
Keisha memandang dalam ke arah Julian yang saat ini memberikannya sebuah suprise yang tak pernah disangka-sangka nya. Julian bekerja sama dengan ayah dan ibunya untuk menyambut hari ulangtahun Keisha.
Wanita itu menatap ke arah orang yang membawa kue dan juga beberapa temannya yang datang dengan tatapan sangat terharu. Padahal Keisha sendiri lupa kapan ulang tahunnya dan ia juga tertidur.
Tapi sungguh tak menyangka ketika bangun tidur ia diberikan suprise yang begitu menarik. Keisha pun tak bisa berkata-kata dengan apa yang dilakukan oleh teman-temannya tersebut kepada dirinya.
Ia baru saja menyelesaikan belajarnya dan Keisha merasa sangat lelah karena hal itu. Namun rasa lelahnya seketika hilang saya melihat jika dirinya mendapatkan suprise yang luar biasa.
"Omg, terima kasih kalian semua sampe repot-repot datang ke rumah gue."
"Happy birthday kakak!" teriak Rossa si adik paling menyebalkan. Keisha pun menarik napas panjang dan hampir saja akan memukul kepala adiknya yang tampak akan menjahili dirinya.
"Kau benar-benar nakal. Aku tidak tahu harus Melaka apa kepada diri mu agar kau tidak nakal lagi."
"Hari ini khusus untuk kakak aku nggak akan nakal lagi. Karena kakak adalah segalanya.
__ADS_1
Keisha sungguh merasa tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Rossa. Paling-paling adiknya tersebut hanya akan menghibur dirinya.
"Awas aja kamu bohong. Kalau smape kamu buat kakak kesal hari ini kamu Kakak patahin lehernya."
Mita yang mendengar ancaman dari anak tertuanya terhadap anak bungsunya membuatnya sangat terkejut dan menegur Keisha agar tak melakukan hal tersebut lagi.
"Keihsa dia adik kamu. Kamu gak boleh kaya gitu ke adik kamu sendiri," peringat Mita yang ia anggap ancaman itu cukup mengerikan.
"Iya Ma Keisha cuman bercanda."
Julian menyodorkan kue yang sudah mereka buatkan untuk Keisha. Lantas Keisha disuruh meniup lilin tersebut. Dan dengan senang hati pula Keisha melakukan hal tersebut.
Ia meniup lilin itu lalu kemudian memotong kue tersebut. Sementara itu Julian and the king malah menyanyikan lagu happy birthday bahkan sambil menghina Keisha. Namun sifat hinaan tersebut hanyalah sebuah candaan.
Keisha memberikan suapan pertamanya kepada orang tua dan juga adiknya. Sementara itu suapan selanjutnya diberikan kepada Julian. Padahal di awal Julian sudah sangat menyerah dan tak mungkin Keisha akan melakukan hal tersebut. Dan akhirnya ia tak menyangka dengan apa yang saat ini ia kunyah. Entah kenapa ini menjadi hal yang paling spesial di hati Julian.
__ADS_1
Ia ingin melakukan hal yang lebih dari ini untuk Keisha. Mendapatkan perhatian yang sesuai dari Keisha saja sudah membuatnya begitu senang.
"Lo beneran nyuapin gue tadi? Kenapa gue masih nggak nyangka? Sumpah lo bener nyuapin gue Sha?" tanya Julian sekali lagi untuk memastikan apa yang saat ini ia dapatkan benar-benar nyata ia rasakan.
Keisha pun menganggukan kepalanya yang membuat Julian ingin pingsan di tempat. Sebut saja Julian sangat lebay dan bahkan menjadi tertawaan teman-temannya karena mereka juga sama tak menyangka jika Julian bisa begitu memalukan.
"Gue gak pernah berpikir jika memiliki teman seperti lo," sindir Raymond yang merasa kesal kepada Julian.
Julian pun melirik ke arah pria itu dan meneguk ludahnya dengan kasar.
"Apaan sih, lo itu gak diajak."
_______
TBC
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SETELAH MEMBACA. TERIMA KASIH SEMUANYA YANG SUDAH MEMBACA.