
hari ini adalah hari minggu,hari dimana ara bermalas malas untuk bangun pagi.apalagi jika sudah begadang pas malamnya.jangan ditanya lagi,pasti bangun nya siang.
drutt...drut...drutt... bunyi dering yang berasal dari ponsel ara.dengan malas dan dengan mata yang masih terpejam,ara mengulurkan tangannya meraih ponsel nya yang berada di atas meja.ara membuka matanya, untuk melihat siapa yang menelepon nya,dan mengganggu tidur nya.dan ternyata orang yang menelepon adalah sely.
' hallo kak, dimana? udah siap siap belum?'tanya sely.
' dikos sel,siap siap mau kemana emang?kakak baru bangun ini.'jawab ara yang masih setengah sadar.
' ihh kak ara gimana sih,kan semalam udah janji mau pergi ke pantai jalan jalan.'ucap sely dengan nada cemberut.
' iya sel,iya...tapi kan ini masih pagi loh?kan janji nya jam 11.00 an.'jawab ara yang masih belum sadar jika jam sudah menunjukkan pukul 10.15.
' pagi dari mana nya kak,liat jam dong!!ni udah jam 10 lewat, udah siang kak.'ucap sely yang membuat ara mengucek ngucek matanya,dan melihat jam di dinding kos nya.
' astaga!!! udah jam 10 lewat ternyata.aku pikir masih jam 7 pagi.akh ini pasti gara gara begadang semalam.'ucqp ara.
' hmm...yauda deh,kakak siap siap sana.buruan ya, pas kami kesana ntar,kita langsung berangkat ke pantai nya.' ucap sely.
' iya iya...yauda kakak mau mandi dulu, sampai nanti ya.'ucap ara.mematikan sambungan telepon nya dengan sely.
sementara ditempat lain, seseorang juga sedang siap siap untuk berangkat ke pantai.
' kira kira dia dan teman teman udah disana gak ya?'ucap radit yang kini telah rapi,dan berpakaian santai.
radit pun menuruni anak tangga, berpamitan terlebih dahulu kepada kedua orang tua nya.
' pah,mah.radit keluar dulu ya?'pamit radit menyalim tangan rinto dan amora.
' mau kemana nak, tumben sekali kamu keluar rumah?biasa juga gak pernah,kalo gak ada kepentingan.'ucap mama amora.
' radit mau ke pantai mah,mau jalan jalan.'jawab radit dengan jujur.
' pantai??? sejak kapan kamu suka ke pantai??tanya papa rinto, lalu mengalihkan pandangan ke pada istri nya.sementara amora mulai mengerti dengan perubahan sikap anaknya itu.
' sudah lah pah, biarkan saja.nama juga anak muda, mungkin radit mau buang suntuk.'ucap amora.
' yasudah radit jalan dulu ya mah,pah.'ucap radit bergegas masuk kedalam mobilnya dan meluncur ke pantai.sementara rinto masih bingung dengan sikap radit akhir akhir ini.
' pah...mama rasa,anak kita sedang jatuh cinta dengan seseorang.' ucap amora.
__ADS_1
' mama tau dari mana??'tanya Rinto.
' ya nama juga seorang ibu pah,mama mengandung anak itu selama 9 bulan.dan mama merawat nya dari kecil hingga sebesar ini, tentu saja mama tau apa yang dirasakan oleh anak mama sendiri.'jelas amora
' masa sih mah.'ucap rinto kurang yakin.
' yasudah kalo papa gak percaya.lihat saja tidak sampai sebtahun lagi,radit pasti akan meminta izin untuk menikah kepada kita.'ucap amora.
' mama ngawur ya? mana mungkin itu terjadi.'jawab rinto yang tidak percaya sama sekali dengan perkataan istri nya.
' baik lah kita liat siapa nanti.jiika omongan mama benar terjadi,papa harus turuti semua keinginan mama.gimana?
' jadi ceritanya taruhan ni?'tanya rinto.
' ya anggap aja begitu.'ucap amora dengan nada judes.yang membuat rinto terkekeh.
