Jodohku Kekasihmu?

Jodohku Kekasihmu?
11.


__ADS_3

setelah jam perkuliahannya selesai Qeela buru buru berjalan menuju kost karena dia menghindari Adi karena td pas jam kosong pada jam perkuliahan terakhir Adi menembak Qeela dihadapan teman sekelasnya


"Qeel...ak mau bicara..."Adi


"ya kak ada apa?..."jwb Qeela


"maukah kau jadi kekasihku????"Adi


satu ruangan dikelas itu pun bersorak heboh karena menyaksikan idola dikampus tersebut menembak teman mereka


"trima...trima...trima..."seperti paduan suara mereka pun sangat kompak mengatakan itu


"mmm,,,maaf kak,,,tp ak sudah pny tunangan sekali lg maaf..."jawab Qeela sambil tertunduk dan menyambar tas nya untuk bergegas pergi dari kerumunan orang dikelasnya


dia pun tak lagi memperdulikan vea dan tyas karena dia pengen buru buru meninggalkan Adi yg masih diam mematung karena penolakannya tersebut


setiba di kost Qeela lgsg mengambil kunci di tasnya dan membuka pintu kamar kemudian masuk serta mengunci kembali pintunya dari dalam karena dia g mau tiba tiba Adi muncul dihadapannya


Qeela pun merebahkan diri menatap langit langit kamar sambil bergumam


"andaiiii gue belum pny Rico,,,,gue terima pernyataan cinta lu kak..."gumam Qeela dari dalam kamarnya


"gue siap nunggu jomblo lu Qeel..."sahut Adi dari luar yg ternyata sedari td menunggu didpn kamar Qeela


"aduhhhh apes nihhh dia dengerin omongan gueeee...."batin Qeela


"gue tau Qeel,,,lu lg dengerin gue ngomong....please keluar kita bisa kan bicara baik baik"mohon Adi


"ceklek..."pintu pun terbuka dan Qeela keluar dari tempat persembunyiaannya karena dia faham Adi orang yg tidak gampang menyerah...


"sini duduk sini..."Adi sambil menepuk kursi disebelahnya


Qeela pun menurut,,,suasana hening untuk beberapa saat


"gue tau Qeel,,,lu udah dilamar kan sama cwok lu?gue ada disitu nyaksiin semuanya!!!tp gue belum mau nyerah gue masih pny kesempatan lagian masih dilamar toh belum nikah..."lata Adi memecahkan keheningan


"hlooo kak Adi kok gt sih,,,doain gue pts ni ceritanya???"Qeela


"ya iyalah...siapa suruh gedumel sendirian kek gt dikamar gmn kalau kesurupan cobakkk???berandai kalau gak pny pacar pula hhahahahaa"Rico


rona merahpun nampak dikedua pipi Qeela saking malunya,,,tak dapat dipungkiri selama ini dia begitu nyaman dekat dengan Adi...entah kenapa ada yg berbeda tiap mereka berdekatan tp Qeela selalu menampik perasaannya itu karena dia ingat akan kekasihnya


"kak,,,maaf ya...."gumam Qeela lirih tp masih didengar Adi


"iya...tp biarkan gue ngejagain lu,,,biarin gue disamping lu...jangan halangin gue deketin lu Qee gue g bisa.udah terlanjur dalem Qeel perasaan gue ke elu...biarkan semua mengalir toh jodoh g ada yg tau kan"kata Adi memantapkan diri untuk tetap mendekatinya walau Adi tau pasti berat perjuangannya itu


"tapi kak..."Qeela


"Qeel...please,,,"sambil berjongkok dihadapan Qeela


"tp gue g mau liat kakak sakit ati nanti"


kata Qeela sambil meneteskan air matanya karena merasakan jg keseriusan Adi


"janji Qeel...gue tau batasan gue,,,gue tau dimana gue harus tetap berjuang atau harus menyerah....gue bakal menyerah kalau gue yakin cowok itu pantas buat elu dan lu jg cinta sama dia...tp kali ini kan lu jg masih ragu ttg perasaan lu...hehehe"kata Adi


"dih kak,,,udah dong Qeela malu nihhh..."


