Jodohku Berondong Tampan

Jodohku Berondong Tampan
kebahagiaan radit dan kekesalan ara.


__ADS_3

pagi ini Radit terbangun lebih cepat dari biasanya, langsung saja dia berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri nya.setelah beberapa menit didalam kamar mandi, Radit pun keluar dan langsung berpakaian rapi.padahal jam di dinding kamar masih menunjukkan pukul 06.00 pagi.


tak tak tak... bunyi kaki radit menuruni anak tangga dengan membawa tas kerjanya,menuju meja makan.sontak saja amora bingung dan terheran-heran dengan anak tunggal nya itu, pasalnya radit tidak pernah bangun sepagi ini.bahkan sehari hari nya,amora harus turun tangan untuk membangunkan radit.


' hey....mama gak mimpi kan?'ucap amora yang tadi sedang memasak sarapan untuk anak dan suami.


amora mengerjap ngerjap,siapa tau diri hanya mimpi melihat anaknya sudah bagun,dan rapi sepagi ini.sedangkan radit geleng geleng kepala melihat reaksi mamanya.dalam hati berkata, perkara bangun pagi doang kok sampai kek gitu amat.


'papah,pah.sini cepatan.'teriak amora memanggil suaminya.rinto yang tadinya berada dikamar mandi pun langsung keluar, mendengar teriakkan istrinya.


'apa sih mah??ini masih pagi loh, ngapain sih teriak teriak gitu.gak enak didengar sama tetangga sebelah.'ucap rinto menghampiri istri nya,lalu mengalihkan pandangan pada radit.


' loh...radit? ini beneran kamu.'ucap rinto


' ya iyalah pah, siapa lagi coba? aneh!!'jawab radit.


' mah,liat radit udah bagun dan rapi sepagi ini?'ucap Rinto kembali melihat amora.


' ya makanya itu pah,mama suruh kesini buat mastiin mama sedang bermimpi atau gimana? soalnya setiap hari nya anak kita tidak akan pernah bangun,kalo bukan mama yang membangunkan nya.'jawab amora yang membuat radit memutar bola matanya dengan malas.


' lebay banget sih mah,perkara radit bangun pagi aja dihebohkan.'ucap Radit dengan santai.karna bagi radit,hal yang membuat mamanya terheran-heran hanya hal biasa.


' ya sudah ayo kita sarapan sekarang, mumpung sarapan masih panas.'ajak amora.amora pun dengan menyajikan semua masakan nya di meja makan, dengan hati bahagia.


' radit.'panggil Rinto.


' tumben kamu sudah bangun dan sudah rapi sepagi ini.'tanya Rinto.


' gapapa sih pah, Radit kan harus bekerja mengurus perusahaan papah.lagipula radit adalah seorang pemimpin,sudah seharusnya radit mengubah kebiasaan buruk radit,dan belajar hidup lebih baik lagi.'jawab radit yang membuat Rinto dan amora saling menatap lalu tersenyum.


' bagus,bagus.papa sangat senang,jika kamu memiliki pemikiran seperti itu.'ucap rinto.sedangkan amora tak hentinya tersenyum melihat sedikit perubahan anaknya.


' ayo makan yang banyak,biar tambah semangat kerjanya.'ucap amora menyendok makan kepiring radit dan rinto suaminya.


' makasih mah.'ucap Radit yang hanya dibalas senyuman oleh amora.terkadang hal sederhana yang kita lakukan,tanpa sadar membuat orang tua kita bahagia.


mereka pun menikmati sarapan pagi ini dengan suasana hati yang bahagia.dalam waktu 10 menit ,radit telah selesai menghabiskan sarapannya.tak mau membuang buang waktu,radit langsung pamit pada orang tuanya,dan bergegas berangkat ke sekolah dengan menaik mobil mewah milik nya.

__ADS_1


sementara dikantin,ara sudah hampir selesai memasak menu sarapan pagi untuk anak anak.selang 15 menit mobil mewah milik radit pun,memasuki halaman sekolah dan memarkirkan mobilnya tepat disamping kantin.


dikarenakan masih pagi, jadi belum banyak murid dan guru guru yang sudah datang.radit turun dari mobil dengan gaya elegan,lalu melangkah menuju kantin.


' a-ada yang bisa kami bantu pak.'tanya sely.sedikit gemetar.karena terkejut melihat radit tiba tiba nongol dihadapan nya.


' secangkir cappuccino mocca.'ketus radit.


