Jodohku Kekasihmu?

Jodohku Kekasihmu?
52.berulah 2


__ADS_3

chiquita pun berlari menuju tempat mama papanya duduk,qeela sedang sibuk berkutat dengan ponselnya sedang dhani rebahan dikaki istrinya tercinta sambil mengelus elus perut istrinya


"mama kenapa sayang... "kata dhani sambil menciumi perut qeela sedang qeela pun tak menghiraukan omongan suaminya itu


"hai ma pa bentar lagi pesanan datang, emang mama kenapa pa? "kata chiquita


"eh gakpapa kok sayang..."kata qeela sambil meletakkan ponselnya diatas meja


qeela pun bersenda gurau bersama chuquita sedang dhani masih asik menciumi perut qeela dia pun tak menghiraukan banyak orang yang menatapnya heran


akhirnya yang ditunggu pun datang chiquita dan dhani lahap memakan bakso dihadapan mereka berbeda halnya dengan qeela yang ogah ogahan makan sampai harus dipaksa putrinya


"ayo dong ma makan yg banyak kasihan tu adek aku kelaperan"kata chiquita


"kamu makan aja sayang mama biar papa yang nyuapin"kata dhani


dhani pun menyuapi dengan telaten putrinya tercinta setelah selesai dan dhani membayar dikasir mereka pun pulang kerumah mereka


sesampainya dirumah chiquita yang kelelahan pun dibantu siti dan bi marni membereskan diri dan beranjak tidur siang sedang qeela digandeng dhani masuk kedalam kamar mereka


tanpa sepatah katapun qeela berlalu kekamar mandi meninggalkan dhani diranjang mereka


dhani pun membuka ponsel yg sedari tadi tidak dia hiraukan,dia menemukan beberapa panggilam tak terjawab dan panggilan masuk dari seseorang


"shiiiit... "kata dhani setelah tersadar apa yang membuat istrinya terdiam sedari tadi


saat hendak menyusul istrinya kedalam kamar mandi,qeela sudah terlebih dahulu keluar dari kamar mandi menggunakan baju handuk yg menutupi tubuhnya


"sayang.... aay.... maafin aku... aay aku mohon"kata dhani sambil berlutut dibawah kaki qeela


qeela pun hanya berjalan melalui suaminya tercinta dan mengambil gamis rumahan serta krudung instan dan dengan cekatan dia mengganti baju setelah itu dia menyisir rambutnya kemudian memakai krudung


dhani pun hanya berjalan dibelakang qeela tanpa berkata sedikitpun.sedang qeela bersiap siap merebahkan diri dikasur sambil memegang ponselnya


dhani pun tak kalaah akal dia bergeleyot dikaki istrinya yang sedang bersantai sambil sesekali mencoba memegang tangan istrinya tapi selalu ditepis oleh qeela


"aay.... plis maafin aku aku janji g akan ngulangi lagi"kata dhani


qeela pun tak bergeming karena bagaimanapun juga ini sudah kesekian kalinya dhani mengkhianati dirinya,qeela sudah lelah dia pun sudah malas untuk berdebat dengan suaminya


tak berapa lama qeela mnepis kepala dhani yg masih bertengger dikakinya,dia pun segera berebah dan menutup matanya berharap suaminya pergi dari ruangan itu


ternyata dhani masih tetap saja memeluk tubuh istrinya dari belakang dia takut qeela akan pergi dari rumah lagi untuk kesekian kalinya


tanpa terasa air matapun menetes dari matanya dia sudah tidak kuasa lagi menahan gejolak yang ada dihatinya


dhani yang merasakan perubahan deru nafas qeela pun membalikkaan pelan tubuh istrinya hingga mereka berhadapan


"aay....please jangan nangis"kata dhani sambil mengelap air mata istrinya

__ADS_1


bukannya malah tenang qeela pun semakin terisak tapi qeela tetap bungkam tanpa sepatah katapun sedang dhani dibuat frustasi karena kediaman istrinya


"mass... "kata qeela ditengah isak tangisnya


"ada apa sayang... "kata dhani sambil melihat kearah qeela hingga mata mereka beradu pandangan


"ceraikan aku... "kata qeela


"gak mungkin!!!! "kata dhani


"aku lelah mas benar benar lelah, tolong biarkan aku bahagia. kalau kamu tidak bisa menceraikan aku biar aku yang mengajukan gugatan"kata qeela


"dan aku akan menghalalkan segala cara agar kamu g bisa cerai dari aku camkan itu sayang!!! "ancam dhani


"apa semua selalu tentang ancaman? bagaimana rumah tangga ini berjalan bila kamu masih suka perempuan lain hah????"kata qeela


"dia cuma hiburan sayang bahkan aku g pernah sekalipun menyentuhnya aku berani bersumpah"kata dhani


