
"itu yang akan terjadi saat kita bercerai, kamu akan terima kabar dukaku"kata dhani sedikit tertatih
"mas sudah sadar? "kata qeela sambil mendongak kearah dhani
"iya... "kata dhani
"minum dulu ya mas... "kata qeela
"enggak biarkan saja aku mati toh kamu mau menceraikan aku"kata dhani nanar
"mas... tolong jangan bahas itu skrg"kata qeela
"aku g mau sembuh aay biarkan aku membusuk biar aku bisa melepasmu!!! "kata dhani
qeela pun tak ingin berdebat lagi karena sebenarnya dia pun sudah cukup lelah hari ini, dia segera mengambilkan air minum untuk suaminya. dhani yg awalnya menolak pun akhirnya luluh saat qeela meraih tangannya dan memegangkannya keperut buncit qeela
dhani dengan bantuan qeela pun mencoba untuk duduk perlahan lahan,sedang qeela setia duduk disamping suaminya.melihat qeela yg terlihat kecapekan dhani pun meraih tangan qeela
"tidur disini aay aku pijitin... "kata dhani
"g usah mas aku gakpapa"kata qeela
bukan dhani namanya kalau tidak berhasil membujuk qeela,dhani segera berdiri dan meraih gagang infus disebelahnya
"eh mau ngapain mas? "kata qeela
"ayo bobok sana aku tau kamu lelah aku g mau terjadi apa apa aama kamu dan anak kita"kata dhani
dhani menggandeng tangan qeela tidur ditempat tidur yang disediakan untuk orang yng menunggu pasien.dengan sgera dhani meletakkan gagas infus didekatnya, dan menyuruh qeela untuk berebah
"sini papa elus punggungnya pasti cape ya seharian jaga papa"kata dhani
qeela pun hanya bisa pasrah mendengar celotehan dari suaminya, tak berapa lama ada panggilan tlfn di ponsel qeela ternyata dari chiquita
"hallo mama papa dimana sih aku bangun tidur kok g ada kata bik marni lagi pergi keluar kota ya? "lata chiquita
"eh iya sayang tiba tiba papa lagi ada meeting diluar kota maaf ya mama nemenin papa dulu. kakak berani kan dirumah sendirian? "kata qeela
"iya mah tapi pulangnya besok beliin oleh oleh ya? mainan!!! "kata chiquita
"heem iya sayang udah dulu ya mama cape syg love u"kata qeela
"oke maa... lov u too sala cium buat papa ya"kata chiquita
__ADS_1
qeela yang kelelahan pun tidur dipelukan suaminya, dhani pun dengan telaten mengelus punggung istrinya tak jarang sesekali dia mengelus perut buncit istrinya
hingga ketukan pintu tak membuat qeela terbangun saking pulasnya
"maaf pak mengganggu bapak harus saya periksa"kata dokter jaga malam
"iya dok... tapi pelan2 ya dok jangan sampai istri saya terbangun"kata dhani
dokter dan perawat jaga pun dengan hati hati memeriksa dhani agar qeela tak terbangun setelah selesai mereka pun berpamitan pada dhani.karena capek dhani pun tidur sambil memeluk qeela
qeela terbangun saat mendengar adzan berkumandang dia pun bergerak perlahan agar dhani tidak ikut terbangun.qeela duduk perlahan sampai kesadarannya benar benar pulih kemudian dia membangunkan dhani untuk sholat shubuh
"mas... mas bangun sholat dulu yuk"kata qeela sambil memegang pipi suaminya
dhani yang merasakan sentuhan pada kedua pipinya pun menggeliat dan terbangun
"mmmm.... sudah bangun ya aay?"kata dhani sambil tersenyum manis
"iya mas ayo bangun kita sholat"kata qeela lembut
setelah qeela mengambil wudhu sedangkan dhani tayamum mereka berdua pun melakukan sholat berjamaah setelah selesai qeela pun bergegas pergi kekamar mandi.tak berapa lama qeela keluar dari kamar mandi dengan menggunakan daster lengan panjang bermotif batik dan menggunakan pastan yg senada dengan warna daster yang dia kenakan. qeela sengaja memakai riasan tipis dan lipstik berwarna nude agar kelihatan lebih fresh
