
" sialan..brengsek..kenapa laki laki kaya itu terus saja berada disisi karin, gagal rencanaku mendekati karin lagi.." erwin menggerutu kesal,tangannya memukuli stir mobil berkali - kali, bibirnya perih dan membengkak akibat pukulan jonathan.
" aku masih butuh karin untuk sumber uangku saat ini, hanya dia orang yang bisa aku mamfaatkan untuk bersenang senang"
erwin memang sudah berubah
sejak masuk dalam dalam komunitas Amel, erwin mulai mengenal dunia malam , pergaulan bebas dan benda benda haram seperti obat obat dan narkoba, walau dia tidak menjadi pecandu, erwin yang polos perlahan menjadi calon pecundang, anehnya justru ia merasa keren saat ini, kepolosanya memudahkan amel, memoroti dan memanfaatkan erwin tanpa dia sadari.
Amel telah menjerumuskanya kedalam pergaulan bebas yang berisi kesenangan tiada batas yang tidak pernah erwin bayangkan, hidup dikampung yang membosankan,penuh aturan dan etika,
saat ini adalah surga dunia baginya, asalkan ada uang , pasti ada kesenangan disana, tak butuh kekasih yang baik untuk bersenang senang, kekasih yang nakal jauh lebih menyenangkan.
" aku harus melakukan sesuatu agar karin bisa kembali padaku" erwin menyeringai licik, sebuah ide muncul dikepalanya
sementara di rumah sakit didalam ruangan karin.
jonathan sedang mengolesi selai di atas roti, setelah selesai dia memberikan rotinya kepada karin
" makanlah roti ini, sebagai sarapanmu, kamu pasti belum makan apa apa sejak pagi, saat aku kemari aku melihatmu ter tidur seperti putri tidur begitu nyenyak . bisa bisanya perutmu yang kecil itu menjerit begitu kencang karena kamu abaikan
muka karin langsung memerah karena malu, " duhai perut kenapa juga kamu harus mempermalukan pemilikmu tadi dengan berteriak sangat nyaring karena lapar"
" kok bengong ayo makan.." jonathan tersenyum senang karena melihat muka karin yang memerah.
" setelah makan ceritakan padaku kenapa kamu bisa berakhir dirumah sakit ini," perintahnya tegas pada karin.
" aku tidak mau makan buatan anda, sini rotinya aku olesi selai sendiri" mengembalikan roti milik jonathan dan mengambil roti baru untuknya.
"Kenapa, kalo begitu aku suapin ya..???
mengambil roti yang disondor karin, hendak menyuapi, tapi karin menepis dengan kasar
" kenapa keras kepala? apakah kamu ngambek atau semacamnya karena sudah beberapa hari aku tidak menyentuhmu.."
jonathan mengedipkan matanya..
Karin tertawa kikuk.." siapa yang berharap seperti itu, aku juga nggak ngambek atau semacamnya.."
" sudahlah tak usah merasa malu sini biar aku cium kamu, biar tambah semangat sarapan agar cepat sembuh, jadi kita bisa segera menikah"
jonathan berdiri disamping karin yang bersender ditempat tidur, menarik tangan karin pelan dan mengecup bibir karin lembut dan lama, karin mendorong jonathan karena kehabisan nafas. jonathan hanya menarik sedikit wajahnya dari muka karin,
terkejut karin melihat ekspresi jonathan begitu kelam dan misterius, seakan akan matanya ingin melahap karin saat itu
" karin sayang..aku sangat merindukanmu.." bisiknya dibibir karin.."
jonathan yang bersuara hampir seperti mengeram membuat karin terdiam ,hatinya berdesir hangat, wajah jonathan begitu serius tapi matanya memancarkan kasih sayang yang lembut dan hangat , serta mengandung gairah didalamnya..
karin tersipu, dan hanya mampu menunduk debaran jantungnya membuatnya kesulitan bernafas, dia berusaha menghirup udara sebanyak banyaknya, jonathan kaget melihat reaksi karin
__ADS_1
" karin kamu kenapa..!! minum inj.., " menyondorkan segelas air putih, karin meneguknya, rasa dingin mengalir disekujur tubuhnya menyadarkannya kembali Kedunia nyata. karin melupakan tentang mengoles roti baru, dia malah memakan roti yang diberikan jonathan .
sungguh laki laki ini memberi pengaruh yang sangat besar bagi hati dan tubuhnya dalm merespon setiap godaan yang diberikan jonathan selalu membuat dunia karin menghilang sesaat.
"jadi ceritakan padaku kenapa kamu bisa masuk rumah sakit dengan kepala terluka seperti itu"
jonathan bertanya setelah karin selesai makan dan terlihat rileks.
" Aku hanya terpeleset dan kemudian terjatuh" karin berbohong, dia khawatir jika mengatakan yang sebenarnya erwin akan dalam masalah, lagipula semua berawal dari keslahanya menampar erwin, tetapi kata kata erwin benar benar kelewatan, mengatakan dia perempuan murahan, wanita mana yang rela dirinya disebut wanita murahan, walaupun wanita murahan juga tak ingin disebut murahan.
" benarkah??" jonathan menatap karin tajam menyelidiki kebenaran yang dikatakan karin
*lalu siapa yang mengantarkanmu kerumah sakit.??"
