
"gapapa mbak namanya juga suami istri tapi ya mbok jangan mingin2i bos bos"kata eko
"makanya cepet tu nikahi siti biar bisa bermesraan sama kaya aku"kata dhani
"insyallah mas ngumpulin modal dulu kita"kata eko
"ko kamu disini ya mbak mau pulang kerumah"kata qeela
belum sempat eko menjawab dhani pun memberondong dengan kata kata
"kalian pulang saja temani kakak biar qeela disini"kata dhani sambil memberi tatapan tajam kearah eko dan siti
seakan paham situasi dan kondisi dua oramg itu pun pamit dari ruangan tersebut sedang qeela hanya terlihat menekukkan wajahnya
qeela pum bergegas mengambil handphone saat menyadari ada bunyi panggilan dia kemudian menyerahkan ponsel kepada suaminya
brakkkkk....
tiba tiba dhani membanting ponselnya dan bergegas meraih tangan qeela,qeela yang terkejut pun masih terdiam tapi tak berapa lama air matapun jatuh menetes dari pipinya nafasnya pun tak beraturan. dhani yang menyadari istrinya yang sedang menangis pun segera memeluk tubuh mungil istrinya
"aay... maafin mas"kata dhani
qeela pun tak menanggapi hanya air mata yang semakin deras keluar membasahi dirinya hingga dia agak kesulitan bernafas
"aay udah nangis nya kasihan adek"kata dhani sambil mengelus perut istrinya hingga berangsur angsur qeela pun menghentikan air matanya
"bentar aku mau ke toilet mas"kata qeela sambil menyeka bekas air matanya
dhani pun membiarkan qeela pergi kekamar mandi,tapi karena tak tega dia menyusul qeela kekamar mandi sambil mendorong tiang infusnya
dhani pun membuka pintu kamar mandi dan melihat qeela sedang mutah mutah
"aay... "kata dhani sambil memijat tengkuk istrinya
__ADS_1
qeela pun tak menjawab dia terus memutahkan cairan kuning dari mulutnya.hingga beberapa saat qeela pun menghidupkan kran dan membasuh mulut serta wajahnya
"udah mas aku bisa sendiri mas berbaring aja sana"kata qeela saat dhani hendak memegang tangannya
qeela berusaha berjalan agak cepat dari dhani dhani yang kala itu memakai infus pun tak bisa berbuat banyak selain mengikuti qeela dari belakang
qeela pun duduk ditempat tidur yang memang khusus disediakan untuk orang yang menunggu pasien,dhani pun mengikuti kemana gerak langkah kaki istrinya tercinta
"mau aku pijitin aay"kata dhani
"ndak usah mas aku mau tidur boleh badanku lelah"kata qeela
"baiklah tapi aku disini ya nemanin kamu aay"kata dhani
"g usah mas mas istirahat aja biar cepet pulih cepet pulang"kata qeela
"engga aku mau disini deket kamu dan anak kita"kata dhani kekeh
"maafin mas aay tolong jangan tinggalin mas"kata dhani sambil bersimpuh dihadapan istrinya
"builtshit!!!!"kata qeela
"aay!!?? "kata dhani
"sudahlah mas hentikan omong kosongmu, kalau kamu cinta sama aku g mungkin akan ada banyak orang ketiga dalam rumah tangga kita.selama ini aku sudah terlalu sering memberikan kamu kesempatan tapi sesering itu pula kamu mengkhianatinya.kamu g cinta mas sama aku kamu egois hanya mementingkan perasaanmu saja?!!!!"kata qela sambil beruraian air mata
tiba tiba qeela merasakan kontraksi diperutnya "ahhhhkkhhh.... "kata qeela sambil memegang perutnya
"aay aay kenapa aku panggilkan dokter ya"kata dhani panik
"aaakkhhh g usa mas"kata qeela sambil menahan sakit
"gak bisa aku g mau terjadi apa apa sama kamu dan anak kita!!! "kata dhani setengah berteriak
__ADS_1
dhani pum bergegas mengambil gagang telfon kemudian menyambungkan ke ruang perawat, tak berapa lama beberapa perawat dan dokter masuk keruangan mereka
"tolong dok tolong priksa istri saya"kata dhani sambil terus memegang tangan istrinya sementara qeela terbaring dikasur dengan rintihan menahan sakit akibat kontraksi diperutnya
setelah dokter memeriksa perawat bergegaa berlari mengambil obat yang dibutuhkan oleh qeela atas anjuran dokter itu
qeela dengan bantuan dhani segera meminum pil yang dibawa perawat tadi tak berapa lama kondisinya pun terlihat stabil
"maaf pak dhani bisa kita bicara"kata dokter
"ok dok kita kesana..."kata dhani sambil menunjuk ruang tamu yg berada dikamar itu
"sus titip istri saya"kata dhani sambil mengecup kening istrinya yang masih saja memejamkan mata
...
"maaf pak kondisi istri anda tadi tidak stabil anda harus memperhatikan agar hal yg buruk tidak terjadi"kata dokter itu
"maksud dokter apa? "kata dhani
"ibu qeela mungkin saat ini dalam keadaan tertekan/depresi itu akan berpengaruh buruk pada janin dan ibunya jadi saya mohon tolonh dijaga kondisi psikis istri anda pak dhani"kata dokter
"baiklah dok... tolong lakukan apapun agar istri dan anak saya bisa aman"kata dhani
"kami akan usahakan sebaik mungkin pak dhani... maaf saya undur diri dulu"kata dokter
sepeninggalan dokter dan perawat dhani pun beranjak mendekati istrinya, qeela meringkuk tubuhnya dan mengelus elus perutnya sambil berbicara sendiri... dia pun tak menyadari keberadaan suami yang ternyata sudah ada dibelakangnya
"deee... maafin mama ya lalai jaga kamu, jangan marah sama mama ya jangan pergi dari mama ya dee"kata qeela
hingga tiba tiba tangan kekar memeluknya dari belakang hingga qeela agak trkejut
"sayang.... "kata dhani ....
__ADS_1