Jodohku Kekasihmu?

Jodohku Kekasihmu?
26.


__ADS_3

"km kenapa hon,,,ak lihat dari tadi melamun terus..."kata Qeela


"gapapa sayang...udah lanjutin makannya,,,habis itu kita belanja buat oleh oleh keluarga km...katanya km mau lgsg plg kerumah..."kata dhani


"oke lah..."kata Qeela


diperjalanan pun begitu dhani tak seperti biasanya dia banyak diam bahkan tidak jarang dipanggil tdk merespon."sebenarnya kenapa dia?apa ada mslh..."batin Qeela


ditengah perjalanan mobil dhani berhenti disalah satu butik walau tidak begitu besar tp butik tersebut keliatan butik yg mewah


"beb,,,kali ini oleh olehnya baju ajaaa ya kalau makanan kan udah sering"kata dhani


"tapi hon,,,kemahalan ini mahh..."protes Qeelaa


"masak sama calon keluargaku ak pilih yg abal abal si beb..."gerutu dhani sambil menarik tangan Qeela masuk ke butik tersebut


"sana gih milih,,,ingat g usah liat harga...ak g akan bangkrut kalau cm belanja baju mah...ak tunggu sini ya"kata dhani


"serah deh mr.pemaksa..."kata Qeela


Qeela pun segera memilih barang untuk keluarganya dia dibantu oleh beberapa karyawan toko tersebut."pelayanannya sungguh sangat memuaskan ramah ramah"gumam Qeela dalam hati


ayah dibelikan baju batik,,,ibu dibelikan tas,,,inaz dibelikan sepatu,,,dan chika dibelikan flatshoes...sedang dia pun membeli dua jam tangan couple warna putih untuk dia dan dhani.


dia segera membayar kekasir karena td dhani sudah memberikan kartu kreditnyake Qeela.Agak terkejut jg sih Qeela denger nominalnya tp tak apalah sekali kali batinnya


ketika Qeela mau menuju kearah dhani,,,Qeela pun mengernyitkan dahinya...tampak dhani yg sedang menelfon seseorang dengan serius sekali


"apa ini berhubungan dengan murungnya dhani..."batin Qeela


Qeela pun memutar arah menghampiri dhani dari belakang,dia pengen menguping apa yg sebenarnya terjadi


Qeela pun sudah berada dibelakang dhani tanpa dhani sadari karena dia terlalu serius menelfon


"lalu kenapa km menghubungiku lagi????setelah ak bisa bangkit dari keterpurukan setelah kau meninggalkanku???taukah km diriku sangat terluka???"kata dhani


....


"iya benar ak memang masih mencintaimu hingga kini dina puas kamu!!!"bentak dhani


brugggg...semua barang belanjaan pun jatuh dilantai.Qeela diam mematung tanpa sadar air matanya terus mengalir


dhani pun segera menengok kebelakang dan mendapati gadisnya tepat berada dibelakangnya


"beb..."kata dhani lirih sambil berjalan menuju kearah Qeela


Qeela pun mundur dan lgsg menghapus air matanya..."tolong antar ak ke kost an..."kata Qeela


"tp kita perlu bicaraa..."dhani


Qeela pun tak peduli dia segera menuju keparkiran,,dhani pun mengambil barang belanjaan Qeela kemudian menyusul Qeela.dhani segera membuka pintu mobil dan menyuruh Qeela masuk kedalam


setelahnya dia menaruh belanjaan Qeela dibagasi belakang,kemudian dia beranjak ke belakang kemudi untuk menjalankan mobilnya


diperjalanan yg dilakukan Qeela hanyalah bersandar dijok sebelah dhani sambil memejamkan matanya,,,air matapun tak surut sedari td walau dia sedang memejamkan mata


sedang dhani tampak kalut melihat kekasihnya itu,,,satu tangan memegang kemudi satu tangan yg lain memegang jemari Qeela,,,Qeela pun tak berusaha menolak karena tubuhnya terasa lemah tak berdaya


sudah puluhan kali dhani memanggil Qeela tp tak ada sahutan,,,dhani pun semakin gusar.diberhentikannya mobilnya dipinggir jalan yg sepi kemudian dia menarik Qeela didalam pelukannya


diangan angan Qeela,,,"kenapa harus seperti ini Tuhan???kenapa mencintai sesakit ini???kenapa ak selalu dikhianati???kenapa...kenapa Tuhan"sambil air mata yg selalu menetes dari matanya


tapi lagi lagi tak ada penolakan ataupun tanggapan,,,"sayang...km jangan begini!!!!ak bisa gilaaaa...tolonglah..."kata dhani sambil mengelus rambut Qeela


"sayang....buka matamu,km boleh pukul ak boleh hina ak tp jangan seperti ini"dhani sambil mengusap air mata Qeela yg tak berhenti sedari tadi


"kalau km begini terus,,,baiklah ak akan bunuh diri..."ancam dhani


Qeela pun segera membuka matanya,pandangan mereka beradu...walau sayu tatapan Qeela bagaikan pedang yg menusuk jantung dhani


"tolong antar ak pulang ke kost sekarang,atau ak bisa pulang sendiri.."hanya itu yg keluar dari bibir Qeela


diapun sudah tak sanggup menangis lagi mungkin air matanya sudah kering,,,baru td mlm dia sangat bahaagia karena dilamar dhani...dan hari ini dia lagi lagi harus mendapatkan kenyataan pahit kalau dhani mengaku masih mencintai perempuan itu,lantas Qeela adalah pelarian dhani????

