
hari ini radit berniat mencari tau tentang ara.tidak tau apa maksud nya, intinya semakin hari dirinya semakin penasaran dengan sosok ara.
kebetulan radit memiliki bakat meretas yang tidak diketahui siapapun,terkecuali Yohanes.jadi mudah saja baginya untuk mencari tau semua tentang ara.
arabella anak ke2 dari delapan bersaudara.lahir tahun 1994 tgl 22 februari. pencarian radit di layar komputer.
' busett banyak banget 'ucap radit terkejut melihat ara anak ke dari delapan bersaudara.lalu radit kembali mencari tau tentang yang lain.
' sepertinya akan sulit mencari tau tentang masalalu nya.'ucap radit dengan posisi tangan di dagu nya.tiba tiba saja muncul ide dalam pikiran nya, yang membuatnya ter senyum sumring.
hari menjelang siang sekitar pukul 12.15.seperti biasa ara telah menyiap kan makan siang, untuk iya antar keruangan radit.
' ya Tuhan semoga saja, setiap permintaan pak Raditya tidak ada aneh aneh nanti.'batin ara membuang nafas.
ara pun segera berjalan menuju ruangan radit, dengan membawa nampan berisi makan, minuman,serta buah dan cemilan untuk santapan siang radit hari ini.
setelah sampai di depan pintu radit, langsung saja ara masuk tanpa mengetok pintu.karna memang tangan sudah penuh dengan makanan, beruntung pintu ruangan radit terbuka lebar.hal itu memudah kan ara untuk langsung masuk.
' maaf pak, saya ingin mengantarkan makan siang untuk bapak.maaf tadi saya tidak izin dulu,itu karena ditangan saya sudah penuh dengan makanan.'ucap ara.
sementara orang yang diajak bicara hanya berekspresi dingin dan cuek.
' lain kali jangan masuk sembarangan,jika belum mendapat izin.'ucap radit dengan wajah datar.
' baik pak, sekali lagi saya minta maaf.'jawab ara
' letakkan saja makanan dimeja.'ucap Radit.
dengan cepat ara pun melatak kan makan tersebut sesuai permintaan radit. setelah selesai ara langsung berbalik.
'' huhhff untung saja dia tak mengingat tentang semalam.''batin ara menghembuskan nafas nya.
ara pun bergegas keluar dari ruangan tersebut, namun saat langkah sudah sampai di depan pintu.lagi lagi radit menghentikan nya.
__ADS_1
' tunggu!!.' ucap radit membuat ara memejamkan matanya sejap,lalu berbalik.
' ada apa pak?apa pesanan nya ada yang kurang?'tanya ara.
' tidak.saya hanya mengingatkan pembahasan kemarin.'jawab radit dengan menyergai.
' maaf tentang apa ya pak?'tanya ara lagi,pura pura tidak mengerti.
' baik,jika kau tak mengingat nya,aku akan membuat banyak orang mengingat kan mu.'jawab Radit kembali mengancam, yang membuat ara takut.
' baik pak,baik.saya mengingat nya dan saya akan menuruti permintaan bapak.katakan bapak minta apa'ucap ara dengan raut wajah cemas dan ketakutan.hal itu pun menjadi sebuah hiburan bagi radit.
" tolong lindungi aku dari manusia menyebalkan ini ya Tuhan."batin ara merasa takut,jika radit meminta hal yang tidak tidak.
' berikan ponsel mu.'ucap radit mengandahkah tangan kanan nya pada ara.ara pun mengambil ponsel nya dari saku celana nya dan memberikan ponsel tersebut pada radit.
setelah ponsel ara berada ditangan nya,radit pun memasukkan no ponsel nya, lalu meng save nya dengan nama MY LOVE.setelah no nya berhasil tersimpan, Radit pun mengembalikan pensel tersebut pada ara.
' baik pak, saat akan melakukan nya.'jawab ara tak mau membantah lagi,sebab dia sangat takut dengan ancaman radit.
ara pun melihat ponsel,dan alangkah terkejutnya iya melihat nama kontak yang tersimpan di ponsel bertuliskan MY LOVE.
' itu saja permintaan saya untuk hari ini.'ucap radit.
' dan saya ingatkan, jangan pernah kau mengubah nama kontak saya, yang sudah saya simpan diponsel mu.kau boleh kembali ketempat kerja mu.sambung radit
langsung saja dengan cepat,ara bergegas keluar dari ruangan tersebut,sebab dia takut jika nanti radit berubah pikiran dan meminta hal yang tidak tidak ke pada nya.oh tidak,ara tidak bisa membayangkan nya kalau itu sampai terjadi.
' huhh... berada diruangan pak Raditya, seperti berada di tengah-tengah hutan dimalam hari.menyeramkan.'ucap ara dengan langkah kaki menuju kantin.
namun lagi lagi kesialan menimpa ara, dengan berpapasan dengan sang mantan kembali.dengan berekspresi santai ara,tetap melangkah dan berpura pura tidak melihat arya.
' hay ara.'sapa arya. dengan terpaksa ara pun menghentikan langkahnya.
__ADS_1
' iya.'jawab ara dengan singkat.
' aku perhatiin makin hari makin cuek aja ra.'ucap arya.
' gak juga.'jawab ara dengan santai.
' benar loh, padahal aku sering ngeliat kamu.tapi kamu kek pura pura gak liat gitu, kamu masih marah ya ra karna aku putusin waktu itu.' ucap arya penuh percaya diri
' gak kok.'jawab ara.
' ngaku aja si ra, kamu pasti belum bisa move on kan dari aku.'ucap arya semakin percaya diri.
' is apaan sih,gak jelas banget.'ucap ara mulai jengkel
' jadi benar kan ra.'tanya arya.
' dengar ya pak!! saya sudah move on dari bapak sejak lama.dan yang perlu bapak ketehui, saya sudah punya pacar.dan pacar saya yang sekarang, jauh lebih dari pak arya.dan keluarga nya pun menerima saya apa adanya.jadi bapak tidak usah begitu percaya diri nya berkata, bahwa saya belum move dari bapak.'jelas ara dengan lantam.
' masa iya sih kamu udah punya pacar?'tanya arya dengan nada mengejek.
' kalau pak arya tidak percaya,terserah!!saya tidak peduli, permisi.'ucap ara bergegas pergi,tanpa menunggu jawaban dari sang mantannya itu.sebab ara sudah sangat sangat muak meladeni masalalu seperti arya, yang percaya diri nya ketinggian.
arya pun hanya bisa melihat kepergian ara,lalu kembali ke ruang T.U.
' ternyata mantan nya bekerja disekolah ini.'ucap seseorang dibalik tembok, yang tak lain adalah radit.
tadinya radit bertujuan mengambil berkas yang tertinggal di mobil nya,namun dia tidak sengaja melihat ara sedang berbicara dengan seseorang.
radit pun menghentikan langkahnya dan bersembunyi dibalik tembok untuk menguping percakapan ara dan arya.
' cihh selera nya sangat buruk dan jelek.'
gerutu radit.ntah kenapa saat tau wajah mantan ara,dia begitu tidak suka,dan merasa kesal sendiri.
__ADS_1