
Setelah Bryan melihat data dan foto di handphone dia lalu memejamkan matanya untuk tidur tapi tak berselang lama dia dikagetkan dengan bunyi handphone nya.
drt.....drt.....drt.......
drt.....drt....drt......
bunyi handphone Bryan
"Hah siapa lagi sih." Bryan bangun dari tidurnya.
"Hallo,ngapain aja sih loo bro?" suara Ega dari seberang.
"Lo gak tau apa ini jam berapa kadal buntung!!!" jawab Bryan kesal.
"Hehe maaf maaf lo enak bisa tidur nyenyak,lah gue digangguin sama bayang bayang nenek lampir bekas lo." cerocos Ega.
"Hah maksud lo apaan???"
"Bryan lo lupa ya kemaren lo habis bikin nangis anak orang si Dira itu Lo lupa???" jawab Ega kesal.
"Hahaha kenapa? lo digangguin sama dia?? gue udah blokir semua soalnya yang berhubungan sama dia." jawab Bryan santai.
"Lo enak dia udah gak bisa hubungin lo lagi,ini temen lo yang digangguin dia buat nyariin kabar tentang lo tau gak!!" jawab Ega berteriak.
__ADS_1
"Santai santai,udah biarin aja lo blok aja biar dia gak bisa hubungin lo lagi." jawab Bryan santai.
"Dan dia juga gak tau rumah lo kan?? dia gak berani kerumah gue lagi,pernah diusir sama nyokap soalnya hahhaha." tambah Bryan.
"Iya udah deh terserah lo aja gue pusing, kemarin lo yang nikmatin sekarang gue yang kenak getahnya." jawab Ega dan langsung mematikan telfonnya tanpa menunggu jawaban dari Bryan.
dan setelah itu Bryan melanjutkan tidurnya.
•••••••••••••••••••••••••••••
Disisi lain kini Tama sedang gelisah dan tak lepas memandangi handphone.
"Kemana sih Anan?? kenapa telponnya gak aktif,apa dia benar bener marah kali ini sama gue??" gumam Bryan sambil terus mengirimkan pesan ke Anan.
"Anindita dari siang gak aktif handphone dia, terus tadi dia liat gue jalan sama ce lain waktu dirumah Riko dan ini parahnya dia dengerin omongan gue sma Riko." Tama menceritakan pada Nova.
"Hahaha sukurin lo kak sukurin, lo sih gak pernah bersyukur udah punya kak Anan padahal cantik kayak gitu." jawab Nova terkekeh saat melihat raut kesal kakaknya.
"Dasar anak badak lo ya, bukannya gue gak bersyukur Anan jaga dirinya banget jadi gue agak gak enak kalo curi curi kesempatan yang lebih dari biasanya sama dia dan gue juga gak mau rusak dia jadi ya gitu gue masih main main sama cewek lain." ucap Tama sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Dasar lo kakak mesum gak bisa kontrol hormon banget ya lo!! buruan lo jelasin besok dirumahnya dari pada yang lo jaga selama ini berpaling dari lo terus diembat orang." jawab Nova lalu pergi meninggalkan kakaknya.
Jarak umur Tama dan Nova adik laki lakinya tidak terlalu jauh hanya beda 3 tahun jadi Tama lebih sering meminta saran dan bercerita pada adiknya dari pada orang lain
__ADS_1
drt...
drt....
Tiba tiba handphone Tama berbunyi dan akhirnya yang ditunggu membalas pesannya.
isi pesan Anan 💌
"Tama jangan ganggu aku dulu,kita jalanin sendiri sendiri dulu aku mohon kamu mengerti."
"Maaf jika selama ini aku bukan kekasih yang baik buat kamu dan aku sudah memaafkan mu,tapi aku udah gak bisa meneruskan hubungan kita lagi."
Seketika mata Tama langsung berkaca kaca dan langsung terdiam melihat isi pesan dari kekasihnya tersebut,ini pertama kalinya Anan ingin putus darinya.
dengan cepat Tama langsung mengirimi Anan pesan dan terus berusaha menelfon
isi pesan Tama 💌
"Anindita sayang maafkan aku,aku sangat mencintaimu sayang."
"Tolong pikiran dulu keputusan mu itu,aku akan menunggu mu tentang tapi jangan putuskan aku."
Tak ada satupun pesan lagi yang dijawab Anan dan Tama berusaha menghubungi kekasihnya itu lagi.
__ADS_1
"Anan tolong maafkan aku,aku hanya bermain main dengan wanita itu!! aku takut kamu benar benar meninggal kan ku." gumam Tama dengan penuh penyesalan.