Jodoh Sang Dosen Muda

Jodoh Sang Dosen Muda
Part 4


__ADS_3

Malam panjang dikediaman Mario.


Memang sangat tidak tau diri seorang atha, belum terhitung 1 hari semejak perceraian itu terjadi tapi dia sudah memindahkan semua barangnya ke rumah Mario.


Rumah besar dan luas yang memiliki 5 kamar, taman, lapangan golf, kolam renang, dan juga parkiran untuk 10 mobil.


Sudah bisa kalian bayangkan kan guys betapa besar rumah Mario itu.


Kenapa devi tidak tinggal bersama dirumah itu ?, iya karena rumah itu baru dibeli Mario pada saat dia sudah menjadi sukses, menjadi CEO dengan banyak harta yang melimpah.


Devi lebih memilih tinggal di rumah kecil yang dia beli bersama Mario sembari membangun karir mereka masing-masing, yah bisa dikatakan rumah itu adalah rumah penuh kehangatan dan cinta yang sudah terjalin selama 10 tahun.


“sayang aku sangat bahagia hari ini, karena kamu bisa membuktikan bahwa kamu mencintaiku Mario”


“Jadi malam ini mari benar-benar kita berpesta”, ucap atha.


“sudah ku bilang, aku akan membuktikan cintaku padamu atha, jadi malam ini kamu juga harus membuktikan cintamu padaku”, tatapan tajam ke arah tubuh atha seperti Mario akan menerkam atha saat itu juga.

__ADS_1


…..


“pakailah ini”, dilempar sebuah daster tipis kepada atha, kau harus memakai ini malam ini.


“aku ikut maumu tuan Mario” jawab atha dengan rayuan.


“aku mau mandi, apakah kamu mau ikut ?” pertanyaan godaan yang dilemparkan atha kepada Mario.


“ahh, apakah kamu mau aku menerkam mu sekarang atha ?, kamu mandi duluan saja aku sedang mengumpulkan kekuatan untuk malam panjang ini”


Mario yang terduduk sambil memegang segelas anggur hanya melihat daster yang berada ditempat tidur itu, karena memang dari dulu kegemaran Mario adalah ketika Devi memakai daster tipis dan menjepit rambutnya tinggi ke atas.


Tiba-tiba dia tersadar dari lamunannya oleh suara atha yang memanggil manja “Sayang aku sudah siap”


Tidak butuh waktu lama untuk Mario, tiba-tiba Mario merasakan panas yang mengalir dari dalam darahnya seakan-akan saat itu juga harus menerkam atha dengan kasar.


“aku ingin di sofa saja” jawab Mario

__ADS_1


“dimana pun asal itu bersamamu aku mau sayang” jawab atha manja yang semakin memancing terkaman Mario.


Malam itu terlewati dengan sangat panas, hanya terdengan suara 2 kulit manusia yang saling bertemu dengan kasarnya, dan sekali-kali suara jeritan wanita yang menangis.


Namun di tengah permainan panas itu Mario memanggil nama Devi, panggilan itu kemudian memecahkan konstrasi atha yang sedang berada diatas Mario dengan daster yang sudah setengah sobek akibat ulah Mario.


“Kenapa Devi Mario ?, apakah kau sakit jiwa? Aku adalah atha bukan devi”. Jawab atha yang menghentingkan permainan ituu.


Sadar akan hal itu, Mario tanpa kata membalikkan tubuhnya diatas atha dan melanjutkan permainannya.


Meskipun sakit hati tapi atha tidak bisa berbuat apa-apa, karena cengkraman Mario begitu kuat sehingga di tidak bisa bergerak.


Setelah beberpa kali mengelurkan kenikmatan mereka masing-masing, akhirnya atha terbujur lemas dan daster yang benar-benar sudah sobek dari badannya.


Meskipun bukan pertama kali mereka seperti ini, namun atha merasa sangat senang. Yahhh!! Karena untuk saat ini mereka tidak perlu lagi sembunyi atapun bermain di apartmen milik atha.


Mario yang sudah terlelap kemudian diselimuti oleh atha.

__ADS_1


“kamu tampan sekali sayang kalau seperti ini” ucap atha lembut sambil mencium kening Mario yang sudah terlebih dahulu terlelap diatas tempat tidur.


Malam panjang itu terlewati begitu saja oleh 2 orang yang sedang mabuk akan cinta terlarang yang mereka lakukan.


__ADS_2