
hari ini radit memutuskan untuk tidak bekerja,sebab ingin menemui ara ke apartemen nya.sebelum ke apartemen,radit membeli sarapan terlebih dahulu.iya sengaja tidak sarapan dari rumah,agar bisa sarapan bersama ara.setalah membeli berbagai macam makanan dan cemilan, langsung saja iya meluncur apartemen nya.
setelah sampai di apartemen miliknya,iya langsung membuka pintu apartemen tersebut menggunakan kunci cadangan yang iya bawa tadi.
setelah pintu terbuka, radit pun masuk.kemudian melangkah menuju kamar apartemen miliknya, dan mendapati ara yang masih tertidur pulas.radit meletakkan tangan di kening ara, untuk memeriksa suhu badan nya.
' sudah tidak panas.'ucap nya,sambil mengelus ngelus pucuk kepala nya ara.
' cantik sekali.'ucap radit tersenyum memandangi ara yang masih tertidur.karena merasa kan sesuatu diatas kepala nya,ara pun terbangun.dan dengan mata samar samar melihat radit yang duduk disampingnya tempat tidur.berkali kali ara mengucek ngucek matanya, untuk memastikan penglihatan nya.
' radit!!sejak kapan kamu disini?dan bagaimana caranya kamu bisa masuk, sementara saya tidak pernah membukakan pintu untukmu.'tanya ara menarik selimut hingga yang lihat hanya kepalanya.hal itu tentu saja membuka radit terkekeh.
' kenapa ketawa'ucap ara.
' emang ada larangan nya ya?'tanya radit mendekatkan wajahnya pada ara,sontak saja membuat ara gugup dengan jantung nya yang berdetak lebih cepat.
' ra-radit tolong menjauh dari wajah saya.'ucap ara yang membuat radit semakin mendekat kan wajah pada ara.
cup...
lagi lagi bibir mereka bersentuhan.radit memangut bibir ara dengan liar,dan kali ini ara tak menolak.melihat tak ada penolakan dari ara, radit pun memperdalam ciuman menelusuri rongga mulut ara dengan lidahnya.cukup lama kedua nya saling berpangutan,hingga terdengar bunyi ponsel radit yang,membuat kedua orang itu melepas pangutan nya dengan nafas tersengal sengal.
hosh..
hosh..
hosh...
radit pun merogoh saku celananya untuk mengambil ponsel nya,dan melihat ternyata mama nya yang menelepon.
' hallo mah 'ucap Radit.
__ADS_1
' hallo nak,kamu udah berangkat kerja ya?kenapa gak sarapan dulu.'tanya sang mama di sebrang sana.
' radit gak kerja hari ini mah, dan sekarang lagi di apartemen.'jawab radit.
' owh begitu.mama pikir kami kerja nak.'ucap Amora.
' ya sudah kalau gitu,mama matiin dulu ya.jangan lupa sarapan.'ucap amora.
' iya mah.'jawab radit.
setelah sang mematikan sambungan telepon,kedua pun kembali canggung setelah apa yang mereka lakukan tadi.radit pun bergegas keluar dari kamar, berniat mengambil makan dan cemilan yang iya beli tadi sebelum ke apartemen.
' ayo sarapan.'ajak radit mencair suasana.
radit pun duduk di sofa yang ada dikamar tersebut,dan meletakkan semua makanan nya di atas meja.karena sudah merasa lapar,ara pun melangkah menuju sofa yang di duduki radit dan duduk disampingnya.
' buka mulut mu.'ucap radit yang ingin menyuapi ara.
' saya tidak suka dibantah.'ucap radit yang membuat ara menurut dan membuka mulut nya, dengan raut wajah kesal.
' dasar pemaksa.'gerutu ara, sambil menguyah makanan nya.sementara radit tersenyum memandangi ara yang terlihat kesal.setelah beberapa menit, mereka pun selesai sarapan.
' bagaimana kondisi mu?masih ada yang sakit?'tanya radit.
' sudah tidak ada,saya sudah sehat.'jawab ara.
' syukurlah kalau begitu.'ucap radit.
'Mm dit,kapan saya pulang?saya kan harus bekerja.'tanya ara.
' nanti setelah kau sembuh.'jawab radit.
__ADS_1
' tapi kan saya sudah sembuh radit,saya sudah sehat kok.'jawab ara yang membuat radit mendekati.
' kau memang sudah sembuh,tapi ini ini dan ini belum.'ucap radit menujuk tanda merah yang sangat terlihat jelas di leher ara.
' ini semua kan karna perbuatan mu.'ucap ara berdecak kesal.semantara radit tersenyum jahil mendengar perkataan ara.
' tapi kamu juga menikmati nya,mau tambah lagi tidak?'tanya radit dengan jail.
' apaan sih,kok kamu jadi mesum gini ya? pasti kamu sudah banyak melakukan hal hal seperti ini pada wanita lain selain saya. iya kan??ucap ara.
' asal kamu tau ya,kamu itu sudah mencuri first kiss saya.yang sudah saya jaga dari dulu,yang niat nya akan saya berikan pada suami saya kelak.'sambung ara dengan raut wajah kesal.
' jangan sembarang ngomong ya,saya tidak pernah berciuman dengan wanita mana pun selain kamu.dan ingat saya tidak pernah mencuri first kiss mu,kau sendiri kan yang duluan mencium bibir saya waktu itu.'jelas radit tak mau kalah.
' waktu itu saya terjatuh, bukan berniat ingin mencium mu.jangan sembarangan ngomong deh.'jawab ara dengan jengkel.lagi lagi mereka berdebat karena hal kecil.
karena kesal ara meleparkan batal ke arah radit dan berhasil mengenai kepala nya.tentu saja radit tak terima,dan berjalan mendekati ara.melihat radit yang menghampiri nya,ara pun belari keluar dari kamar dan bersembunyi di balik gorden jendela yang ada di ruang tv.
radit mencari cari keberadaan ara,dan tak sengaja melihat gorden yang bergerak gerak.radit pun mendekati gorden tersebut dengan langkah pelan dan...
darr....ucap radit mengejutkan ara, yang berada dibalik gorden.
' kena kau... kemari kau,kau harus diberi pelajaran.'ucap radit menarik ara agar keluar dari balik gorden tersebut.ara pun mendorong tubuh radit dari balik gorden tersebut.
namun karna radit memegang kedua tangannya,iya pun ikut terjatuh bersama radit.dengan posisi iya berada di atas tubuh radit.dan lagi lagi dengan bibir mereka yang kembali bersentuhan, radit yang tak mampu mengendalikan dirinya langsung ******* bibir ara,ara pun tak bisa bangkit atau berontak karena radit sudah mengunci pergerakan nya.
setelah 5 menit,radit pun menghentikan ciuman nya.sebab iya takut akan melakukan hal yang lebih jauh dari itu.ara pun langsung bangkit berdiri setelah radit tak mengunci pergerakan nya lagi.iya langsung kembali masuk kemar apartemen radit dan mengunci pintu nya.
'' astaga rasa aku sudah gila,bisa bisa aku slalu menikmati saat radit mencium bibirku.ayolah ara sadar, jangan sampai kamu jatuh hati padanya.ingat kalian itu bagaikan lagi dan bumi, jangan cari penyakit lagi dan lagi dia itu 2tahun lebih muda dari mu.sangat tak cocok dengan mu.''batin ara menyadarkan dirinya,agar tak jatuh hati pada radit.
sementara batin radit pun berkata.
__ADS_1
" kendalikan diri mu dit, jangan sampai kau melakukan hal yang lebih jauh yang akan membuat, dia benci padamu setelah itu."batin radit.