' ba-baik pak, silahkan duduk dulu.'ucap sely terbirit-birit masuk ke dapur.


' loh...kamu kenapa sel,kayak habis liat hantu aja.'ucap ara.


' ada pak Raditya Christiano di depan,dia mesan cappuccino mocca.'jawab sely.


' ha!!!yang benar.'ucap yang lain bersamaan, kecuali ara.


' kalo ada terus kenapa?.'ucap ara dengan cuek.


' ih kakak ni,aku takut kak!! kakak aja deh yang layani,biar aku bantu jagain masakan kakak.'ucap sely.


mengambil secangkir kopi cappuccino mocca yang telah dibuatkan oleh sely.


' permisi...!!! ini pak pesanan nya, selamat menikmati.'ucap ara,lalu kembali masuk ke dapur.radit sudah memandangi ara dengan ujung mata,sejak keluar dari dapur tadi hingga meletak kopi pesanan di atas meja yang ada di hadapan nya.


' cantik.'tanpa sadar Radit memuji ara.


sedangkan rani dan dewi bolak balik, keluar masuk dapur.apalagi kalo bukan mau caper,tapi sayang nya radit tidak peduli.radit malah berharap ara yang keluar dari dapur.ntah kenapa, radit selalu ingin melihat wajah ara.


Setelah 20 menit radit berjalan menuju kasir, yang kebetulan ada ara, yang sedang menyusun makanan. radit menarik 2 lembar uang merah dari dompet nya lalu meletakkan dimeja kasir.


' sekitar pukul 11.30 siang nanti,antar secangkir kopi cappuccino mocca dan cemilan keruangan saya.'ucap radit lalu, bergegas pergi menuju ruangan nya.


belum sempat ara menjawab, radit pergi begini saja.


' ih dasar manusia aneh,sok banget.'gerutu ara .


pukul 11.30.

__ADS_1


'merr aku ngantar pesanan pak Radit dulu ya.'ucap ara


Merry pun mengangguk, ara pun bergegas menuju ruangan radit.


tok tok tok..


' permisi.'ucap ara.mengetuk pintu ruangan radit yang setengah terbuka.


' masuk.'jawab radit dengan cuek.


' maaf pak menganggu,ini saya mengantar kan pesanan bapak tadi pagi.'ucap ara dengan lembut, meski dalam hati nya ingin sekali memukul kepala pria itu dengan balok kayu.


' letakkan dimeja.'ucap radit, dengan raut wajah cuek dan arogan.aru pun menuruti perkataan radit, yaitu meletakkan kopi dan cemilan sesuai permintaan radit.


' kenapa jauh sekali kau meletakkan kopi ku?'ucap radit melirik pesanan nya, yang terletak ujung mejanya.


ara yang sudah melangkah sampai pintu terhenti, mendengar ucapan radit dan menoleh kebelakang.dan saat itu juga mata mereka saling beradu.1,2,3,,4,5 detik mereka saling menatap.dan setelah itu mereka sama-sama membuang pandangan ke arah lain.


' pak Raditya Christiano yang terhormat,gak usah lebay deh ya.jarak kopi dan cemilan bapak itu tidak terlalu jauh dari tempat duduk bapak.'ucap ara memecahkan keheningan yang sempat terjadi.


' liat ini... tidak sampai kan?'ucap radit dengan menaikkan sebelah alisnya, mengulurkan tangan mengambil kopi dan cemilan.namum memang tak sampai,karna posisi nya duduk.


' astaga..!!! bapak kan bisa berdiri kalau gak sampai.'jelas ara,benar benar heran dengan pola pikiran pria itu .


' saya malas berdiri,sebaik kau ke kemari.ambil dan berikan pada ku.'ucap radit dengan santai.


ara menarik nafas berusaha bersabar.jika saja pria di hadapannya ini bukan orang penting di sekolah ini,ara sudah sejak tadi mengcakar cakar wajah pria itu sangking kesalnya.


' ini ya pak..!!'ucap ara dengan senyuman paksa.


' Hmmm.'jawab radit dengan cuek.


ara pun bergegas keluar dari ruangan itu dengan langkah cepat .diri nya sungguh malas berada di 1 ruangan dengan manusia aneh dan menyebalkan seperti radit.


sementara radit tersenyum bahagia melihat kekesalan yang tergambar diwajah ara.


' dia sangat lucu jika sedang kesal begitu.ucap radit senyum senyum,sambil menyeruput kopi cappuccino mocca yang dibawa ara tadi.

__ADS_1


__ADS_2