###


"aih aihhhh kita kelabakan nyari si dia bermesraan disini...hmmmm kalian yakkkk"kata Vea


"apaan siiiii makan yuk gue laper"kata Qeela

__ADS_1


"yuk gue traktir gue juga laper..."sambil menggandeng paksa tangan Qeela


melihat kejadian itu vea dan tyas sontak melongo,ada apa dengan mereka kan Qeela baru aja dilamar Rico tp kenapa sama Adi nampak mesra


"hey....ayoooooo,,,"teriak Adi melihat dua sahabat Qeela yg masih diam mematung


mereka pun berjalan beriringan Adi yg dgn tetap setia menggandeng tangan Qeela sedang Qeela pun sedikit manyun karena tdk begitu suka dengan perlakuan Adi kepadanya yg membuat kedua sahabatnya itu salah paham


sedang vea dan tyas pun berjalan dibelakang mereka dengan tatapan bingung mereka


setelah satu jam menempuh perjalanan dengan mobil mereka pun masuk disebuah pekarangan resto x yg ternyata punya orangtua Adi


ditengah jalan Qeela pun sempat bertanya kepada Adi kenapa jauh sekali perjalanannya,,,Adi hanya menjawab dengan "nanti km tau sendiri..."


Qeela pun terdiam karena setau dia kekasihnya td pagi ijin untuk menemui sahabatnya didaerah yg Qeela datangi sekarang


"ahhh g mgkn deh ketemu Rico,,,,lagian kota ini lmyn luas g mgkn kita tiba tiba papasan...."batin Qeela


Adi pun menggiring Qeela dan dua sahabatnya memasuki resto tersebut


didepan resto tiba tiba ada seorag pelayan membungkuk sopan dengan berkata "selamat datang mas Adi tumben kesini...silahkan mau duduk dimana dilesean atau kursi"kata pelayan tersebut


"gue mau diruang VVIP bisa kah?"kata Adi


"oh...bisa mas kebetulan baru saja free"kata pelayan tersebut


mereka pun tiba ditempat yg dimaksud benar saja seperti resto didalam resto ruangan itu privat sekali karena tidak ada yg lalu lalang selain mereka


sambil menunggu pesanan datang merekaa pun bercanda tawa


"kak,toilet mana?"kata Qeela


"oh itu Qeel sebelah sana...atau mau ku antar?"canda Adi


Qeela pun melangkah menuju toilet tapi sebelum sampai di toilet dia menyaksikan pemandangan yg menyesakkan dada


Qeela pun bersembunyi ditembok walau sakit dia ingin mendengarkan percakapan kedua orang tersebut


"ak g bisa begini terus Ric,,,ak mau km tegas km milih ak atau dia"kata perempuan itu


"maaf...maaf..."kata lelaki disebelahnya


"km ajak ak kesini untuk mendengar km melamar dia???kebohongan macam apa ini Ric..."kata perempuan itu lagi


"ak masih bingung syah,,,ak blm bisa meninggalkannya.. km tau ak sudah lama menjalin hubungan dg dia g semudah membalikkan telapak tangan untuk melupakannya"Rico


kemudian Qeela muncul dari tempat persembunyiannya karena sunggu hatinya sangat sakit mendengar kenyataan itu.Baru kmrn rasanya dia diangkat keatas langit tapi sekarang dia harus dibanting dg keras dan telak dimuka bumi


"maaf co,ini gue kembaliin cincin lu..."


kata Qeela yg mencoba tegar serta tetap menampakkan senyum termanisnya walau hatinya tersayat perih dan memutuskan untuk mengembalikan cincin pertunangannya kepada Rico stlh mengetahui dia diduakan oleh kekasih yg sangat dicintainya itu


Rico pun terdiam seperti patung,,,,Qeela pun beranjal pergi sebelum Rico mencegah dirinya


dengan langakh berjuntai lemas Qeela pun berjalan memasuki ruangan VVIP yg didalamnya terdapat sahabatnya


sebelum Qeela berhasil duduk lengannya ditarik oleh Rico masuk kedalam pelukannya


Qeela pun tersontak kaget atas perlakuan Rico


"apa apaan ini ngapain lu disini?"teriak Adi heran karena setelah dipeluk oleh Rico,,,Qeela yg sedari td biasa biasa tampak linglung dan sedih


"cwek ini siapa...?"kata Adi menunjuk cwek yg berdiri dibelakaang Rico

__ADS_1


setelah dirasa sudah menguasai emosinya Qeela pun melepas paksa pelukan dari tunangannya itu eitsss lebih tepatnya mantan tunangannya kan baru putus yakkkk....


"kak Adi gue pengen balik sekarang..."kata Qeela lirih


"tp Qeel,,,lu blm makan????Adi


vea dan tyas pun angkat bicara


"ada apa ini sebenarnya..."kompak mereka berdua berkata


"ak bisa jelasin ak minta waktu sedikit untuk berbicara berdua dengan Qeela ak mohon..."kata Rico lirih


"ok,,,,gue kasih lu kesempatan,tp habis ini jangan harap lu bisa bikin cwek yg gue sukai ini nangis lagi.camkan itu...ayok guys kita tunggu diruangan lain"kata Adi


