
1 bulan pun telah berlalu,dan selama 1 bulan itu juga hubungan ara dan radit semakin dekat.bagaimana tidak dekat, hampir tiap hari mereka trus bersama.seperti jalan jalan bareng di hari libur, gym bareng sepulang kerja,makan bareng dan masih banyak hal lain yang mereka lakukan bersama.ya walaupun itu semua terjadi karena sebuah ancaman,tapi ntah mengapa radit merasa senang bisa terus bersama ara.
berhubung hari ini tanggal merah,radit pun meminta ara untuk menemani kepantai.iya pun mengambil ponsel nya dan mengirim pesan pada ara.
' satu jam lagi saya akan ke kos mu,jadi bersiap lah.'pesan radit untuk ara.dan kebetulan saat itu juga ara sedang online,dan langsung saja membuka dan membaca pesan dari radit.
' mau kemana pak.'tanya ara membalas pesan radit.
' ke pantai.'jawaban pesan radit.
' haisss...tu orang gak ada capeknya apa,padahal baru semalam minta ditemenin jalan jalan ke pasar malam.ah nyebelin banget sih!!'sungut ara merasa kesal.padahal niatnya ingin istirahat dan bersantai dikos hari ini.
dengan berat hati ara memutuskan untuk segera mandi.
setelah selesai mandi dan bersiap siap,iya pun memilih menunggu radit di depan kosnya.
' eh ara,lagi nunggu siapa?'tanya salah satu tentangga ara yang bernama mirna.
' lagi nunggu teman kak.'jawab ara dengan singkat.
' owh gitu,mau kemana? mau jalan-jalan ya?'lanjut mirna bertanya lagi.
' hmm iya ni kak,mumpung lagi libur suntuk juga dirumah terus.'jawab ara sambil tersenyum tipis.
' oh gitu.oh iya akhir akhir ini saya perhatikan kamu sering banget ya keluar. trus...pulang malam-malam di antar sama cowok,kemana aja tuh?'tanya mirna dengan kepo.
belum sempat menjawab pertanyaan mirna tiba tiba radit pun datang.tin...tin tin... bunyi klakson dari mobil Radit.
' saya pergi dulu ya kak, itu teman saya udah jemput.'ucap ara bergegas menghampiri mobil radit yang menunggu di depan gerbang kosnya.
setelah ara masuk kedalam mobil, langsung saja radit menginjak gas melajukan mobilnya menuju pantai.
setelah menempuh perjalanan selama 15 menit, mobil yang mereka tumpangi pun pantai.
' kita makan siang dulu.'ucap radit melangkah kakinya menuju warung makan sederhana yang,tidak terlalu jauh dari pantai. dan ara pun mengikuti nya dari belakang.
setelah selesai makan, Mereka memilih duduk di tepi pantai menikmati angin sepoi-sepoi yang menghembus di udara.
' pak boleh aku bertanya?'ucap ara.
' hmmm.'jawab radit.
' tipe wanita idaman bapak itu seperti apa sih?'tanya ara dengan tiba tiba,.
' intinya tidak seperti mu.'jawab radit.
' bapak juga bukan tipe saya kok.'ucap ara sambil memandangi orang orang yang sedang bermain di dilaut.
jleb
ntah mengapa ucapan ara barusan membuat radit tidak senang.iya pun dehem lalu kembali bertanya
' Hmm..lalu tipe mu seperti apa?.'tanya radit.
' tipe saya?Mmmm...tipe saya gak muluk muluk si pak yang penting baik,setia, pekerjaan keras dan yang paling penting itu dia bisa nerima aku apa ada.'jawab ara.sedangkan radit tersenyum senang mendengar tipe cowok idaman ara.
' boleh saya bertanya??'ucap radit
' ya silahkan, bapak mau nanya apa.'jawab ara.
' seperti apa ciri-ciri jika kita sedang jatuh cinta pada seseorang.'tanya radit.
' kita akan slalu memikirkannya, slalu ingin melihatnya.dan bila saat bersama nya kita akan merasa nyaman dan bahagia.menurut saya seperti itu sih pak,tapi gak tau kalau orang lain.'jawab ara.
__ADS_1
mendengar penjelasan ara,radit pun seketika mengingat dirinya yang slalu memikirkan ara dan ingin melihat ara setiap saat.dan dirinya juga slalu merasa nyaman dan bahagia saat sedang bersama ara,ya seperti sekarang ini.
'' apa aku telah jatuh cinta pada padanya?''batin radit.
' kalau boleh tau, kenapa bapak bertanya hal seperti itu.'tanya ara.
pertanyaan ara sontak membuat radit gegalapan,iya pun menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
' Mmm..itu..saya punya temen cowok ah iya...dia bertanya pada saya tentang hal ini,karna saya tidak pernah pacaran ya saya gak tau mau jawab apa.makanya saya menayangkan nya padamu.'jawab radit dengan gugup.
' oh begitu, mungkin teman bapa itu sedang jatuh cinta dengan seseorang.'ucap ara,tanpa curiga dengan jawaban radit.
' mungkin saja begitu.'jawab radit.
' bilangin sama temen bapak,jika menyukai seseorang itu langsung ungkapkan saja.takut nya keduluan sama yang lain,karna kan perempuan yang disukai teman bapak ini tak mengetahui,jika teman bapak memiliki perasaan padanya.'ucap ara.
' nanti saya sampaikan.'jawab Radit dengan singkat.
sementara dalam hati radit berpikir keras, tentang ucapan ara.membayangkan ara bersama laki-laki lain? sungguh hati nya tak rela.namun dirinya juga masih ragu dengan hatinya, apakah bener jika dirinya telah jatuh cinta dan memiliki perasaan pada sosok gadis yang lebih dewasa dari.atau hanya sekadar kangun dengan keunikan yang ada pada diri gadis itu.
