Jilbabmu Menghangatkanku

Jilbabmu Menghangatkanku
Bab 30 Terimakasih, Aku Ingin Masuk Islam


__ADS_3

Pak ustadz banyak bercerita tentang kisah-kisah Rasul, dan aneh nya Ricardo tidak menentang nya dia mendengarkan pak ustadz dengan serius,


sampai-sampai waktu tak terasa adzan maghrib, pak ustadz minta ijin untuk adzan, dan Ricardo menganggukkan kepala nya,


aku pergi ke tempat wudhu.


Ricardo duduk diam di depan masjid ketika aku selesai berwudhu, aku melihat ke arah dia, Ricardo meneteskan air mata ketika suara adzan berkumandang. Aku ingin bertanya padanya ada masalah apa? tapi aku mengurungkan niat ku dan masuk kedalam masjid untuk menunaikan ibadah shalat maghrib.


Setelah selesai shalat aku membaca al-Qur'an, sambil bertilawah, ya aku pernah mengikuti beberapa lomba Tilawatil Qur'an dan alhamdulillah aku selalu mendapat peringkat pertama.


Seusai baca Qur'an, ku kira Ricardo pulang duluan karena bosan menunggu ku, tapi dia masih diam di tempat yang sama, dan entah kenapa pipi nya basah karena air mata yang terus menetes.


aku mendekat ke tempat nya.


"Kenapa ?" tanya ku


"Tidak... hanya saja aku merasa terketuk hatiku, saat mendengar kisah-kisah Rasul yang di ceritakan sama pak ustadz tadi, dan ketika pak ustadz mengumandangkan adzan tiba-tiba saja air mata ku tak bisa berhenti menetes, tidak berhenti sampai situ, sampai aku mendengar kamu mengalunkan kitab mu dengan merdu, dan aku merasa islam begitu indah, apa yang harus kulakukan agar aku bisa masuk agama mu?" tanya Ricardo


seketika aku kaget, apa benar yang ku dengar, apa benar dia terketuk hati nya? apa aku sedang bermimpi? rasa tidak percaya menghantui ku.


"aku tidak begitu tahu bagaimana proses nya, kalau memang kamu serius mau masuk islam, aku akan membawa mu ke pak ustadz yang tadi bertemu Dengan mu,"


"Baiklah" jawab Ricardo dengan muka yang serius.


aku melihat pak ustadz yang baru keluar dari masjid,


kami mendekatinya.


"pak ustadz Rahman " kataku


"iya Gisele ada apa?" kata pak ustadz,


"maaf mengganggu bapak terus, boleh saya minta waktu nya sebentar?"


"boleh mari ikut saya" kata pak ustadz


Kami pun duduk di taman di depan masjid.


"begini pak ustadz, saya ingin tau bagaimana cara nya seorang kristiani ingin masuk islam?"


pak ustadz tersenyum dan menjawab


"syarat menjadi mualaf yang harus dipenuhi menurut ajaran islam, antara lain: yang pertama adalah Sudah Melakukan Khitan. Khitan merupakan kewajiban karena termasuk kedalam fitrah yang harus dijaga.


Dalam tradisi islam, khitan hukumnya wajib untuk laki-laki, sedangkan perempuan makruh. Kewajiban khitan ini tertuang dalam sabda Rasulullah SAW,


“ Fitrah itu ada lima perkara : khitan, mencukur bulu ********, menggunting kuku, mencabut bulu ketiak, dan mencukur kumis “ (H.R Muslim 257).


Yang Kedua adalah Membaca Dua Kalimat Syahadat


Membaca dua kalimat syahadat merupakan kunci utama dari seseorang yang ingin menjadi mualaf. Berikut kalimat syahadat yang dibacakan ketika seorang memeluk islam, yaitu:

__ADS_1


“Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah. Dan (aku bersaksi) bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.”


