Jilbabmu Menghangatkanku

Jilbabmu Menghangatkanku
Bab 29 Kisah Rasul Me Ruqyah Orang Non Muslim


__ADS_3

Ketika kami memasuki masjid, Pak Ustad sedang duduk wiridan di dalam, dia menyadari kami masuk, dan membalikkan badan nya ke arah kami.


"Assalamualaikum pak ustad" kata ku


"Waalaikumsalam Gisele, apa kabar? Ini teman mu?"


"Iya pak ini teman yang saya ceritakan"


"Dia sangat tampan"


Ricardo terlihat sedikit tersipu, syukur lah dia mau di ajak masuk masjid.


"Ada masalah apa nak...."


Aku lupa memberitahukan nama Ricardo.


"Oh iya pak ini Ricardo, nama nya Ricardo the Cafrio" kata ku menjelaskan.


"Baik nak Ricardo, ada masalah apa?"


"Saya merasa tidak mempunyai masalah apa-apa, tapi Gisele ingin saya bertemu dengan bapak,"


"Menurut Gisele, kamu sedang sakit?"


"Apa?" Ricardo bertanya dengan heran dan melirik ke arah ku.


"Apa maksud mu Gisele? Aku sehat-sehat saja!" Dia sedikit marah padaku.


"Begini pak. Ada sedikit masalah, saya harap bapak bisa me ruqyah Ricardo"


"Apa nak Ricardo mau saya Ruqyah?"


"Ruqyah itu apa? Apa itu menyakitkan?"


"Tidak... Ruqyah yang saya anut adalah ruqyah syar’iyyah yang merupakan sebuah teknik terapi penyembuhan dengan cara membacakan ayat-ayat Al-Quran dan do’a-do’a yang mu’tabaroh kepada pasien/orang yang di ruqyah, dengan sesuai kepada ketentuan-ketentuan Al-Quran dan As-Sunnah sebagaimana dicontohkan pada masa Rasulullah Saw."


"Hem, semacam terapi, lalu kenapa Gisele memintaku untuk melakukan ini? Aku sehat tidak sakit sama sekali!!"


Kata Ricardo sedikit kesal dengan melihat ke arah ku.


"Begini nak, saya juga bukan mau menggurui, hanya saja fisik sehat belum tentu bathin nya juga ikut sehat, ruqyah ini juga bisa menyembuhkan bathin yang kurang sehat"


Jelas pak ustadz


"Baiklah, aku ikuti saja," Ricardo menatap ku dengan tajam, seolah-olah terucap dalam tatapannya, 'awas kau' nada mengancam yang tertuju padaku.


Aku menundukkan kepalaku.


"Baiklah, jika bisa nak Ricardo ambil air wudhu dulu!" Pak ustadz lupa kalau Ricardo bukan seorang muslim


"Maaf pak, apa itu wudhu?"


"Apakah nak Ricardo seorang muslim?" Pak ustadz bertanya


"Maaf saya kristiani, jika Gisele tidak memintaku, aku juga enggan masuk kesini" jawab Ricardo.

__ADS_1


"Saya tidak memaksakan, karena semua yang nak Ricardo pilih itu atas kemauan nak Ricardo sendiri. Tapi boleh kah saya berbagi kisah dengan nak Ricardo?"


"Terserah bapak saja" jawab Ricardo singkat.


"Diriwayatkan dari Abu Sa'id Al-Khudri Radhiyallahu 'Anhu ia berkata:


"Sesungguhnya beberapa orang dari kalangan Sahabat Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam sedang berada dalam perjalanan. Mereka pergi ke salah satu kampung Arab dan mereka berharap agar boleh diterima sebagai tamu penduduk kampung tersebut (tampaknya penduduk kampung itu adalah orang-orang kafir atau orang-orang bakhil dan brengsek sebagaimana dijelaskan oleh Ibnul Qayyim dalam buku Madarijus Salikin).


Namun ternyata penduduk kampung itu tidak mau menerima mereka. Kemudian ketua atau penghulu kampung kami disengat binatang berbisa. Mereka sudah mengusahakan berbagai macam pengobatan namun tidak mujarab. Salah seorang penduduk kampung itu berkata:


"Bagaimana jika kalian temui rombongan tadi, barangkali mereka memiliki sesuatu yang dapat menyembuhkan!?"


