
setelah sholat subuh berjamaah dengan suaminya qeela merasakan tubuhnya yg sangat lemas,dia kemudian berbaring diranjang dan memejamkan matanya
dhani pun membiarkan istrinya itu tetap berbaring dia kemudian bergegas kekamar mandi setelah bbrp menit dhani pun keluar dan bersiap memakai kemeja dan jas serta dasi yg senada dengan pakaian yg dia gunakan
kemudian dia duduk disamping qeela dan membelai lembut rambut istrinya dan mengecup keningnya untuk beberapa saat,qeela pun membuka kedua matanya
"emmmzt mas udah siap kerja?"kata qeela
"belum sayang masih terlalu pagi,,,km g bangun aay?ada ayah ibu hlo"kata dhani
"entah kenapa badanku lemah aay sampai ak g kuat berdiri lama lama"kata qeela
"hmmm...y sudah sini ak gendong ayo kita sarapan dulu hbs itu km rebahan lagi"kata dhani sambil menggendong tubuh istrinya
"eh tp aay baju km nanti lecek kucel dong"kata qeela
"biarin...orang udah laku gini siap jg yg mau ngelirik"kata dhani
"tapi..."kata qeela yg tak mau suaminya keliatan tak terurus
"udah aay yg terpenting bagiku adalah kesehatanmu dan anak kita"kata dhani sambil mengecup pipi qeela sekilas
hingga sampai ruang makan dhani baru menurunkan dan mendudukkan qeela disebuah kursi dan dia pun duduk disampingnya
"e ciee kakak romantisnya"kata chika yg selalu saja menggoda kakaknya
"apaan si dek?"kata qeela
"gpp kali ma kakak suka kalau mama papa kek gini"kata chiquita
"udah udah ayo sarapan dulu keburu telat sekolahnya"kata ibu menengahi
"aay ak ambilin makan ya"kata dhani
"iya asal jgn pake nasi ya aay ak g bisa kemasukan nasi barang sedikitpun"kata qeela
"okelh sayang...ak suapin ya"kata dhani dan qeela pun hanya mengangguk
setelah mereka selesai sarapan inaz,chika dan chiquita blpun bergegas kekamar mereka untuk mengambil tas sekolah mereka
"pap mam...kakak sekolah bareng kakung aja ya sama kak inaz kak chika juga"kata chiquita
"tpi sayang..."kata dhani yg tak enak dengan ayah mertuanya
"gakpapa dhan,,,ayah jg sekalian jalan searah juga"kata ayah
"ya yah baiklah...hati hati ya...oya ini uang jajan buat kalian berdua"kata dhani sambil mengeluarkan 10lembar uang seratus ribuan dan masing masing mendapat 500rb
"banyak banget aay???"kata qeela
"udah gpp sayang,,,kakak yakin kalian akan mempergunakanya dengan baik"kata dhani pada inaz dan chika
"iya kak makasih...kebetulan inaz pengen beli buku kak"kata inaz
"makasih kakak ganteng...nanti chika tabung deh uangnya kan chika jg dpt jatah harian dari ayah hehehhe"kata chika
"makasih ya nak km sungguh memanjakan adik adikmu"kata ibu
"sudah tgg jwb dhani bu"kata dhani
"y sudah ayo brgkt"kata ayah
"lets goooooo..."kata inaz chika dan chiquita serentak
....
