
hari hari qeela lalui dengan mengurus keluarga kecilnya dan disibukkan dengan kuliahnya,tak terasa sudah setaun chiquita hadir ditengah keluarga mereka.gadis kecil itu memberikan keceriaan tersendiri bagi dhani dan qeela sebagai penghibur dikala mereka lelah
sampai suatu hari ada sebuah tragedi yg merubah segalanya,,,siang itu saat matahari sedang panas panasnya qeela ingin pergi menjemput putrinya tercinta tp ditengah jalan dia mendadak pusing dia kemudian kembali kerumahnya
sedang dirumah tidak ada siapa siapa,memang tadi Qeela memerintahkan bi marni,siti dan eko berbelanja ke supermarket untuk kebutuhan bulanan dirumah itu
"kenapa pusing sekali...."kata qeela dan tiba tiba brukkkk qeela pingsan
entah berapa jam qeela pingsan hingga dia tersadar sudah ada bi marni disampingnya
"bi...chiquit sudah dijemput?"kata qeela
"paling sudah dijemput mas dhani mbak..."kata siti sambil membawa teh hangat
"mbak td pingsan....entah sejak kapan trs kita panggi dokter kesini"kata bi marni
"ohya...lalu ak sakit apa bi?"tanya qeela
"g sakit mbak sedang hamil ,,,selamat ya"kata bi marni sambil memeluk qeela
"benarkah???"kata qeela
"iya mbak..."kata siti
"jangan kasih tau mas dhani sama chiquita dulu ya bik,,,dua hari lg ulangtaun pernikahanku ak mau bikin.kejutan buat suamiku"kata qeela sambil berbinar
sementara itu dikantor dhani dikejutkan dengan sebuah telfon dari sekolah chiquita
"haloo..."kata dhani
"maaf pak,,,ini chiquit belum ada yg jemput td saya mencoba hubungi mamanya tp sepertinya ponselnya sedang tidak aktif"kata ustadah disekolah chiquita
"baik ust,,,setengah jam lagi saya sampai disana"kata dhani
"don...kerjakan laporan ini,yud...km urus meeting kita hari ini.dasar istri gak becus.gimana kalau dia punya anak apa mau ditelantarkan anakknya"kata dhani sambil keluar dari ruang kerjanya
"dhani g berubah selalu saja mengedepankan emosinya,semoga g berdampak buruk untuk rumah tangganya kali ini.kasian qeela harus terus dilukai oleh suaminya sendiri"kata doni
"sebaiknya kita menyusulnya don...firasatku buruk kali ini"kata yudi
mereka pun segera menyusul dhani tp mereka lgsg menunggu didekat rumah dhani sedang dhani masih menjemput putri kecilnya
"papa...mana mama kok g jmpt chiquit g biasanya mama lupa"kata chiquita yg baru kali ini dijemput papanya
"mama lg sibuk sayang...oya ust maaf jmptnya terlambat saya permisi dulu"kata dhani
"iya pak gpp..."kata ustadah itu
...