ternyata makanan pagi untuk dhani pun sudah diantar oleh petugas disana
"subhanallah istriku cantik sekali... sini sini sayang mas peluk"kata dhani
qeela pun tak merespon kata kata yang keluar dari mulut suaminya itu,dia kemudian segera mengambil bubur dan lauk kemudian duduk disamping suaminya... dhani yg awalnya rebahan perlahan duduk bersandar pada tempat tidur
"makan sekarang ya mas"kata qeela sambil menyendokkan bubur kemudian menyuapkan kemulut suaminya
"engga kamu dulu yang makan aay dari tadi malam kamu pasti belum sempat makan"kata dhani
"engga mas aku masi kenyang"kata qeela menolak
dhani pun kemudian turun dari bed kemudian mengambil mangkok dari tangan qeela,dia pun mengambil sendok yang berada ditangan qeela kemudian menyuapi istrinya tercinta
"mas... ini kan buat mas"kata qeela
"nanti mas gampang bisa pesen makanan dari luar yang pntg kamu sarapan dulu kasihan tu dedek pasti kelaparan"kata dhani sambil mengelus perut qeela
tak berapa lama semangkok bubur dan tahu bacem pun ludes tak bersisa,dhani pun tersenyum sambil memandangi istrinya tercinta sampai bunyi ketokan pintu pun membuyarkan suasana yg syahdu itu
"selamat pagi tuan dhani... maaf ini waktu kunjungan dokter"kata salah seorang perawat
__ADS_1
"oh ya sus silahkan masuk"kata qeela
qeela pun hendak menjauh dari dhani tapi sebelum dia pergi dhani pun memegang erat tangannya dan menarik pelan tubuh qeela hingga tubuh mereka berdekatan. qeela pun pasrah sambil menahan malu karena tingkah polah suaminya
"bisa dimulai sekarang pak? "kata dokter itu
"bisa dok ailahkan tapi biarkan istri saya didekat saya ya dok"kata dhani sedang dokterpun hanya tersenyum mendengarkannya
setelah diperiksa dokter dhani pun mengajak qeela duduk diruang tamu diruangan itu
"mas mau ngapain... tidur aja kok malah kesini"kata qeela
"engga aay aku pengen duduk berdua denganmu"kata dhani
dhani pun duduk dan sengaja menarik qeela dalam pangkuannya,qeela pun hanya diam saja menurut saat dhani menyuruhnya duduk diatas pangkuannya. sambil bercerita dhani pun mengelus punggung istrinya sedekap dia mengelus perut istrinya saat anak yang berada dirahim istrinya bergerak.sedangkan qeela hanya terdiam sesekali mengambil nafas panjang
"mas... udah ya aku mau telfon kakak dulu"kata qeela
"hari ini hanya ada kita aay biarkan kakak dirumah bersama bi marni juga siti"kata dhani sambil memeluk tubuh istrinya
"mas mau mandi?"kata qeela
"engga!!! "kata dhani
"mas mau makan buah biar aku kupasin"kata qeela yg sebenarnya hanya ingin menghindari dhani
"jangan menghindar sayang... aku tak kan kuat"kata dhani
qeela pun semakin terdiam didalam pikirannya berkecamuk banyak fikiran,sedang dhani selalu cekatan menghalau qeela yang hendak menjauh darinya
tok tok tok
"masuk"kata dhani
"lepasin mas ada orang masuk"kata qeela
"biarin"kata dhani
ternyata yang datang adalah eko dan siti mereka membawakan pesanan qeela tadi malam tak lupa beberapa makanan dibawakam oleh bik marni untuk kedua pasutri itu
"mbak ini pesanannya sama ini ada sarapan"kata eko
"taruh sana aja ko"kata dhani sambil tetap memeluk qeela
__ADS_1
...