengganti nama Tama di kontak handphone dia.
"Pak Bryan,kok bapak ada disini??bukan ya sa." kata kata Anan terpotong saat melihat ruangan asing didepannya.
"Iya tadi kamu tertidur, saya tidak tega menbangunkan mu untuk tanya alamat."
"Maaf sudah merepotkan pak Bryan,saya akan pulang sendiri pak."
"Mandilah dulu dan makan aku tunggu dibawah."
"Tapi pak."
"Jangan membantah,diruang itu ada baju saya mungkin ada yang bisa kamu gunakan dulu." Bryan berjalan pergi meninggalkan kamar yang ditempati Anan
jangan lupa like komen ya,mohon maaf jika masih banyak kesalahan
__ADS_1