__ADS_1


belum sembuh luka tentang rico,ditambah kejadian siska,ditambah lagi kenyataan pait ini...ahhhh serasa remuk redam hati Qeela saat ini


"ak bisa jelasin beb,,,"kata dhani lirih


"ok,,,mungkin kita butuh waktu bicara...tp bkn saat ini tolong..."kataa Qeela lirih


"gak...harus selesai sekarang!!!ak kenal km bkn cm sehari dua hari beb,ak yakin kalau ak membiarkanmu pergi skrg maka ak tak akan mendapatimu lg!!!!"kata dhani


"lalu mau kamu apa??????????????"kata Qeela sambil berteriak


dhani pun tersentak semenjak kenap Qeela tak pernah Qeela berbuat seperti itu,tp itu wajar karena dia mendengaar sesuatu yg sangatlah menyakitkan


"kita kembali ke hotel ayah,kita bicara disana!!!!"kata dhani dengan segera memutar arah mobilnya kembali ke hotel ayahnya


sebelum menjalankan mobil,dia pun menghubungi orang kepercayaan ayahnya untuk menyiapkan kamar yg dia pakai td.setelah itu dia menghubungi ayahnya agar membantunya mengurusi semua pekerjaannya


beberapa menit mobilpun sampai di halaman hotel tersebut,dengan cekatan dhani membuka pintu untuk Qeela dan segera membopongnya...Dhani sengaja menggendong Qeela menuju kamar tadi karena tau gadisnya amatlah lemah sekarang ini


tak diperdulikannya semua pengunjung dan karyawannya menatap tanpa mengedipkan mata


setelah sampai dikamar Qeela direbahkan dikasur,,,dan dhani segera mengecup kening Qeela sangat lama


sedang Qeela masih tak bergeming


sedari td dia hanya memejamkan matanya


"bebbbb...."kata dhani sambil menggoyang goyangkan tubuh Qeela


Qeela pun membuka matanya perlahan


dirasanya berat karena matanya kini sembab kebanyakan menangis


Qeela pun berusaha untuk duduk disandaran kasur,,,dhani pun membantunya


"lalu mau km apa sekarang????"kata Qeela lirih sambil menatap nanar dhani


"maaf...."hanya kata itu yg dhani ucapkan


"ak rasa memang kita tidaklah jodoh,,,terlalu berat rasanya ak bertahan mencintai sedang km masih mencintai perempuan lain...Ya Tuhan sesakit inikah mencintaiiii..."kata Qeela dengan frustasi sambil menjambak rambutnya


"maaf....maaf jangan seperti ini beb,,,ak g tahan lihat km ky gini ak mohon"harap dhani sambil menciumi wajah Qeela


sunyi...senyap...berjam jam,,,Qeela yg terus berdiri di balkon dan dhani yg berada disampingnya tanpa menyentuhnya,,,tapi tiba tiba "brukkkk...." Qeela pingsan,,,dhani yang panik pun segera memanggil karyawan untuk mendatangkan seorang dokter ke kamar tersebut


setelah menunggu beberapa saat dokter itu pun datang,,,dokter bima dokter yg masih muda mungkin seumur dengan adi...


saat pertama kali melihat Qeela,,,bima pun mengernyitkan dahinya.."Qeela,,,bknkah dia wanita yg diceritakan adi lalu kenapa dia disini" batin bima karena ternyata dokter bima adalah kakak sepupu adi umur mereka hanya selisih dua bulan


"bagaimana dok???"kata dhani


"dia terlalu banyak fikiran tuan dan sedikit kelelahan...ini saya tuliskan resepnya tlg ditebus diapotik terdekat...semoga nona lekas sembuh saya permisi duk"kata dokter bima


"baiklah terimakasih..."kata dhani


dhani pun menyuruh pegawainya untuk menebus resep dari dokter bima,,,dan meminta bbrp makanan kegemaran Qeela karena sedari tadi Qeela belum makan


"sayang bangunlahhhh..."kata dhani


beberapa menit kemudian Qeela pun terbangun dia merasakan kepalanya amatlah pusing


"ahhh..."kata Qeela sambil memegang kepalanya


dhani lgsg mendekat kearah Qeela karena dia baru saja selesai mandi,,,"kenapa sayang..."sambil memegang kedua bahu Qeela


"tidak apa apa..."kata Qeela


Qeela pun merebahkan dirinya dikasur lagi karena tidak kuat rasanya duduk menopang tubuhnya


"ayo makan dulu...nanti setelah itu minum obat..."kata dhani


"g usah..."jwb Qeela


"oke nanti setelah km makan dan minum obat kita bicarakan mslh kita dan ak akan terima keputusan km beb tp km jangan nyiksa tubuhmu kaya gini!!!km tau ak juga bisa berbuat nekat...kalau km tetap seperti ini ak akan loncat dari balkon..."dan kali ini adalah ancaman dhani