sesampainya dirumah dhani lgsg menyuruh chiquita beristirahat dikamarnya kemudian dia mencari keberadaan qeela,dan ternyata dia melihat qeela tertidur pulas
tanpa babibu dhani menarik paksa lengan qeela hingga qeela tersentak
"aay ada apa mana chiquit?"kata qeela
"kalau km g bisa jadi ibu yg baik bagi chiquit,bagaimana kalau kita pny anak sendiri km mau menelantarkannya haahhh!!!!km tau dari tadi berjam jam chiquit menunggumu disekolahnya dan skrg km malah enak enakan tidur!!!dasar istri g becus"kata dhani
qeela pun tak menjawab pertanyaan dhani dia segera beranjak bangun,saat dia hendak pergi keluar kamar dhani pun membanting vas bunga yg berada disebelahnya dan hampir saja mengenai qeela,lagi lagi qeela harus menahan air matanya atas perlakuan dan kata kata suaminya itu
awalnya dia lgsg ingin menjelaskan kejadian yg sebenarnya tp mendengar perkataan suaminya itu dia pun mengurungkan niatnya
"mau kemana kamu hah???"kata dhani
"mau pergi...biar km puas!!!ak dtg g bawa apa apa ak pergi pun tak bakal membawa apapun"kata qeela
kemudian dengan langkah gontai qeela menghampiri kamar putrinya,,,dia kemudian masuk dan mendudukkan diri disebelah chiquita yg sedang tertidur pulas dia kemudian mengecup wajah putrinya itu dengan penuh kasih sayang
__ADS_1
"sayang maafin mama ya...jaga diri chiuit baik baik,,,mama akan selalu mencintai chiquit..."kata qeela
kemudian diapun keluar dari kamar dan ternyata bi marni,siti dan eko sudah ada didepan kamar chiquita dengan beruraian air mata
"mbak..."kat siti sambil memeluk qeela
"jangan beritahu apapun pada mas dhani ttg kehamilanku...maaf ak harus pergi"kata qeela sambil memeluk bi marni
"mbk,saya antar ya..."kata eko
"g usah ko....makasih"kata qeela
dengan langkah perlahan qeela pun berjalan keluar dari rumah yg selama ini dia tempati,tp tak berapa lama dia berjalan qeela pun ambruk
doni dan yudi segera menghampiri qeela dan membawanya kemobil mereka
"mau dibawa kemana ini bro?"tanya yudi
"kerumahku aja...disana ada vea!!!tp ingat jangan kasih tau dhani.ohya buang kalung cincin dan jam tangan pemberian dhani itu ada alat pelacaknya"kata doni
"eman don...tak tinggal dirumah dhani saja siapa tau ada yg menemukan"kata yudi sambil terkekeh
setelah melepas semua yg dimaksud oleh doni yudi pun segera membuangnya dihalaman rumah dhani
mereka pun melaju menuju rumah doni
ditengah perjalanan doni pun menggerutu karena kesal ulah sahabatnya
"sekarang apa lagi mau dhani.dia selalu saja menyakiti qeela"kata doni
"iya don...dia sungguh g ada kapoknya"kata yudi
Qeela pun terbangun dan mendapati dirinya sedang berada didalam mobil,setelah mendudukkan dirinya dia pun sadar dia sedang bersama dengan kedua sahabat suaminya
"kak don,kak yud..."kata qeela lirih
"kak...jangan bawa ak kerumah itu lagi hiks hiks hiks...jgn beritahu mas dhani ak ada dimana please hiks hiks hiks"kata qeela sambil terisak
"baik qeel...pegang janji kami,,,kami akan melindungimu"kata doni dan yudi pun mengangguk
"trimkasih kak..."kata qeela
...
mereka pun sampai dikediaman doni walau pun tak semewah dan sebagus rumah suaminya qeela pun tak mempermasalahkan karena pada dasarnya dia pun sedari kecil sudah terbiasa hidup sederhana
"sayang udah plg hlo ada yudi...eh km qeel tumben km ikut suamiku"kata vea
"udah siapkan kamar buat qeela..."kata doni
"y udah ayo qeel kita kekamar"kata vea
dikamar qeela langsung menubruk sabahatnya itu dia kemudian menangis tersedu sedu dan menceritakan semua yg terjadi tadi
"rasanya ak sudah g kuat ve...ak g mau keguguran untuk kedua kalinya.ak mau hidup sendiri saja"kata qeela
"dasar brengsek suami km itu selalu saja mengedepankan emosi"kata vea menggebu gebu
"km sudah makan qeel?"kata vea
"ak lg g nafsu ve...nanti saja kalau ak pengen apa apa ak minta kamu"kata qeela
"oke jangan sungkan sungkan"kata vea sambil menutup pintu kamar qeela
dan diluar tepatnya diruang tamu doni dan yudi pun menunggu info dari vea,tau kalau suami dan temannya itu sedang kepo maksimal vea pun segera duduk disamping doni dan menceritakan semuanya yg telah terjadi pada sahabatnya itu
"biadab si dhani...dulu saat istrinya hamil dia harus kehilangan dua nyawa anaknya sekaligus karena perbuatan dhani.skrg ak tak akan membiarkannya melakukannya lagi"kata doni
__ADS_1
"lalu apa yg harus kita lakukan?"tanya yudi
"ini pasti dhani lg mencari dimana istrinya kita biarkan saja!!!"kata doni
ditempat lain setelah malam mulai larut,dhani pun keluar dari kamarnya...dia ingin meminta maaf pada istrinya karena telah bersikap keterlaluan
"pa...mama mana dari td g keliatan?"kata chiquita
"hlo bukannya dikamar km sayang?"kata dhani
"engga pa...dr td chiquit nyariin mama tp bi marni dan mb siti blg g tau"kata chiquit
"ya sudah papa cari mamamu dulu sayang..."kata dhani
"baiklah pa...chiquita mau makan disuapin mama"kta chiquit lesu
...