" Aku juga tidak tau pasti siapa yang membawa aku kerumah sakit, tapi anien memberitahu kalo Erwin dan andien mengantarkanku kesini dengan mobil erwin"
" kamu terjatuh dimana?? apakah di tangga?? jonathan memang belum mengetahui dengan detil kecelakaan yang menyebabkan karin terluka
" Aku jatuh dikamar, .."
" lalu kenapa pria jelek itu bisa tau kamu terluka, sampai membawamu kesini..apa dia sedang bersamamu saat itu? kalian berduaan dikamar!!??"
nada suara jonathan mulai meninggi setelah mnyimpulkan pemikiranya sendiri.
karin merasa bingung untuk menjawab khawatir kepada reaksi jonathan
melihat karin diam, jonathan semakin yakin jika karin pasti bersama erwin saat kejadian itu.
"saya dan anda tidak terikat hubungan apa apa bagaimana anda berpikir saya selingkuh dari anda tuan jonathan"
" lalu apa yang aku lakukan padamu selama ini tidak berarti apa- apa buatmu, bahkan aku melamarmu.."
" bagaimana bisa disebut melamar, jika hanya antara kita berdua, sedangkan diluar sana anda masih bersenang senang dengan elina, bahkan makan malam romantis dengan tunangan anda, lalu posisi saya ada dimana???"
karin hampir berteriak karena geram.
jonathan menatap karin nanar " setelah menikahimu, aku akan meninggalkan wanita- wanita itu..!!"
amarahnya sedikit mereda mendengar penuturan karin,
" jadi untuk membuat posisi kita seimbang kamu memasukan laki laki ke kamarmu,??" sinis jonathan
" apa yang dilakukan pria itu padamu sampai kamu terluka begini??" masih dengan suara sinis.
mengingat kembali saat pria itu menyentuh karin ketika dia masuk tadi pagi ke kamar karin.
" apa kalian bercumbu hingga lupa tempat dan keadaan hingga membuatmu celaka."
karin marah, benar benar sangat marah, kepalanya berdenyut denyut kembali .
__ADS_1
dia memegangi tengkuknya karena sakit yang dirasakan,
" kenapa pemikiran anda serendah itu, tidak ada seorang pun yang. berani menyentuhku dengan kurang ajar selain anda tuan jonathan, bahkan anda mencuri ciuman pertamaku yang seharusnya ciuman itu untuk suamiku..!!"
amarah karin memuncak.
" lalu apa yang dilakukan pria itu dikamarmu, bisa bisanya kamu masukan semua laki laki kedalam kamarmu yang sempit"
" percuma bicara dengan orang seperti anda tuan, memangnya kalau menghormati tamu salah, aku hanya memperlakukan dia sebagai tamu yang berkunjung, hanya berada berduaan didalam kamar bukan berarti aku menyerahkan tubuhku pada sembarang laki - laki"
jonathan tiba tiba tersenyum senang
" jadi aku istimewa bagimu, karena kamu menyerahkan tubuhmu padaku," godanya pada karin
karin terdiam merasa keceplosan
" aku tidak menyerahkan pada anda tuan, tapi anda yang selalu memaksa, Bukankah itu pelecehan..? ketus karin
" pelecehan tapi berujung pasrah kan sayang. hahaha." jonathan tertawa berderai derai karena merasa geli dan senang berhasil menggoda karin, awalnya dia merasa cemburu dan curiga kepada karin.
mengetahui karin hanya disentuh olehnya membuat dia bahagia.
karena kesal terus digoda karin merasakan kepalanya tiba tiba pusing
" Aduhh..sakit.." desisnnya karin pelan membuat jonathan jadi panik
" karin kamu baik baik saja kan..???" karin menepis tangan jonathan yang hendak meraihnya.
" sebaiknya anda pergi saja dari sini ,aku lelah ingin istirahat * bisik karin lemah .
kemudian membalikan badan, menghadap tembok, mengabaikan jonathan.
jonathan tersenyum dia tahu karin mengabaikanya karena malu, jadi dia membiarkan gadis itu ..
dikecupnya belakang kepala karin
" karin sayang, aku keluar sebentar ada yang harus aku urus, kamu istirahat saja, nanti aku kembali, sebentar lagi kamu akan dipindahkan kekamar VIP, jadi bersiap siap lah.
" karin berbalik kembali menatap jonathan
" aku sudah bilang aku nyaman disini.." bantahnya.
"kamu calon istriku jadi biarkan aku mengurusmu dengan baik oke, terimalah kebaikanku kumohon. " jonathan tak pernah memohon sebelumnya, kecuali untuk karin,
jonathan keluar dari kamar karin. memanggil dokter sarah memintanya untuk memeriksa kondisi karin .
dia berjalan dilorong rumah sakit sambil bercakap dengan jafar via telepon.
" jafar saya ingin kamu menyelidiki seorang pria bernama erwin , dia adalah salah seorang pengunjung mall angkasaraya yang terdaftar dalam daftar blacklist pengunjung. cari semua ,setiap detil tentang pria itu kemudian laporkan padaku, secepatnya ..!
__ADS_1
"baiklah tuan muda segera saya laksanakan"
"terima kasih jafar.."