Karin

Karin
Bab 34


__ADS_3

ruang kerja jonathan begitu hening, jafar hanya berdiri mamatung didepan pintu , menunggu perintah tuan mudanya


dia memandangi sosok jonathan yang membelakanginya matanya sibuk mengawasi keluar kantor.


sementara jonathan berdiri didepan dinding kaca yang tembus pandang menatap keluar gedung memandangi orang yang lalu lalang ditrotoar jalan.


dia melihat banyak sekali wartawan yang keluar masuk kehalaman kantornya.


jonathan menarik nafas dan menghembuskanya pelan, dia berbalik kearah jafar


" rumor dan gosip semakin marak beredar, di masyarakat tentang peristiwa penusukan di mall, membuat harga saham perusahaan kita anjlok drastis .


beberapa klien ada yang mengira jika presdir angkasa group tewas, sehingga banyak dari mereka memutuskan kerja sama sepihak dengan kita


hal itu sangat merugikan pihak kita...." keluhnya. jonathan kemudian duduk dikursi kebesarannya sambil menopang dagu menatap wajah jafar tajam.


" ya tuan, bahkan mereka mengarang cerita dan membuat rumor jika yang melakukan penusukan anda adalah orang bayaran salah seorang klien yang memiliki dendam kepada tuan, bahkan ada juga media lain menulis jika yang menusuk tuan adalah salah satu mantan kekasih tuan yang sakit hati karena dicampakan.." jawab jafar , muka nya sedikit kesal dengan situasi tersebut.


" mengapa tuan tidak melakukan klarifikasi, melakukan jumpa pers dengan para awak media, menjelaskan berita yang simpang siur.." usul jafar.


jonathan terlihat berpikir sejenak tangannya menyentuh bibirnya dan menekan nekannya pelan sepertinya dia sedang berpikir keras.


" baiklah segera hubungi wartawan kita akan mengadakan konferensi pers di ball room hotel angkasa raya siang ini.."


sejak kejadian penusukan menimbulkan asumsi- asumsi dan gosip - gosip yang tidak jelas , membuat para wartawan selalu berkumpul dilobby perusahaan jonathan, mereka bergerombol dan dengan sabar menunggu siapa pun yang berhubungan dengan jonathan untuk diwawancarai , dan semua itu sangat mengganggu privasi dan kehidupan jonathan bahkan para wartawan rela menunggu berjam jam hanya untuk bertemu dengannya , mulai dari didepan gerbang rumahnya hingga kekantor.


setelah menyelesaikan konferensi pers ada bias lega di wajah jonathan , dia berjalan santai menuju ke dalam lift , sementara jafar mengikuti dari belakang, ketika memasuki lift, handphone jonathan berbunyi memecahkan kesunyian diantara mereka


" hello..selamat siang.." jawabnya dengan penuh wibawa


" benar sekali saya adalah jonathan ,pimpinan angkasa group," jonathan terdiam beberapa saat mendengar lawan bicaranyaa.


" ..apaa...!!??" seru jonathan tiba- tiba wajahnya pucat pasi tiba- tiba , lalu dia melihat kearah jafar yang terkejut dengan pekikanya dengan pandangan yang sulit ditebak oleh jafar,


jafar hanya menduga melihat reaksi bossnya pasti jonathan sedang menerima kabar buruk..


beberapa detik kemudian dia menekan tombol lift tergesa- gesa


" nanny maggy meninggal disel, dia menggantung dirinya saat semua tahanan lain beraktivitas pagi ini. " jelas jonathan dengan suara bergetar.


jafar sangat terkejut mendengar penjelasan jonathan.


setelah pintu lift terbuka mereka berlari tergesa- gesa ke area parkir hotel,


kemudian menuju ke lapas tempat maggy ditahan.


**


menjelang malam jonathan sampai dikediamannya ,


dia langsung menuju kamarnya dan mendapati karin sedang membaca sebuah novel misteri kesukaan,nya.


melihat kedatangan jonathan , karin bergegas menghampiri hendak mengambil tas kerja yang dibawa jonathan,

__ADS_1


wajah tampan suaminya terlihat kusut dan lelah


" kenapa kusut sekali sayang..??" tanya karin iba melihat wajah suaminya.


bukanya menjawab jonathan malah memeluk karin erat


" hari ini aku ke penjara , tempat maggy ditahan" jelasnya singkat sambil memandangi karin.


" apakah kamu baik- baik saja??, apa terjadi sesuatu disana ? kamu terlihat sangat frustasi...." karin menatap mata jonathan , yang terlihat seperti habis menangis.


" kita bicarakan setelah makan malam saja sayang.. , saat ini aku ingin segera mandi.." ucap jonathan sambil mengecup bibir karin pelan.


" hmmm, kamu sangat wangi.." bisiknya.sambil tersenyum manis menatap karin sangat mesra.


" pergilah mandi, aku akan menyiapkan air panas untukmu, suamiku sayang.." jawab karin tersenyum menggoda.


jonathan benar benar menikmati kegiatan mandinya hari ini, air hangat telah membasuh lelahnya, harum sabun aroma therapy menenangkan sel- sel otaknya yang kacau dan tegang seharian ini.


selesai mandi jonathan tak melihat karin lagi didalam kamar mereka


baju tidur satin lembut berwarna biru tua tergeletak manis diatas tempat tidurnya.


jonathan segera mengenakanya dan bergegas turun kebawah untuk makan malam.


karin dan kedua orang tuanya sudah menunngunya, di meja makan, melihat jonathan wajah mereka menampakan kelegaan, seolah olah sudah lelah menunggunya lama.


