Karin

Karin
Bab 27 hari pertama dirumah jonathan


__ADS_3

waktu hampir menjelang pagi ketika mobil sport hitam yang dikendarai jafar memasuki ibukota,


karin merasakan degup jantungnya semakin kencang, semakin mendekati kediaman jonathan hatinya semakin tidak tenang


karin melirik jonathan yang tertidur dengan lelap


" istirahat saja non...jangan terlalu dipikirkan pertemuan nona dengan tuan besar dan nyonya semua akan baik baik saja lagipua tuan muda pasti akan melindungi nona jika terjadi sesuatu nantinya" jafar berusaha menyemangati karin, sejak tadi dia memperhatikan sikap karin yang terus menerus menghela nafas


"terima kasih jafar" ucap karin pendek,


tetapi ucapan jafar sama sekali tak memberi pengaruh apa apa pada karin..hatinya tetap saja merasa takut dan gelisah.


pintu gerbang tinggi dan besar berdiri kokoh menyambut kedatangan mereka


pintu gerbang terbuka otomatis saat mobil mereka tiba didepannya,


" tuan muda bangunlah kita sudah sampai.." jafar membangunkan jonathan yang masih tertidur


pria itu menggeliat sambil mengucek- ngucek matanya karena merasa silau oleh cahaya matahari yang menerobos lewat jendela, dia melihat keluar jendela sambil tersenyum puas


kemudian berpaling kepada karin dan memberikan senyum manisnya,


* kamu sudah bangun sayang.." bisiknya lembut


"udah bangun apanya tidur aja nggak, dasar laki laki tak punya perasaan.." karin ngedumel dalam hati


jonathan dapat merasakan kegugupan karin dia meraih jemari karin dan mengenggamnya erat untuk menguatkan karin


" kamu baik- baik saja" ? tanyanya penuh perhatian


" baik baik saja apanya, setelah maksa kawin, sekarang dipaksa ketemu mertua yang bahkan belum pernah dilihat sebelumnya, dasar brengsek.." karin lagi lagi memaki dalam hati


namun karin hanya diam saja sambil terus manarik nafas yang terasa berat.


mobil terus melaju melewati gerbang, ternyata mereka masih harus menempuh jarak kurang lebih 500 m lagi


dari gerbang utama, diperjalanan menuju rumah jonathan mereka melewati taman taman yang indah dan sangat terawat di sepanjang sisi kiri kanan jalan ditanami pohon cemara sebagai peneduh dan sebagai penghias jalan ,


bahkan karin dapat melihat kijang dan rusa bermain dengan bebasnya disana


sepertinya keluarga jonathan memiliki properti lahan pribadi yang sangat luas bahkan lebih menyerupai kebun binatang mini, karin benar benar takjub sekaya itukah suaminya ini..


sebelumnya karin pernah datang kemari sebagai pekerja paruh waktu direstoran, saat acara pertunangan jonathan tapi dia tidak sempat memperhatikan suasana rumah karena sangat fokus dengan pekerjaan.juga karena banyaknya tamu yang hadir saat itu , karin sibuk malayani para tamu undangan


berapa menit kemudian sampailah mereka disebuah rumah mewah yang lebih mirip mansion bergaya eropa, atau mungkin istana , saking besar dan luasnya


karin menggenggam erat tangan jonathan bahkan dia meremasnya,


" karin lihat aku.." pinta jonathan menyadari apa yang dikhawatirkan oleh karin,


karin mematuhi dipandanginya wajah jonathan,


" kamu istriku sekarang, jangan takut ya..tak ada lagi yang berani mengusik atau menyakiti kamu , kamu percaya padaku kan..??


karin dapat melihat keseriusan kata kata jonathan sedikit dia merasa lebih tenang.


sampai didepan pintu utama karin melihat kedua orang tua jonathan dan para pelayan sudah. berdiri berjejer disisi kanan kiri pintu seolah olah mereka akan menyambut kedatangan raja


" lihat papa dan mama menyambut kita" ucap jonathan menenangkan karin


" sekarang kita turun ya..??" ajak jonathan ketika jafar sudah membuka pintu untuk mereka berdua


dengan menggandeng tangan karin, jonathan turun dan menghampiri kedua orang tuanya.


jonathan langsung memeluk mereka hangat


" jojo senang papa dan mama menyambut jojo dan karin disini, terima kasih .." ucap jonathan sedikit terharu atas kebaikan orang tuanya.


