
pada pukul 05.30 di pagi hari,ara sudah berada di dapur untuk memasak sarapan untuk keluarga nya.ara sengaja bangun lebih awal,karna pada jam 08.00 bus menuju kota sudah berangkat.
setelah selesai menyiapkan sarapan,ara pun bergegas mandi.lalu bergabung sarapan bersama keluarga nya.
' kak ara jadi berangkat hari ini.?'tanya vika si anak bungsu perempuan anak ke7
' jadi dek, kakak berangkat 1 jam lagi.'jawab ara.vika yang tadi ceria seketika menjadi murung.
' hmm kenapa cepat sekali kakak kembali ke kota,aku masih kangen sama kakak.baru juga 1 Minggu disini,udah pergi lagi.'ucap vika dengan raut wajah sedih.
ara yang mengetahui kesedihan adiknya itu pun, menghentikan makannya.
' mau gimana lagi dek, kakak kan harus kerja.lagi pula 1 minggu kakak disini,udah termaksud lama dek.'jawab ara dengan seulas senyuman.
' baiklah kalau memang begitu.padahal aku masih kangen dan masih ingin kakak disini.'ucap vika tersenyum getir.
' kalau kangen,kan nanti bisa telponan atau videocall,bisa chattingan juga.'jawab ara dengan nada lembut.
' hmmmm iya deh,oh iya orang kak citra gak balik ke kota hari ini kan?' tanya vika.
' kami berangkat bareng dek,gak liat tadi kakak berkemas.bg rian udah mulai kerja besok dek,jadi gak bisa lama lama disni.'jawab citra anak ke6
' lah kok paling pergi semua hari ini, orang kakak ipar pun dua duanya pergi juga hari ini. rumah yang dalam 1 minggu ini rame.tiba tiba jadi sepilah seketika.'ucap vika dengan mata berkaca-kaca.
__ADS_1
vika adalah adik kesayangan bagi semua kakaknya, terutama ara. 6 bulan yang lalu,vika sakit parah.bisa dibilang hampir tidak terselamatkan, sudah berobat kemana mana dan bolak balik masuk rumah sakit tetapi tidak juga sembuh.semakin hari, penyakit vika semakin bertambah, tidak mau makan,mulai tidak bisa bergerak seperti orang lumpuh, sampai ketahap tidak bisa bicara dan bibir nya miring ke samping, seperti orang struk.
hal itu membuat semua keluarga nya terpukul,dan merasa putus asa.namun ntah dari mana awal mulanya, keluarga ara mencoba pengobatan yang bisa di bilang dengan sebutan BERBOBOT KAMPUNG.
dan suatu kebetulan,suami citra memiliki kerabat yang sudah biasa melakukan pengobatan .awalnya semua keluarga ara ragu, ditambah orang tersebut berbeda keyakinan dengan keluarga ara.
namun demi mencoba yang terbaik untuk sang adik,ara menyakinkan keluarga, terutama papa nya ara.yang sangat sensi dengan agama lain.termaksud agama Islam yang sekarang di anut oleh anak ke6 nya, karena mengikuti keyakinan suaminya.
Antara percaya dan tidak percaya. ternyata pengobatan yang dilakukan oleh habib, itu perlahan lahan menyembuhkan sang adik.sang adik sudah bisa menggerakkan seluruh tubuh nya, mulai makan sedikit demi sedikit dan juga sudah mulai berbicara lagi.hal itu adalah suatu mukjizat.
singkat cerita ternyata habib itu mengatakan jika penyakit yang dialami oleh vika, adalah penyakit buatan manusia.yang tak lain nya orang pernah dekat dengan keluarga ara, namun beberapa bulan sebelum vika sakit pernah selisih paham dengan Handoko.
dan semenjak sembuh dari penyakit itu,vika menjadi sosok gadis yang semakin manja dari sebelumnya.dan menjadi kesayangan bagi keluarga ara.termaksud Handoko dan ara.
' kamu tidak boleh, seperti itu nak.orang kakak mu kan harus bekerja, nanti kalau sudah panen hasil kebun kita main ke kota ke tempat kakak mu.maka dari itu bersabar lah.'bujuk sang mama menenangkan putri bungsu nya nya itu.
' ya sudah cepat kalian habiskan sarapan nya.vika sudahi bicara nya.cepat habiskan sarapan mu,apa kamu tidak mau ikut mengantar kakak kakak mu keterminal.'sahut erna.
' iya mah.' jawab vika singkat.
setelah itu tak ada lagi obrolan diantara mereka, semua nya sibuk melahap sarapan nya masing-masing.namun dengan tidak sengaja,ara melirik ke arah papa nya, yang bersikap cuek seperti tak memperdulikan apapun.
setelah selesai sarapan, mereka bergegas menuju terminal,tak lupa mereka berpamitan pada saudara dan keluarga lain nya.teruma pada Handoko
__ADS_1
'pah kami berangkat.'ucap ara menyalim dan mencium tangan Handoko.
' hmmm.'handoko hanya berdehem menanggapi ucapan ara dan mengulurkan tangan nya dengan raut wajah cuek
waktu sudah menunjukkan pukul 07.45 kini ara,citra,rian, juga sikecil putri dari citra dan rian sudah berada di terminal,di temani oleh vika,mama erna dan andi yaitu anak bungsu laki laki no 8.sementara saudara,dan ipar ara yang lain berangkat jam 11.00 siang nanti.
' mah,kami berangkat ya.'ucap mereka berpamitan pada mama erna secara bergantian.
' iya nak,kalian hati hati dijalan ya.jangan lupa kabari kalo sudah sampai kota.jaga dan terus perhatikan cucu mama selama dia perjalanan, jangan sampai kalian lalai.' jawab mama erna sambil mencium baby cifa.ketiga orang pun mengangguk mendengar perkataan mamanya.
' mama jaga kesehatan ya,mama jangan terlalu capek.nanti mama sakit lagi,mama tidak usah terlalu sering ke ladang ya.' ucap ara
' dek,baik baik disini ya,jaga mama dan papa.kalau ada apa apa cepat kabar kan pada kami.tenang aja uang jajan mu nanti akan kakak tambahin perbulan nya.'sambung ara dengan kata kata yang sontak membuat adik perempuan nya itu tersenyum bahagia.
kalo sudah menyangkut uang, raut wajah vika yang tadi murung berubah dalam sekejap.kita raut wajah nya membinar mendengar perkataan kakak nya.
' oke kakakku,siap!!!' jawab vika tersenyum sumring.
melihat tingkah laku adik nya,ara pun geleng geleng kepala.pasal nya adik nya itu langsung berubah seketika seperti orang yang menang undian, berbeda saat berangkat dari rumah tadi.wajah kusut di,raut wajah seperti kehabisan daya tega.
bus pun berangkat menuju kota, meninggalkan kampung halaman ara.ada rasa sedih dan rasa tak rela dalam hati ara berpisah lagi dengan keluarga nya, termaksud dengan mama dan adik perempuan nya.
ya tapi mau gimana lagi,ara pun tak betah jika harus tinggal di kampung.
__ADS_1
' dahh' ucap ara dengan seulas senyuman melambaikan tangan pada mama dan adik adik nya.begitu juga dengan citra dan rian, yang ikut melambaikan tangan sebagai tanda perpisahan pada mama dan adik adik mereka.
selama diperjalanan,ara menghabiskan waktu nya bermain game mobile legends.sesekali bergantian dengan citra dan rian menjaga/menggendong baby cifa yang terkadang suka rewell tiba tiba.