' oke deal ya.'ucap rinto,lalu mereka bersalaman tangan sebagai tanda kesepakatan.
tepat pukul 11 pas, ara,sely dan merry pun langsung berangkat menuju pantai dengan masing-masing sepeda motor.dan memakan waktu yang lama, mereka pun tiba di pantai dan memarkirkan motor masing-masing di parkiran khusus motor.
' wahhh indah banget.'ucap merry membinar.
' banyak bule,tu liat.'sambung sely.mengedarkan padangan nya kerah tepi pantai, dan memang banyak cowok bule yang hanya memakai celana pendek ketat,dan bertelanjang dada.
' ini mah jalan jalan sekalian cuci mata.'ucap merry yang membuat ara memutar bola matanya dengan malas.
mereka melangkah menuju tepi pantai, dan menikmati angin sepoi-sepoi yang menghembus di udara.
' astaga mata ku ternodai.'ucap ara tak sengaja melihat sesuatu yang menonjol, saat cowok bule bule tersebut lewat tepat hadapan mereka.
' be-besar sekali.'ucap sely melongo dan sama halnya dengan Merry.
hal seperti ini lah yang tidak disukai oleh ara jika sedang kepantai, pasti ada aja hal yang membuat matanya ternodai.
sementara dari kejauhanan ada seseorang yang memerintahkan ketika wanita itu, terutama kepada ara.
' kenapa dia memakai baju kurung bahan seperti itu sih,liat semua mata jadi tertuju padanya.'ucap seseorang mengerutuk.dan seseorang itu berjalan mendekati ketiga gadis itu.
' pak Raditya,bapak ngapain kesini.' ucap ara dengan santai.sementara merry ya sedang membelakangi ara, langsung berbalik mendengar menyebut nama Raditya.
__ADS_1
' pa-pak Raditya Christiano.'ucap sely.
sementara orang yang disebut namanya bersikap cuek dan arogan.karna tak dihiraukan,sely dan merry memilih menjauh sedikit dari posisi ara dan Radit saat ini.
' bapak ngapain disini.'ucap ara dengan menaikkan sebelah alisnya.
' ini tempat umum, siapa pun bebas datang kemarin.'jawab Radit dengan raut wajah menyebalkan.
' yasudah kalau begitu,bapak sana gak usah ganggu suasana hati saya.lagi pula ni ya,ini bukan jam kerja.jadi anggap aja kita gak kenal.'ucap ara dengan judes.
' siapa yang ingin menganggu mu?gak penting banget.'tanya ucap radit dengan nada mengejek.
radit pun bergegas melepas jaket,dan memakai kan nya di tubuh mungil ara.
' pakai ini,kau tak melihat tatapan para jantan seperti ini menerkam mu? jadi cewek harus bisa jaga diri,biar gak keliatan murahan.'bisik radit lalu bergegas pergi meninggalkan ara dan teman teman nya.
' ihhh dasar manusia aneh, manusia menyebalkan.'teriak ara yang masih terdengar oleh radit.
sementara radit yang mendengar itu tersenyum tipis.
' kak ara,pak Radit bisikin apa ke kakak?dia gak ngomong macam macam kan?'tanya sely.
' gak kok sel.emang baju kak terbuka banget ya?'tanya ara.
' gak juga sih kak, cuman karna memang body kakak bagus makanya kelihatan seksi.'ucap sely dengar jujur.
' iya kak benar kata sely, meski pun kakak gak pakai baju terbuka tetap aja terlihat seksi.'sambung merry.
' itu jaket siapa kak? perasaan tadi kakak gak bawa jaket deh.'ucap sely.
' ada kok,tadi kakak letak di jok motor.'jawab ara berbohong.karena jika dirinya jujur kalau itu jaket Radit,pasti sely dan merry berpikir yang tidak tidak.
' jaket kakak kok kayak jaket pak Radit tadi ya?'ucap merry dengan raut wajah polos.
' gak kok beda kamu salah liat kali.'elak ara.
' iya kali.'jawab merry tanpa curiga.
ara pun bernafas lega, karena sely dan merry tidak curiga dengan jaket yang iya kenangakan.dan mereka pun kembali menikmati jalan jalan ditepi pantai bersama sama sambil berselfie.
__ADS_1