Penduduk kampung itupun datang menemui mereka lalu berkata:


"Wahai rombongan yang mulia, kepala kampung kami tersengat binatang berbisa, kami telah mengusahakan berbagai macam pengobatan namun tidak manjur, apakah salah seorang dari kalian ada yang memiliki sesuatu untuk menyembuhkannya?" Salah seorang dari Sahabat menjawab:


"Demi Allah saya mampu me ruqyahnya, namun kami tadi meminta kalian menerima kami sebagai tamu namun kalian menolaknya, kami tidak akan melakukannya hingga kalian memberi sesuatu imbalan kepada kami!".


Mereka pun sepakat memberi beberapa ekor kambing. Lalu iapun menemui ketua kampung tersebut dan membacakan surat Al-Fatihah. Kemudian ketua kampung tersebut sembuh dapat berjalan seperti sedia kala tanpa terasa sakit lagi. Merekapun diberi beberapa ekor kambing sesuai dengan perjanjian. Salah seorang anggota rombongan berkata:


"Bagilah kambing-kambing itu!" sahabat yang me ruqyah tadi menimpali:


"Jangan bagikan dulu sebelum kita laporkan kepada Rasulullah, kita ceritakan apa yang telah terjadi dan kita menunggu apa perintah beliau!" merekapun pulang menemui Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam dan menceritakan pengalaman tersebut.


Setelah mendengar kisah mereka itu Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam bersabda:


"Tahukah engkau, bahwa Al-Fatihah itu memang merupakan ruqyah." Kemudian baginda bersabda lagi:


"Tindakan kalian benar, bagilah pemberian mereka dan pastikan aku mendapatkan bagian bersama kalian."


Berikut ini akan kami bawakan cuplikan syarah hadits ini oleh Ibnu Hajar Al-Asqalani serta beberapa faidahnya:


Perkataan:


"mereka (para sahabat) berharap agar boleh diterima sebagai tamu penduduk kampung tersebut" yaitu meminta agar diterima sebagai tamu.


Dalam riwayat Al-A'masy yang dikeluarkan selain imam Tirmidzi disebutkan: "Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam mengutus tiga puluh orang. Lalu kami (rombongan tersebut) singgah di suatu kaum pada malam hari.


Kami meminta agar mereka menerima kami sebagai tamu. Kata Al-Qira maknanya adalah tetamu."


Perkataan: "Disengat binatang berbiasa" yakni kalajengking.


Perkataan: "Mereka telah berusaha menyembuhkan kepala kampung itu dengan segala cara." Yaitu cara-cara pengobatan yang biasa mereka lakukan bila seseorang tersengat kalajengking. Demikianlah penjelasan mayoritaas ulama, yakni mereka telah meminta kepada setiap orang untuk menyembuhkannya.


Perkataan: "Penduduk kampung itupun datang menemui mereka"


AlBazzar menambahkan:


Penduduk kampung itu berkata: "Telah sampai berita kepada kami bahwa sahabat kalian (Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam ) telah datang dengan membawa cahaya dan penyembuhan." Para sahabat menjawab:


"Benar!"


Perkataan: "Apakah kalian memiliki sesuatu untuk menyembuhkannya?" Dalam riwayatnya Abu Dawud menambahkan:


"Penyembuhan yang dapat berguna bagi kepala kampung kami?"

__ADS_1


Perkataan: "Sebagian mereka berkata" Dalam riwayat Abu Dawud berbunyi: "Salah satu anggota rombongan berkata:


"Benar, demi Allah saya bisa membacakan ruqyah kepadanya." Yang berkata demikian adalah Abu Sa'id Al-Khudri perawi hadits ini.


Lafalnya: Aku (Abu Sa'id) berkata: "Benar, aku bisa me ruqyahnya. Namun aku tidak akan melakukannya sehingga kalian memberikan beberapa ekor kambing."


Dalam riwayat Sulaiman bin Qittah berbunyi: "Akupun menemuinya dan meruqyahnya dengan membacakan surat Al-Fatihah."


Perkataan: "Merekapun sepakat" yakni mereka menyetujui.


Perkataan: "Memberikan beberapa ekor kambing" dalam riwayat Al-A'masy disebutkan:


"Kami akan memberi kalian tiga puluh ekor kambing."