"lu jg perempuan,,,keluar dr ruangan ini!!!"kata Adi sadis pada cwek yg dtg bersama Rico


sunyi,,,,hening,,,,hanya ada lantunan music yg lagunya sungguh menyayat hati (ni lagu kenapa sama bgt sama perasaan gue hancur lebur gini amat batin Qeelaa...jawabnya yaeya lah ulah Adi karena Adi pemilik resto tersebut tanpa merekaa sadari)


"Aay...."sambil memegang tangan Qeela tp dg refleks Qeelaa menjauhkan tangannya dari Rico


"maaf.....ak,,ak,,,"kata Adi


tapi sebelum Adi melanjutkan kata katanya Qeela pun angkat bicara


"saya rasa g ada yg perlu dibicarain lagi atau pun dijelasin lagi,,,saya faham skrg knp anda selama ini terkesan cuek dan tak menganggap saya ada bahkan seperti hanya saya saja yg menctai tanpa dicintai.saya tdk terlalu bodoh untuk memahami posisi saya.mungkin selama ini saya banyak kekurangan dan saya minta maaf akan hal itu setelah saya melihat perempuan tadi saya sadar dialah tipe yg anda harapkan selama ini berhijab,kalem,cantik bla bla bla,,saya harap ini pertemuan terakhir kita..."kata Qeela tegar dan masih bisa menampakkan senyumnya dihadapan orang yg menyakitinya


"tapi aay ak g mau putus aay..."rengek Rico


"maaf ini sudah keputusan final saya dan saya harap anda menghormati keputusan saya ini..."kata Qeela beranjak pergi dari ruangan tersebut


Rico pun hanya diam mematung meratapi kebodohannya ini,dia baru menyadari setelah orang yg dicintainya pergi meninggalkannya


memang Rico kembali berniat untuk melamar Qeela karena dia sadar hanya Qeela yg dicintainya sedang Aisyah hanyalah pelampiasan dikala Qeela jauh darinya.Tak disangka begini kejadiannya


Qeela pun bermaksud mencari sahabatnya tetapi tak disangka Adi lgsh menari tangan dan membiarkan Qeela untuk sejenak berada dipelukannya,Adi tau betul Qeela sedang terluka...tanpa Mereka sadari Adi,vea dan tyas berada dikantor mama Adi yg berada dilantai dua disana Adi menyalakan cctv yg berada diruangan tersebut...tentu saja mereka tau semua kejadian itu


Qeela pun menangis sejadi jadinya dipelukan Adi untuk waktu yg tidak sebentar walau sesungguhnya Adi sudah merasakan kakinya yg pegal dan tangan yg kebad tp Adi menahannya karena hanya dengan itu dia dptembantu meringankan beban orang yg dicintainya itu


tak jauh dari mereka ada 4 psang mata memperhatikan mereka,,,


vea dan tyas yg iku ikutan dari td menangisi nasib yg dialami sahbatnya tersebut


Rico yg didampingi Aisyah yg melihat tunangannya (MANTAN OYYYY MANTAN) menangis dipelukan org lain,Rico menatap geram dan mengepalkan kedua tangannya tp dia tdk bisa berbuat apa apa


sambil merangkul pinggal Qeela,,,Adi pun membawa Qeela duduk dan mengajak vea dan tyas untuk duduk lesean dipojok ruangan yg agak sepi karena Adi yakin mereka sangatlah lapae sedari td blm makan


mungkin makanan yg mereka pesan tadi sudah dingin karena tragedi yg sungguh memilukan tersebut


"ak g butuh alasan...ak mau km makan"kata Adi sambil menyuapi Qeela


Qeela pun patuh terhadap perlakuan Adi.Adi sengaja mengambil sepiring penuh porsi besar hari ini dia ingin makan sepiring berdua dengan Qeela,,,dua sahabat yg menyaksikan kejadian itu menangis mendapati sahabatnya yg terkenal riang jd pendiam dan tak berselera


"Qeel,,,jgn bersedih ada kita...gue yakin ini yg terbaik,,,Allah sayang sama lu Qeel makanya lu dpt melihat kelakuan bejat tunangan lu..."geram vea yg tak menyangka tingkah Rico


"maaf...maaf"hanya kata itu yg keluar dari mulut Qeela,,,tp sebelum ada yg menimpali Qeela pun berbicara lg tp kali ini dengan raut muka agak cerah


"saatnya gue bahagia dg diri gue sendiri guys..."kata Qeela mantap sambil tersenyum ceria seperti biasanya


"nah gitu dongggg..."vea dan tyas pun berhambur memeluk sahabatnya itu


"udehhhh melownya,,,ni makan lg haaakkk haaak emmm.... hbs itu kita balik udah kelamaan ni disini..."celetuk Adi....


mereka pun tidak sadar kapan Rico dan perempuannya itu pergi dari resto tersebut

__ADS_1


__ADS_2