" papa dan mama belum makn malam??" tanyanya heran sambil menarik bangku disisi karin kemudian duduk disana.


" kami sudah mendengar perihal maggy bunuh diri di sel.." ucap rahardian sambil fokus melihat jonathan.


jonathan menghentikan makannya, dia menghela nafas,


"nanny maggy meninggal.??" celetuk karin tiba tiba..dengan raut wajah tak yakin


" nanny merasa sangat menyesal, dan malu, dia juga sangat depresi diakhir hidupnya, apalagi di sejak awal dipenjara hingga akhir para tahanan di sel memgrisaknya terus menerus ,kasus pelecehan anak dibawah umur memang menjadi kasus yang paling memalukan..diantara para tahanan"


" kasihan sekali, maggy, seumur hidupnya dia tidak pernah bahagia,, andai saja papa dulu mau manjadi temannya, pasti hidupnya lebih baik sekarang.." bisik rahardian prihatin sekaligus menyesal, matanya menerawang, saat dia merasa sangat kasihan ketika mengingat gadis miskin dengan lebam lebam biru di punggungnya .


rahardian tak sengaja melihat gadis itu saat mengoleskan krim di bahunya yang membiru, dikelas seorang diri.


suatu hari gadis berparas ayu tersebut menangis tersedu sedu didalam kelas hanya karena tak bisa membayar uang spp, sejumlah 300 ribu, bahkan uang jajan rahardian lebih banyak dari pada itu, kemudian dia memutuskan membantu gadis itu dengan tulus.


tapi sayang ketulusan nya disalah artikan oleh gadis itu, yang jatuh hati padanya ,


dan rahardian menyingkirkan gadis itu dengan mempermalukanya didepan teman teman mereka,


setelah kejadian itu bahkan dia lupa pada gadis tersebut, bahkan rahardian tak pernah tahu nama gadis tersebut hingga terkuaknya kasus jonathan, barulah memorynya terbuka kembali.


" kita doakan saja semoga dia sudah bahagia disana.." ucap rahardian lagi dia tak ingin lagi membahas perihal maggy.


" lalu bagaimana , dengan rumor- rumor dan issu, yang mengakibatkan saham perusahaan anjlok??" tanya rahardian lagi, sedangkan karin dan mama jonathan hanya menyimak kedua laki laki ini mengobrol.


" jojo, sudah melakukan klarifikasi tadi siang, mari berharap saja , beberapa hari kedepan perusahaan normal kembali"

__ADS_1


rahardian hanya menganggu anggukan kepalanya menyetujui ucapan jonathan.


" jojo...setelah makan malam mampirlah ke kamar mama, ada yang ingin mama bicarakan denganmu.." perintah mama jonathan tiba tiba.


jonathan mengernyitkan dahinya penuh tanda tanya memandang mamanya


" baiklah ma.." jawabnya singkat


mereka kemudian menikmati makan malam dalam diam, hannyut dengan pikiran masing masing


setelah makan malam jonathan langsung menuju kamar mamanya, sementara karin dengan hati bimbang masuk kedalam kamar was - was hatinya bertanya tanya apa yang akan jonathan bicarakan bersama mamanya.


didalam kamar rahardian yang sangat mewah dan luas, terdapat seperangkat sofa, lemari es mini, televisi ukuran besar , tempat tidur besar dan mewah serta perabotan mahal melengkapi kamar tidur tersebut


" apa yang ingin mama dan papa bicarakan dengan jojo??" tanyanya langsung tanpa basa basi,


jonathan sudah tak sabar ingin berduaan dengan karin didalam kamarnya.


" mama hanya ingin tau perasaanmu terhadap karin, belakangan ini mama lihat kamu banyak berubah dan terlihat sangat bahagia.."


jonathan tersenyum..


" jojo bingung mengatakan perasaan jojo. pada karin


tapi mama dan papa harus tau jojo tak bisa hidup tanpa karin .." jawabnya tegas.


mama dan papanya saling berpandngan dengan wajah sulit diartikan jonathan.


" mama dan papa mengerti..kamu juga sudah dewasa, sebagai orang tua kami hanya bisaendoakan dan mendukungmu, dan yang terpenting kamu bahagia " ucap rahardian bijaksana


jonathan menatap kedua orang tuanya senang ,


"mama dan papa merestui jojo dan karin???


tanyanya takjub


kedua orangtuanya tertawa bahagia ketika jojo berlari memeluk mereka penuh sayang.


" lalu bagaimana janji papa dengan om anthonio keluarga abigail??"


" mama dan papa akan berusaha jujur dan terbuka, kami berdua siap akan setiap konsekuensi nya jika anto, memutuskan hubungan nya dengan kita."


rahrdian meyakinkan jonathan, sambil merangkul istrinya hangat yng duduk disisinya.


jonathan keluar dari kamar orang tuanya dengan berbunga- bunga,


begitu bertemu karin , jonathan segera memeluknya erat , wajahnya yang berseri seri membuat karin semakin keheranan


"kamu kenapa sich, tadi pulang kerja kusut masai,sekarang malah kelihatan senang" protes karin,memandang heran jonathan


" apa yang kamu bicarakan dengan mama, jojo sayang.." tanya karin merayu, sambil memeluk pinggang jonathan.


" rahasia.' jawab jonathan pendek sambil menggendong karin, meletakanya hati hati ditempat tidur dan mulai mencumbunya.

__ADS_1


__ADS_2