__ADS_1


Qeela pun terpaksa menuruti perkataan dhani,,,dhani dengan telaten menyuapi Qeela setelah itu dia mengambilkan obat yg akan diminum oleh Qeela


"sudah...ak mau bicara"kata Qeela terpotong saat mendengar notif panggilan dari ponselnya


dhani yg mengetahui Qeela masih lemas pun mengambil hp dari tas Qeela,,,dilihatnya sebentar ponsel Qeela...dan nama vea tersembul dipanggilan tersebut


"nih...dari vea,,,"kata dhani sambil menyodorkan hp kearah Qeela


"veeeee,,,jemput ak..."kata Qeela sambil terisak


dhani pun dengan sigap merebut ponsel dari tangan Qeela..."ve,,,gak ada apa apa Qeela sama ak dia hanya kelelahan g usah mikir macam macam"kata dhani lgsg mematikan panggilan dari vea


"maksud km apa beb????km mau menghindariku?????"kata dhani geram


"laluuuu mau kamu apa????????tolonglah jangan mempersulit semuanya.AKU MAU KITA PUTUSSSSSSSSSSSSSSSSSSS.."kata Qeela sambil berteriak


dhani pun seperti tersambar petir,,,dia hanya mematung tak menjawab.dia tak tau harus berbuat apa yg dia tau dia bersalah


"ak tak akan pernah mau!!!"hanya itu yg dhani katakan


"terserahhhh km mau atau engga mulai sekarang kita sudah tidak ada hubungan lagi...ini cincin saya kembalikan"kata Qeela


"jangan harap km bisa lepasin cincin itu atau...."dhani dengan sengaja mengambil pisau dan mengiris pergelangan tangannya sampai berdarah


Qeela pun memekik.."ahhhhhhhhhh apa yg kau lakukan kak,,,"sambil memegang tangan dhani


"kalau km nekat pergi biarkan ak mati..."kata dhani lirih


Qeela pun keluar dari kamar berlari memint pertolongan,,,dia tak sengaja bertemu dengan tangan kanan ayah dhani yg sedari kemarin melayani mereka


dengan nafas yg masih ngos ngosan Qeela menghampirinya.."pak..tolong dhani tangannya terluka..."


"ayo kita kesana nona..."kata dino nama orang tersebut


mereka pun berlari dan didapati dhani sedang duduk bersandar pinggiran tempat tidur


dino segera menghubungi dokter bima,,kebetulan dokter bima sedang berada tidak jauh dari hotel tersebut,beberapa menit kemudian dokter bima pun datang


"ada apa lagi ini,,td Qeela sekarang tuan dhani..."gumam bima dalam hati


dengan segera dokter bima membersihkan darah dipergelangan tangan dan membalut dengan perban,,setelahnya dia menulis beberapa resep obat dan meminta dino untuk menebusnya,,,kemudian dia undur diri pamit


walau banyak pertanyaan dibenakkya bima pun tak mau ambil pusing dia hanya menjalankan tugasnya tanpa mau mencampuri urusan mereka,yg bahkan Qeela pun tak tau kalau dokter bima mengenalnya


sepeninggalan dokter bima,,dino pun ijin untuk keapotik menebus obat.sekarang Qeela bingung apa yg harus dia perbuat


dan kali ini Qeela harus mengorbankan perasaannya sejenak untuk merawat dhani


"kak,makan dulu ya..."kta Qeela sambil menyuapi makanan kemulut dhani


"biarin mati ajalah toh stlh sembuh km pasti pergi meninggalkan ku!!!"kata dhani


"kakak apa apaan...g baik ngmg gitu,gih makan hbs itu minum obatnya atau ak pergi!!!!"kata Qeela yg kali ini sedikit mengancam


"baiklah..."kali ini dhani pun menurut


"ternyata enak ya sakit...jadinya km perhatiin ak beb,,,ak sakit terus aja ah biar g km cuekin..."kata dhani sambil berbinar binar


"apa apaan si...liat aja ntar kalau km sembuh ak akan tetap meninggalkanmu"kata Qeela


"coba aja kalau pengen liat ak mati..."kata dhani


"seraaaaaaaaaaaaahhhhh!!!!!!!"kata Qeela


pintu kamar pun terbuka,,,ternyata ayah dan bunda dhani datang.mereka pun segera menuju kearah dhani yg terbaring ditempat tidue dan Qeela yg duduk disebelahnya


"waduh tambah runyam nihhh..."batin Qeela


"kenapa km dhan..."kata bunda sambil memeluk putra kesayangannya itu


"gakpapa bun..."kata dhani


"bener dek..."tanya bunda pada Qeela

__ADS_1


"eh anu bun...iya..."kata Qeela


"ayah sudah tau semuanya dari dino.sekarang istirahatlah kalian nanti malam kita bicara,,,ayah bunda kekamar sebelah istirahat dulu..."kata ayah melirik kearah dhani


__ADS_2