' pak.'panggil ara.
' bisa gak kalau lagi di luar itu jangan panggil saya pak.saya masih 27 tahun masih muda, bahkan lebih muda dari mu.'ucap radit merasa tak suka.
' lalu saya manggil apa?'tanya ara
' terserah, yang penting bukan bapak.'ketus radit.
' tapi cocok lho kalo di panggil bapak.bapak dari anak anak kita nanti.'canda ara sambil terkekeh.
' bercanda.'sambung ara.
' bercanda nya garing amat.'jawab radit dengan cuek sementara dalam hati berbunga-bunga.
' panggil nama aja, saya juga lebih muda dari mu.'jawab radit.
' Mmm.. baiklah.'ucap ara.
' pengen nyoba naik itu,tapi takut.'ucap ara mengarahkan padangan pada orang yang sedang naik jet ski di tengah lauk.
radit yang mendengar itu, hanya menanggapi ucapan dengan senyuman.tanpa sepengetahuan ara iya pun pergi menyewa salah jet ski.
' ara sini.'panggil radit dari kejauhan.
ara pun bergegas menghampiri radit, yang kini tengah duduk di atas jet ski.
' ayo naik.'ajak radit, dengan menyodorkan baju pelampung.ara pun menggeleng geleng kan kepala nya.
' saya takut jatuh,saya gak mau.'tolak ara
' sudah ayo, tidak akan terjadi apa apa percaya sama saya.'ucap radit menyakini ara.
namun ara tetap menolak, yang membuat radit menggunakan senjata andalan nya.
' baik lah jika kau menolak,maka aku akan...belum sempat radit menyelesaikan perkataan nya,ara langsung mengambil baju pelampung dari tangan Radit dan bergegas naik dan duduk dibelakang radit.
radit pun tersenyum kemenangan, kemudian meraih kedua tangan ara dan melingkarkan pada pinggang nya.
' pengangan jika tak ingin jatuh.'ucap radit
radit pun mulai menyalakan jet ski nya dan membawa ara ke tengah tengah laut.
' radit saya takut.'ucap ara
__ADS_1
' jangan takut,asal kau pengangan yang kuat tidak akan terjadi apa apa.'jawab radit.
seketika ara langsung memeluk erat pinggang radit.hal itu tentu membuat radit berdebar-debar sekaligus bahagia.dan dengan semangat tadit pun mengendarai jet ski untuk membawa ara berkeliling disekitar laut,setelah 30 menit waktu sewa jetski pun abis
' mau lanjut lagi?'tanya radit.
' Mmm kapan-kapan aja deh,udah sore.'jawab ara.
' gimana seru gak?'tanya radit.
ara pun mengangguk sambil tersenyum.
' seru banget.'jawab ara jangan ara dengan sumring
mendengar jawaban ara, tentu saja membuat radit senang.dan tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 16.30 sore.
' dit pulang yuk.'ajak ara.
' hmmmm.'radit berdehem mengiyakan ajakan ara.
mereka pun melangkah menuju parkiran mobil dan bergegas pulang,sebelum mengantarkan ara ke kos nya.radit menghentikan mobilnya saat melihat toko roti yang berada pinggir jalan.
' kenapa berhenti?'tanya ara.
' mau nunggu disini apa ikut?'tanya radit, tak menghiraukan pertanyaan ara.
' ikut saja deh.'jawab ara.
radit pun bergegas turun dari mobil dan masuk ke toko roti tersebut.sementara ara pun mengikuti nya dari belakang.
' mbak bungkus kan yang ini,ini,ini,dan ini.'ucap radit
menujuk kue dan roti yang tersusun rapi di showcase.
' ya pak.'jawab karyawan toko tersebut dengan cuek.
ya mungkin karna penampilan radit yang hanya memakai kaos dan sendal jepit, makanya para karyawan toko roti itu cuek bebek.
' ih kok gitu amat sih ngelayanin pembeli'gerutu ara.
' sudah biarkan saja.'jawab radit yang mendengar rutukan ara.
setelah karyawan tersebut telah selesai membungkus roti dan kue nya.radit pun menyodorkan kartu black card nya yang membuatnya para karyawan toko roti itu tercegang.yang awal bersikap cuek, seketika menjadi ramah saat melihat kartu black card milik radit.
'cihh giliran lihat kartu black card nya.sekita langsung berubah jadi ramah lingkungan.'gerutu ara.sedangkan radit yang mendengar rutukan ara hanya bisa menahan tawa.
' terimakasih pak, sudah berbelanja ditoko kami.'ucap sang karyawan kasir dengan ramah, setelah Radit selesai melakukan pembayaran.namun radit tak menghiraukan ucapan karyawan tersebut,dan bergegas keluar meninggalkan toko itu.dengan ara yang masih setia mengikuti dari belakang.
setelah beberapa menit mobil radit pun tiba di kos ara.
' ini untuk mu.'ucap radit pada ara yang hendak turun dari mobil nya.
' untuk saya.'tanya ara.
' iyalah untuk siapa lagi.'ucap radit.
' terimakasih.'ucap ara dengan seulas senyum manis terbentuk diwajahnya.
' hmmm.'lagi lagi radit hanya berdehem.
ara kemudian membuka pintu mobil radit,dan bergegas turun.lalu melambaikan tangan pada radit sambil tersenyum.
' hati hati ya dit.'ucap ara dengan senyuman dan di balas senyuman oleh radit.seperti biasa, radit selalu menunggu ara masuk ke kos nya terlebih dahulu.baru lah iya kembali melajukan mobilnya pulang menuju rumah nya.
__ADS_1