"jadi dia hiburan sedang aku pelampiasan nafsumu gitu???? "kata qeela nanar


"bukan begitu aay... aku sungguh mencintaimu tolong jangan pergi dari"kata dhani sambil memegang kedua tangan qeela


"didalam cinta tidak ada orang ketiga...memang benar mas mampu secara finansial untuk berpoligami tapi maaf aku bukan wanita yang mampu untuk diduakan aku memilih mundur.tidak ada manusia yang sempurna pun aku juga memiliki banyak kekurangan maafkan aku jika selama jadi istrimu aku tidak bisa memberikan yang terbaik untukmu, besok aku akan kembali kerumah orangtuaku tlg hargai keputusanku mas.kali ini aku tidak akan lari akan aku aelesaikan masalah kita ini toh maaf dariku ternyata tidak bisa merubahmu. mungkin memang aku bukan yg terbaik untukmu mas"kata qeela sambil berlinangan airmata


dhani pun memandang sekilas wajah istrinya yg beruraian air mata, dia kemudian mengecup kening istrinya mengusap dg pelan air mata yg keluar dari mata qeela


"kenapa itu si bos... "kata eko bergumam


tak selang berapa lama dhani keluar mengendarai mobil qeela dengan tergesa gesa menghampiri eko


"ko... mas dhani tadi kemana?"kata qeela


"itu mbak naik mobil ngebut gitu kenapa ya mbak"kata eko


"Ya Allah ayo ko anterin aku pelan pelan nyari mas dhani"kata qeela


"iya ayo mbak saya ambil mobil dulu"kata eko yang bergegas mengambil mobil yang biasa digunakan oleh qeela


tapi belum sempat eko datang security yang menjaga gerbang utama wilayah itu pun bergegas datang menemui qeela


"bu... "kata nanang


"ya pak... ada apa?"kata qeela yg sudah familiar dengan pak nanang


"itu bu pak dhani kecelakaan nabrak pohon didepan jalan utama"kata pak nanang


"innalillahi... gimana keadaan suami saya pak? "kata qeela


"sudah saya panggilkan ambulana tapi belum datang datang buk... itu disana ditunggu teman saya sama beberapa warga yg kebetulan lewat"kata pak nanang

__ADS_1


"ohya baiklah terimakasih pak... biar saya bawa suami saya kerumah sakit"kata qeela


"bikk... bikk marni"kata qeela


"ya ada apa non... "kata bik marni


"saya mau bawa mas dhani kerumah sakit sama eko tlg jaga chiquita ya bik"kata qeela


"i iya non sebentar saya ambilkan tas sama hp non siapa tau butuh"kata bik marni


qeela pun mendatangi tkp dimana dhani berada tentu saja ditemani oleh eko, dengan dibantu warga sekitar dhani pun digotong kemobil dan dibawa kerumah sakit


setelah sampai dirumah sakit dhani pun segera mendapatkan penanganan dari petugas kesehatan. qeela menunggu diruang tunggu ugd sedang eko memberesi administrasi rumah sakit setelah selesai eko pun menyusul qeela dan membawakannya makanan dan minuman


"mbak... ini makan dulu udah malam.mbak dari tadi belum makan"kata eko


"nanti aja ko lagi g selera makan aku"kata qeela


"demi kandungan mbak... mbak g mau kan terjadi apa apa sama dia"kata eko


"iya ko makasih"kata qeela yang akhirnya sedikit mau makan makanan yg dibawakan oleh eko


tak selang berapa lama seorang susterpun keluar dan memanggil wali dari dhani


"wali dari bapak dhani"kata suster


"ya saya istrinya sus"kata qeela


"mari bu ada yang mau disampaikan oleh bapak dokter"kata suster


"baiklah... ayo ko temenin aku"kata qeela


setelah mendengarkan penjelasan dari dokter secara seksama dhani pun dipindah kekamar tempatnya akan dirawat.qeela selalu disamping setia menemani sedang eko mengintili dari blkg


sesampainya disebuah ruangan yg cukup luas merekapun duduk disamping dhani yg belum sadarkan diri dengan beberapa luka dibagian tubuhnya


"ko pulang sana suruh bibik atau siti bawain baju ganti aku sama mas dhani ya"kata qeela


"mbak tak tinggal sendiri gakpapa?"kata eko


"iya gakpapa... ohya jangan kasih tau mama papa sama orangtuaku ya ko"kata qeela


"iya mbak... "kata eko lalu berlalu pergi


sepeninggalan eko, qeela menatap nanar wajah suaminya dia pun meraih tangan suaminya dan mencium tanganyya sambil berlinangan air mata


"mas kenapa begini? "kata qeela


.....

__ADS_1


__ADS_2