Perkataan: "Maka iapun maju dan menyemburkan" At-tafl adalah semburan yang disertai dengan sedikit ludah.


Ibnu Abi Hamzah berkata: semburan disertai ludah itu dilakukan setelah membaca ayat Al-Qur'an agar mendapat keberkahan bacaan Al-Qur'an pada anggota tubuh yang dikenai oleh semburan ludah tadi. Karena ludah yang disemburkan tadi memiliki berkah.


Perkataan: "Iapun membacakan surat Al-Fatihah" dalam riwayat Syu'bah:


"Membacakan Fatihatul Kitab. Dalam riwayat Al-A'masy disebutkan: Surat Al-Fatihah itu dibacakannya sebanyak tujuh kali."


Perkataan: "Seolah-olah ia (kepala kamupung) kembali segar" makna nasyatha adalah bangkit dengan segera.


Perkataan: "dari tali kekang" 'Iqal adalah tali yang diikatkan untuk mengekang binatang ternak.


Perkataan: "Seakan-akan tidak terasa sakit" yaitu seakan-akan tidak berpenyakit. Kadang kala penyakit disebutkan juga al-qalabah (berbolak-balik), karena orang yang sakit akan berguling-guling bolak-balik untuk mengetahui tempat yang sakit.


Sabda nabi: "Tahukah engkau, bahwa Al-Fatihah itu memang merupakan ruqyah."


Ad-Dawudi berkata: "Maknanya adalah "Tahukah kamu?" Dalam riwayat Mu'abbad bin Sirrin disebutkan: "Tahukah ia?" kalimat ini biasa digunakan saat takjub kepada sesuatu dan digunakan juga untuk membesarkan sesuatu perkara.


Makna kedua inilah yang cocok di sini. Dalam riwayatnya Syu'bah menambahkan


"Beliau sama sekali tidak menyebutkan larangan" yaitu Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam Tidak melarang hal itu.


Sulaiman bin Qittah menambahkan dalam riwayatnya setelah sabda beliau:


"Tahukah engkau bahwa Al-Fatihah itu adalah ruqyah" aku berkata: "Lalu meresap lah sesuatu ke dalam lubuk hatiku" yakni ilham.


Sabda nabi: "Pastikan aku mendapatkan bagian bersama kalian"


Yakni berikanlah aku bagian daripadanya. Sepertinya beliau ingin menegaskan kebenaran tindakan mereka.


Hadist ini merupakan dalil bolehnya me ruqyah dengan membacakan Kitabullah, demikian pula dzikir dan doa yang ma'tsur maupun doa-doa lain yang tidak bertentangan doa yang ma'tsur.


Dan hadits itu juga merupakan dalil bolehnya menahan kebaikan kepada seseorang sebagai balasan perbuatannya. Para sahabat menolak melakukan ruqyah sebagai balasan penolakan mereka.


Dalam hadits tersebut juga terdapat dalil bolehnya berijtihad jika tidak didapati nash Al-Qur'an dan As-Sunnah, dan menunjukkan agungnya kedudukan Al-Qur'an di dalam jiwa para Sahabat, khususnya surat Al-Fatihah.


Dalam hadits itu dijelaskan bahwa rezeki yang berada ditangan seseorang dan akan Allah bagikan kepada orang lain tidak dapat ditahan si empunya.


Ketika penduduk kampung itu menolak menerima mereka sebagai tamu -sementara Allah telah menetapkan bagi rombongan sahabat tersebut bagian dari harta penduduk kampung itu-, meskipun mereka menghalanginya namun Allah menjadikan sengatan kalajengking terhadap kepala kampung itu sebagai sebab berpindahnya harta mereka itu kepada para sahabat.


Di dalamnya terdapat hikmah yang sangat tinggi, bahwa balasan akibat penolakan mereka tersebut ditimpakan kepada orang yang paling keras penolakannya di antara mereka, yakni kepala kampung.

__ADS_1


Sebab biasanya penduduk kampung akan bermusyawarah terlebih dahulu dengan pemuka kampung mereka. Oleh karena kepala kampung itu yang sangat keras penolakannya maka ialah yang merasakan balasannya secara khusus sebagai balasan yang adil.


__ADS_2