"ibu kedapur dulu ya nak bosen disini g ngapa ngapain"kata ibu dan qeela pun mengangguk
"mas g brgkt?"kata qeela
"mas meeting dari rumah sayang bentar lg mas keruang kerja temani mas ya"kata dhani
__ADS_1
"gendonggg..."kata qeela
"baiklah tuan putriku sayang"kata dhani
dhani pun menggendong tubuh istrinya dan membaringkan tubuhnya disofa diruang kerjanya,kemudian.dia bergegas menyalakan laptop yg lgsg terhubung dengan client dan doni serta yudi
meeting kali itu membutuhkan waktu 2jam,awalnya qeela selalu terbaring dan memandang wajah suaminya yg terlihat begitu berwibawa ketika bekerja tp lama kelamaan dia pun lelah dan tertidur pulas
"maafkan ak sayang km sampai tertidur pulas menungguku"kata dhani sambil
mencium bibir istrinya sekilas
dhani pun melepas jas dan dasimya dan segera menggulung kemeja yg dia pakai kemudian dia menggendong qeela dan merebahkannya dikamar mereka
kemudian dhani bergegas untuk mengganti bajunya dengan pakaian santai karena untuk seminggu kedepan dia ingin fokus bersama dengan istrinya setelah beberapa bulan mereka terpisah
dhani pun berjalan menuju kedapur dan meminta siti untuk membeli susu ibu hamil dan beberapa camilan untuk istrinya
tak lupa dia meminta stock sayur dan buah yg lebih dari biasanya agar kalau qeela lapar dimalam hari mereka tidak kewalahan mencari bahan bakunya
kemudian dia meminta ibu mertuanya untuk memasak makanan yg digemari qeela
"maaf ya bu merepotkan..."kata dhani sambil menunggui ibu mertuanya memasak
"gpp nak dhan...ibu suka kalau ada kegiatan gini g hanya duduk tidur makan ibu bosan nak"kata ibu
"iya tp ibu g usah cape cape disini.ada bi marni dan siti merek sangat cekatan dalam bekerja jadi ibu tidak akan kerepotan"kata dhani
"y sudah sana temani istrimu ibu lihat tadi dia sangat pucat"kata ibu
"iya bu td dia ngeluh lemas apa dia ngidamnya sekarang ya bu"kata dhani
"mungkin nak...km harus sabar y mnghadapi istri yg lagi hamil"kata ibu
"iya bu dhani kekamar dulu ya"kata dhani dan mendapat anggukan dari ibu mertuanya
dikamar qeela pun masih tertidur sangat pulas,dhani pun segera merebahkan dirinya dan memeluk istrinya dengan lembut kemudian tak berapa lama pun ia tertidur
dhani bangun duluan karena meihat tidur qeela yg sepertinya tidak begitu pulas,dia pun mengusap pelan punggung istrinya agar merasakan nyaman.dan benar saja istrinya kembali terlelap setelah terbangun sebentar
"hlo kenapa sayang?ada apa?"kata dhani yg panik melihat istrinya tiba tiba menangis
"mas dhani jangan bentak ak lagi ya jangan kasar lagi qeela takut"kata qeela
"maafkan ak aay...ak janji g akan kasar lagi sama kamu.maaf sudah bikin km trauma"kata dhani sambil mencium istrinya
"benarkah???walau nnti ak yg berbuat salah mas dhani pun g akan kasar sama aku?"kata qeela sambil mendongakkan wajahnya kearah wajah dhani
"iya sayang...maafin mas yg temperamental ya.mas akan berubah sedikit demi sedikit maafin mas ya"kata dhani
"iya mas,,,mas ak mau jalan jalan bolehkah?"kata qeela
"km mau kemana?"kata dhani
"kepantai kyknya seru"kata qeela
"baiklah nanti kita ajak semua keluarga"kata dhani
"makasih mas"kata qeela sambil memeluk suaminya lebih erat
"makasih doang nih ga dikasih hadiah gt,,,udah berbulan bulan hlo sayang mas g dapat jatah"kata dhani lirih takut istrinya marah lagi
"mas mau???"kata qeela
"mau lah mau banget"kata dhani sumringah
"y udah ayo...tp pelan pelan ya kasian adek"kata qeela
"baiklah sayang makasih..."kata dhani yg lgsh bergerilya dengan tangan dan mulutnya
selanjutnya ena ena dong yaaa di skip aja ya hehehehehe
__ADS_1
....
