
usia kandungan qeela yang memasuki trimester ketiga membuatnya semakin tidak leluasa untuk bergerak bebas tetapi putri sulung dan suaminya selalu membantu semua aktifitas yang dilakukan oleh qeela
"sayang.... "kata qeela
"ya aay....ada apa"kata dhani yang tengah sibuk berkutat diruangan kerjanya
"nanti aku ikut jemput kakak ya dirumah terus bosen"kata qeela
"ah ga usah aay nanti kamu capek jalan terus"kata dhani
"pokoknya ikut!!! sekalian aku pengen makan bakso diluar.... ya aaay plisssss"kata qeela
"hmmm baiklah... ayo kita jemput kakak sekarang biar aku pelan nyopirnya"kata dhani sambil berdiri dan menghampiri istrinya
dhani pun menggandeng tangan qeela kemudian mereka berdua berjalan menuju keluar dan menaiki mobil
disepanjang perjalanan qeela pun tak henti hentinya berceloteh ria layaknya burung yang bebas dari sangkarnya
dhani pun hanya menanggapi sesekali dan kadang tertawa mendengar celotehan istrinya tercinta
sesampai disekolah chiquita,dhani segera memarkirkan kendaraan dibawah pohon agar saat ditinggal qeela tidak merasakan kepanasan.mobil pun sengaja tidak dia matikan
__ADS_1
"tunggu disini ya sayang biar aku yg keluar jemput kakak"kata dhani sambil mengecup kening qeela
"hmm baiklah...."kata qeela yang sebenarnya ingin ikut masuk ke sekolahan putrimya tercinta
saat qeela sedang sibuk mengotak atik ponselnya, ada suara panggilan masuk dari ponsel milik dhani yang tidak sengaja tertinggal dimobil
awalnya qeela mengabaikan panggilan tersebut tapi lama kelamaan dia risi juga karena tidak berhenti bunyinya
"ishhh... siapa sih ganggu aja"kata qeela sambil meraih ponsel dhani
saat berhasil meraih ponsel dhani dia segera melihat layar diponsel suaminya,dan tertera nama clementina.qeela pun berusaha tenang dan berpikiran positif karena bagaimanapun dhani adalah seorang pengusaha tentunya bergaul dengan banyak orang entah itu pria atau wanita.qeela segera mengangkat panggilan itu belum dia sempat berucap hallo wanita diseberang sudah banyak berkata sampai qeela pun hanya tertegun mendengarkannya
"hallo sayang... kamu kemana aja si seharian susah dihubungi, kapan kita bisa ketemu? apa istrimu masih sangat manja hingga kamu dikurung didalam rumah hah"kata tina
"Ya Allah ujian apa lagi ini"batin qeela
chiquita pun tersenyum kegirangan tatkala mendapati mamanya ikut menjemput dirinya karena sudah lama sejak perut qeela membesar dia tudak diperbolehkan dhani untuk sekedar keluar menjemput qeela
"mama... "kata chiquita sambil masuk kedalam mobil dan diikuti oleh dhani
"hai sayang... "kata qeela sambil membelai rambut putrinya
__ADS_1
"mama ikut jemput sama dedek ya"kata chiquita
"iya sayang mama lagi pgn jmpt kakak sekalian makan bakso diluar katanya"kata dhani sambil memegang perut qeela
"yeeeee.... horeee makan bakso sama mama"kata chiquita kegirangan
ditengah perjalanan qeela hanya diam sesekali mengambil nafas panjang sambil menatap pemandangan disamping kaca
dhani yang menyadari perubahan gelagat istrinya pun terus mengelus perutnya sesekali dia memegang tangan istrinya tercinta
"ada apa aay... kamu capek? "kata dhani
"mama capek ya? ya udah lgsg pulang aja ma kasihan mama sama adek"kata chiquita
"eh enggak sayang kita makan bakso pasti kakak laper kan"kata qeela sambil mengalihkan pembicaraan
dhani menyadari ada yang tidak beres dengan qeela tapi dia menunda untuk bertanya karena ada putrinya disana
sesampainya diwarung bakso dhani pun dengan sigap membukakan pintu untuk putrinya dan istri tercintanya,tak lupa dia menggandeng tangan qeela sedang chiquita berlarian masuk kedalam warung bakso
"abang abang bakso 3 ya,yang 1 ga pake mie yang dua pake mie putih. minumnya es teh sama es jeruk ya bang tambah aku minta es buah dua. oke? "kata chiquita pada abamg bakso langganan mereka
__ADS_1
"baik tuan putri cantik "kata abang bakso yg sudah akrab dengan mereka