"bi,,,dimana qeela?"kata dhani
"mbak qeela pergi mas,,,sudah dari td sejak mas bentak bentak mb qeela dia lgsg pamitan.mas eko td mau mengantarnya tp mbak qeela g mau"kata siti
"kalian tau qeela pergi kemana?"kata dhani
"enggak mas...tp asal mas tau mbak qeela tadi pingsan berjam jam dirumah jadi dia g bisa jmpt chiquita bukannya tidak mau trs habis sadar mb qeela mikir kalau chiquit udah dijemput sama mas dhani!!!dan mas tau ternyata mbak qeela itu lg hamil anak mas.puas mas bentak bentak mb qeela ky gt?"kata siti
dengan menggebu gebu dia pun tak memperdulikan kalau dhani marah dengannya yg dia tau dia sangat mengkhawatirkan qeela yg dia anggap seperti saudaranya sendiri
"ha ha hamil??????"kata dhani sambil mengacak rambutnya
dhani pun segera mengecek gps dibarang yg dipakai qeela tp ternyata semua barang itu tergeletak dihalaman rumah dhani sendiri
"shit..."kata dhani sambil memegang perhiasan dan jam tangan milik istrinya
diapun segera menelfon doni dan yudi tp anehnya kedua ponsel sahabatya itu tidak aktif
dhani pun bergegas keparkiran kemudian dia menuju rumah mertuanya
sampai disana dia harus gigit jari tenyata qeela pun tak ada disana
tp sebelum dhani datang qeela sengaja menghubungi keluarganya agar saat dhani datang mereka tidak khawatir,tp qeela pun tdk bilang dia sekarang ada dimana
"dimana km sayang...bodohnya aku"kata dhani lirih sambil mengemudikan mobil sport nya dengan kecepatan tinggi
sementara dirumah doni,,,sekarang sudah duduk bersama qeela,vea doni dan yudi
"lalu langkah km selanjutnya apa dek?"kata doni
"entahlah ak hanya ingin menjauh darinya...sungguh terlalu sakit dia selalu saja mengulangi kesalahannya.ak rasa ak akan hidup berdua saja sama anakku kak"kata Qeela
"lalu km akan tinggal dimana?"kata yudi
"entahlah...ak rasa ak ingin pergi saja dari kota jogja,,,"kata qeela menerawang
"kak,,,bolehkah ak meminjam uang?ak ingin pergi keluar kota dan mengontrak sebuah rumah,,,kemudian ak ingin buka usaha kecil kecilan untuk mencukupi kebutuhanku bersama anakku kelak"kata qeela
"sejauh itu kah fikiranmu qeel?km benar benar tdk mengharapkan dhani lagi???"kata doni
"iya kak...biarlah ak menghilang,,,semua kata katanya masih terngiang dalam telingaku kak"kata qeela
"iya ak jg setuju sama qeela.dia jg berhak bahagia!!!bayangkan berapa kali dia harus menderita gara gara sahabat kalian hah!!!mas don,,,kasih semua yg qeela perlukan,,,carikan dia rumah yg layak huni"kata vea
...
dhani pun sampai rumah,dia segera mengecek cctv yg ada dirumahnya...betapa miris dia melihat istrinya yg terlihat putus asa menangis memegang perut dan keluar dari rumahnya.kemudian dia terlihat pingsan dijalanan dan dhani pun mengernyit ketika mengetahui siapa yg menolong qeela
tak buang waktu dhani segera menyambar kunci mobil menuju rumah doni
__ADS_1