mereka pun kembali tertidur setelah melakukan kegiatan panasnya tak berapa lama dhani pun terbangun dia bergegas mandi besar kemudian bersiap siap melakukan meeting lg setelah mendapat pnggilan dari doni
"aay...bangun...sayang"kta dhani
"emmmm....mas mau kemana?kok udah rapi lagi ktnya g mau ninggalin aku"gerutu qeela
"mas meeting dulu diruang kerja,,,km mandi dl gih habis itu susulin mas keruang kerja"kata dhani
"emohhh...maunya disini aja tungguin ak mandi"kata qeela
"baiklah mas ambil laptop dan berkas dl,,,nanti mas meeting sambil nungguin kamu mandi"kata dhani
qeela pun bergegas kekamar mandi untuk beberapa menit,kemudian dia keluar sudah menggunakan gamis rumahan sedang rambutnya digulung menggunakan handuk.dia pun kemeja rias dan menggeringkan rambutnya kemudian menyisir dan mengucir satu rambutnya
dia pun mengaplikasikan make up ke wajah cantiknya,tak begitu tebal tapi memberikan kesan lebih cantik pada dirinya...dia sengaja memilih lipstick warna merah muda entah kenapa sejak dia hamil dia selalu lebih suka warna yg terang
kemudian dia mengambil pastan berwarna maroon senada dengan gamis yg dia pakai,dhani pun tak henti hentinya mencuri pandangan dari istrinya disela sela meetingnya
apalagi client nya saat itu adalah lisa teman dhani dari kuliah dl yg selalu saja mengejar ngejar dhani.entah dia tau atau tidak kalau dhani sudah menikah
setelah dirasa selesai qeela duduk dipinggiran ranjang sambil memainkan ponselnya sampai dia mendengar berkali kali dhani menyebut nama lisa
"sedang meeting bersama perempuan rupanya"batin qeela
kemudian dia mengirim pesan ke suaminya lewat aplikasi wa
Qeela "sama perempuan to meetingnya???pantesan betah!!!!"
dhani "apaan sih sayang,,,sini deh temenin mas meeting kalau g percaya"
qeela "emang boleh??????"
dhani "boleh donggg...orang mas jg pengen kenalin km sama client mas"
qeela pun tak membalas dan segera berjalan kearah dhani kemudian dia duduk disamping dhani dan bergelayutan dilengan suaminya itu
"sayang...."kata qeela
"iya tungguin mas disini ya"kata dhani sambil mencium kening qeela
dan dilayar laptop pun terlihat doni dan yudi yg menahan tawanya sedang lisa yg tak begitu suka akan penampakan didepan matanya itu
"ehem...."kata lisa yg tak mau melihat lebih dari itu
"eh maafkan saya oya nona lisa perkenalkan ini qeela istri tercinta saya"kata dhani
qeela pun lgsg menatap layar laptop suaminya yg ternyata terhubung dengan doni dan yudi selain dari lisa
dengan senyum manisnya qeela pun menyapa mereka
"hai mbak lisa...."
"kak don...kak yud apa kabar?"kata qeela
"baik dek...gmn kandungan kamu?"kata doni
"baik kak...y sudah lnjutin meetingnya qeela pergi dulu ya tkt ganggu"kta qeela
dhani pun menahan tangan istrinya yg hendak pergi dari sana
"km disini aja sayang rebahan disini sambil nunggu mas selesai meeting ya"kata dhani sambil menepuk pahanya
"gapapa???"kata qeela sambil mengernyitkan keningnya
"engga..."kata dhani
qeela pun berbaring dipaha suaminya dan memainkan ponsenya sedang dhani lgsg fokus lagi ke depan layar monitor laptopnya untuk melanjutkan meetingnya.sesekali dhani mengecup wajah qeela dan membelai lembut rambut istrinya tercinta itu hingga beberapa jam meetingnya selesai
dhani pun melirik kearah qeela yg ternyata tertidur pulas,dia kemudian mengambil ponsel dari genggaman qeela.ponsel itu lama tak dipakai semenjak qeela pergi tp dhani selalu rajin mencharger dan mengecek ponsel istrinya
__ADS_1
dhani pun mengecek wa istrinya yg dipenuhi pesan yg banyak tidak dibuka olehnya,dan seperti biasa dhani pun hanya bisa menahan emosi melihat semua penggemar berat istrinya yg masih saja selalu mengirimkan pesan dan memberikan perhatia berlebih pada istrinya
tapi dhani sudah berjanji pada istrinya tak akan berbuat kasar lagi toh qeela jg tak pernah menanggapi ataupun memberikan harapan untuk mereka.dia lebih memilih menceritakan kebahagiaannya bersama suaminya agar mereka sadar dan mundur dengan sendirinya