
“Sampaikapan tingkahmu akan seperti ini Mario?”,”dulu saja kau sangat menginginkan ku, kenapa kau berubah!!!”, bentak atha.
“sudahlah aku lelah!, berhentilah bertingkah seperti anak kecil yang menuntut harus dimanjakan!”. sikap Mario berubah menjadi sangat cuek.
Rumah yang awalnya dikira atha akan menjadi tempat nyaman untuk dia pulang sudah tidak terasa lagi, awalnya yang romantis berubah menjadi sangat kaku.
Mario yang awalnya sangat menginginkan atha sampai harus menceraikan devi, terlihat sudah tidak ingin dirinya lagi. Entah mengapa perlahan sepertinya cinta Mario pada Atha berkurang, hal-hal indah yang menjadi kegiatan wajib mereka tiap minggu, bulan, bahkan sudah tidak lagi terlaksana.
biasanya dimalam hari sebelum Mario kembali bekerja dia akan mengelus-elus kepala Atha dan bermanjamanja kepada kekasihnya itu.
Beberapa bulan ini atha terus ditinggal sendiri oleh Mario, entah karna harus lembur ataupun pegi ke Negara tetangga untuk mengurus bisnisnya. ataukah itu hanya sebagai alasan agar Mario bisa perlahan menghindae dari Atha.
“huh Mario sudah tidak pernah menyentuhkuuu”,”apakah sekarang dia sudah tidak tertarik lagi kepada wanita?”,”bahkan bertingkah nakal dihadapannya pun tidak membuat dia tergoda”.
“aku bisa gila kalau harus seperti ini terus menerus”.
“malam ini harusku buat Mario menginginkanku kembali”,”aku tidak rela kalau samapai dia main gila diluar sana”.
Pemikiran gila muncul di benak atha, jika biasanya dia sangat muda menggoda Mario sudah tidak mempan lagi.
__ADS_1
Atha memberikan obat perangsan pada minuman keras yang sering dikonsumsi Mario saat dia bekerja di ruang kerjanya.
“kita lihat apakah malam ini kamu bisa menolakku Mario?”.
Berlalu ke malam hari.....
Seperti biasa Mario akan sibuk diruang kerjanya .
“kenapa sekarang seperti ini? Dulu bersama devi aku baikbaik saja, semua pekerjaanku sangat lancer begitu juga dengan perusahaan”.
“aaaaarghhhhhh atha hanya mampu menghabiskan uangku saja! B****sek kenapa harus seperti ini”.
Entah bagaimana bisa Mario sudah berada didalam kamar bersama dengan atha.
Dengan girang atha menyambut kekasihnya itu, dia tau bahwa Mario saat ini sangat membutuhkan pertolongannya.
Berjam-jam berlalu mereka berdua memadu kasih dengan begitu hebatnya.
Pada akhirnya hal yang diinginkan atha tercapai juga, dia benarbenar sangat tersiksa dan sangat menginginkan Mario.
__ADS_1
Beberapa saat bermain dengan atha yang sudah pingsan Mario mendapatkan pelepansannya. Dia membaringkan diri di samping tubuh atha yang sudah terlelap duluan.
“aku memang seperti ini dengan atha, tapi kenapa aku masih saja membayangkan devi”
Mario mengacak-ngacak rambutnya, dan kemudian berpakaian kembali ke ruang kerjanya tanpa memperdulikan atha yang sudah tidak berdaya.
#PAGINYA
Benar saja besok paginya atha tidak bisa berjalan, kakinya gemetar dan daerah sensitifnya terasa sangat nyilu. Dia membanyangkan terjadi tadi malam dia sangat senang, meskipun tubuhnya dipagi hari tidak bisa berjalan, dia tetap menerima semua itu.
“Mario”
“Mario”
Atha berusaha bangun untuk menemukan dimana kekasihnya itu, kenapa masih kekasih ? iya karena sampai sekarang Mario tidak menjadikan dia Nyonya dirumah ituu.
Awalnya mereka berencana setelah Mario bercerai dengan devi, mereka akan langsung menikah.
Tapi buktinya hal itu tidak terjadi sampai sekarang Atha hanya menjadi tempat pemuas Mario karena telah bercerai dengan devi.
__ADS_1