Julian VS Keisha

Julian VS Keisha
Part 21


__ADS_3

Ini bukan kali pertamanya sekolah dihebohkan dengan kedatangan Keisha bersama Julian. Rumor tentang mereka pacaran pun pada akhirnya menyebar dan tak bisa dibendung lagi. Mulut teman-temannya lebih cepat dari pada omongan burung.


"Sumpah tuh bener-bener dia datang berdua lagi? Gak mungkin dong kalau itu kebetulan, pasti ini ada bedanya. Gue yakin pasti beda."


Keisha memandang ke arah Julian yang berada di sampingnya. Dari tadi Julian meminta agar dirinya tak mempedulikan rumor itu. Keisha pun tak ambil pusing dan ia pun memenuhi keinginan dari Julian tak ambil pusing. Wanita tersebut terlihat sangat pede melewati semua orang yang saat ini tengah menggosipi diri ya dengan Julian.


"Lo kalau ada apa-apa langsung hubungi gue aja. Biar gue bisa nyelesain masalahnya dengan cepat."


"Hem." Keisha pergi ke tempat biasa, apalagi jika bukan perpustakaan. Karena tempat itulah yang membuat Keisha sedikit nyaman. Di sana juga sudah ada Mario yang pastinya sudah menunggu dirinya.


Laki-laki tersebut adalah tempat ternyamannya untuk mencurahkan isi hatinya. Wanita Tersebut berjalan dengan sangat cepat dan berharap bisa melewati mereka semua yang memberikan gosip tak benar mengenai dirinya. Keisha tak tahu kenapa mereka selalu saja mengurusi hidup orang lain sementara hidup mereka, mereka abaikan.


Hingga pada akhirnya Keisha pun sampai ke dalam perpustakaan. Ia cepat masuk ke dalam perpustakaan itu dan melihat Mario dan juga Rahma yang menghadang. Keisha pun tak mengerti dengan hal tersebut dan mengangkat satu alisnya saat mereka memandang ke arahnya.

__ADS_1


"Ada apa kalian menunggu gue? Emang ada sesuatu yang terjadi di sini?"


"Lu datang lagi sama si Julian? Kemarin kata lo mau datang sama dia." Ya ini seperti sindiran yang sangat keras untuk Keisha. Tapi wanita itu hanya diam dan tak peduli.


Ia pun masuk ke dalam ruangan tersebut dan mengambil salah satu buku dongeng yang akan ia baca. Dengan begini ia dapat menenangkan pikirannya yang entah kemana melayang. Ia tak mau membahas kejadian tadi sebelum dirinya benar-benar pulih dengan rasa traumanya di rumah tadi.


"Gue nggak ada pilihan lain. Dia yang jemput gue, masa gue biarin begitu aja. Dan nggak manfaatin tumpangan dia."


Iya apa yang dikatakan oleh Keisha benar adanya. Tapi ini adalah seorang Keisha yang sangat sulit untuk didekati. Rahma dan juga Mario pasti tahu kenapa alasan mereka untuk mendekati Keisha. Dan oleh sebab itu mereka sangat mengantisipasi supaya Keisha tak dekat dengan Julian. Karena hal tersebut cukup berbahaya mengingat reputasi Julian yang cukup buruk.


Keisha tak peduli dengan aura itu lagi, karena menurut perempuan tersebut yang ia butuhkan bukanlah ocehan dari orang-orang. Tapi yang dibutuhkan Keisha adalah sandaran yang nyaman.


"Lo tau nggak sih Mario, tadi pagi gue habis berantem sama mama gue."

__ADS_1


"Masalah seperti biasa?"


"Hem."


"Terus lo gimana? Lu yakin mau pulang?"


"Nggak ada pilihan lain," ucap Keisha yang berusaha menahan air matanya.


Mario yang melihat hal tersebut mendekati Keisha dan mengusap pundak wanita itu.


"Lo tenang aja Sha, lo pasti bisa ngelewatin ini semua."


_________

__ADS_1


TBC


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SETELAH MEMBACA. TERIMA KASIH SEMUANYA YANG SUDAH MEMBACA.


__ADS_2