Yang ketiga adalah Melakukan Mandi besar


Mandi besar menjadi hal yang harus dilakukan oleh seorang yang sudah memeluk islam. Jika sudah mengucapkan kalimat syadahat, segeralah mandi besar. Sebagaimana hadits,


"Aku mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk memeluk islam. Kemudian beliau menyuruhku untuk mandi dengan air dan daun bidara. (HR. Abu Daud 355 – shahih)"


Yang Keempat adalah Mememahami Rukun Islam


Bagi yang sudah menjadi seorang mualaf, tentunya memiliki kewajiban untuk melaksanakan setiap hal yang ada pada rukun Islam. Rukun Islam terdiri dari:


Membaca dua kalimat syahadat


Melaksanakan shalat


Melaksanakan puasa


Membayar zakat


Berangkat haji


Cara Menjadi Mualaf dengan Proses di Masjid


Bagi yang ingin menjadi mualaf, kamu bisa melaksanakannya di masjid-masjid besar di lingkungan rumah. Dengan cara masuk Islam di masjid, kamu akan mendapatkan seorang pembimbing dan sertifikat mualaf yang nantinya berguna untuk mengubah data administrasi negara.


Ada syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi mualaf di masjid, pada umumnya syarat tersebut berupa:


Pas foto 3x4 (3 lembar) dan 4x6 (3 lembar)


Fotokopi KTP atau Paspor (asli dibawa)


Materai terbaru (2 lembar)


Surat pernyataan menjadi mualaf tidak adanya paksaan


Membawa 2 orang saksi


Cara Ganti Status Agama untuk Mualaf secara Administrasi Negara


Sudah sah menjadi mualaf di mata agama, saatnya segera ubah status agama di KTP, KK guna diakui oleh administrasi negara. Pengubahan data ini bisa kamu lakukan di Kecamatan setempat. Berikut cara yang bisa dilakukan.


Surat Keterangan dari RT dan RW


KTP dan KK asli


Surat Keterangan Menjadi Mualaf


Sertifikat Mualaf


Keistimewaan Menjadi Seorang Mualaf

__ADS_1


Seorang yang menjadi mualaf tentunya akan mendapat keistimewaan dimata Allah SWT. Berikut keistimewaan menjadi mualaf berdasarkan hukum islam bagi seorang mualaf, antara lain:


Dihapus Keburukan dan Mendapat Kebaikan


“Jika seorang hamba memeluk Islam, lalu Islamnya baik, Allah menulis semua kebaikan yang pernah dia lakukan, dan dihapus darinya semua keburukan yang pernah dia lakukan. Kemudian setelah itu ada qishash (balasan yang adil), yaitu satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipat sampai 700 kali lipat. Adapun satu keburukan dibalas dengan sama, kecuali Allah ‘Azza wa Jalla mengampuninya” (H.R. Nasai, no. 4998, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani di dalam Silsilah Ash-Shahihah, no. 247).


Rezeki yang Cukup dari Allah SWT


“Sungguh telah beruntung orang yang memeluk Islam dan dia diberi rezeki yang cukup, dan Allah menjadikannya qana’ah (ridha; menerima) dengan apa yang Dia berikan kepadanya.” (HR. Muslim, Tirmidzi, Ahmad, dan Ibnu Majah)


Setelah selesai pak ustadz menjelaskan kami pamit pulang dan Ricardo mengantarku ke apartemen.


"Gisele, kamu punya waktu besok?"


"ada emang mau ngapain?"


"antar aku ke rumah sakit ada sedikit urusan"


"oke" jawabku.


" sampai ketemu besok, aku kabarin lagi, dan terimakasih karena kamu telah mengajakku ke tempat yang istimewa, dan bertemu dengan orang yang luar biasa" Ricardo tersenyum dengan sangat manis, hampir saja aku meleleh di tempat karena senyuman nya.


"iya sama-sama" jawab ku.


" oke aku pulang ya" kata Ricardo


"iya hati-hati" jawab ku...


selang lima langkah dia berbalik dan bilang


"aku pulang"


"iya" jawab ku. Seolah-olah dia masih ingin bersama ku, tapi dia bingung harus berkata apa.


Ricardo pun pergi....


aku masuk kedalam apartemen ku dengan sedikit senyum-senyum sendiri.


Rahma melihat ku dengan heran.


"Apa yang terjadi?" tanya Rahma.


Rahma datang ke arah ku.


"Tidak ada yang terjadi karena semua belum pasti, tapi aku merasa senang"


"wush.... jangan ketawa-ketawa sendiri Loch nanti di kira orang gila!"


"iya mungkin sekarang aku emang benar-benar gila."


aku cengengesan gak karuan

__ADS_1


__ADS_2