" oh ya pa..ini karin, istri jojo.. ucap jonathan sambil memposisikan karin sejajar dengannya, sesuai tatakrama yang diajarkan orang tuanya karin mengulurkan tangan menarik tangan mertuanya dan mencium nya dengan sopan


nyonya rahardian terkejut, kemudian tersenyum slah tingkah tidak menyngka karin akan mencium tangannya. awalnya dia berpikir karin sekedar menyalami atau memeluknya kemudian cipika cipiki, seperti yang biasa dilakukan anak teman teman sosialitanya.


jonathan tersenyum geli melihat tingkah kedua orang tuanya yang terkejut menerima perlakuan sopan karin kepada mereka.


namun sebagai seorang ibu yang baru bertemu menantunya, tetap saja ibu jonathan menilai karin.


dia melihat karin sebagai gadis cantik untuk ukuran desa ,bertubuh mungil tak terlalu kurus tapi untuk ukuran wanita karin kurang menarik. nyonya rahardian berpikir bagaimana gadis ini bisa memikat jonathan, bahkan kecantikan nya tak sebanding dengan wanita wanita jonathan selama ini dikenalnya.


" ma..ma....! mama!!!" panggilan jonathan menyadarkan nyonya rahardian dari lamunannya


" maaf mama melamun.." serunya kaget


" ayo masuk..!" ajak papa jonathan


" tolong bawa koper mereka kekamar jonathan" perintahnya pada pelayan

__ADS_1


jafar memarkirkan mobil ketempat parkir dan pergi begitu saja.


keluarga. rahardian sarapan pagi bersama,


suasana begitu hening hanya denting sendok yang terdengar , bahkan jonathan pun terlihat sangat pendiam.


" bagaimana perjalanan kalian..? " tanya rahrdian memecahkan keheningan..


"melelahkan pa, hampir 18 jam perjalanan.." ucap jonathan kemudian menceritakan smua yang mereka alami bahkan rencananya untuk membantu pembangunan kampung karin.


" bagaimana perasaanmu karin ?? apakah senang menjadi istri jonathan..? " tanya rahadian tiba- tiba, pertanyaan. yang terasa janggal menurut karin.


rahardian sosoknya sangat berwibawa sama seperti jonathan, karakternya dingin dan tak banyak bicara.


merasa bingung dengan pertanyaan papa jonathan


" apa maksud papa jonathan mengapa harus bertanya perasaanku senang atau tidak, tentu saja aku merasa takut , melihat kalian semua membuatku takut." bisik hati karin


" bukanya menyenangkan menjadi istri seorang jonathan pria kaya ,cerdas, tampan, bahkan semua wanita menginginkan sosoknya.." sindir mama jonathan.


hati karin merasa sesak mendengar sindiran dari mertuanya.


" oh..mama jonathan mulai menabuh genderang perang.." lagi lagi karin hanya menjawab dalam hati.


karin langsung kehilangan selera makan. sejak awal dia memang tak bernafsu makan, bagaimana bisa menyuapkan nasi kemulutnya jika mata kedua mertuanya terus mencuri curi pandang dan memelototinya dengn pandangan meremehkan , terutama mama jonathan.


jonathan langsung menyadari situasi dan mksud ucapan mamanya


" mama ..., karin bukanlah perempuan yang seperti mama pikirkan. " jonathan memebela karin berkata dengan nada mengancam tanpa melihat kearah mamanya.


nyonya rahardian terdiam, jika jonathan sudah mengeluarkan nada tegas dalam suaranya berarti saatnya mereka diam.


jika mereka tak menurutinya dia akan segera angkat kaki dan pindah kerumahnya sendiri.


mereka memang sangat memanjakan jonathan karena perasaan bersalah terhadap jonathan , akibat kelalaian mereka jonathan mengalami pengalaman buruk masa kecilnya.


" karin makanlah sedikit, apa perlu aku menyuapimu sayang...." ucap jonathan melihat karin hanya diam sejak tadi bahkan sama sekali tak menyentuh makananya. dia juga sengaja menggoda karin didepan kedua orang tuanya ,agar orang tuanya mengerti bahwa karin sosok yang berharga baginya.


rahardian dan istrinya terpana, karena mereka tak pernah mlihat jonathan selembut itu kepada siapapun kecuali pada keluarganya.


karin hanya mampu menelan ludah , dia tertunduk malu rasanya ingin menggali tanah kemudian mengubur dirinya kedalamnya. wajahnya terbakar karena malunya.


" ma, pa! jojo masuk kamar dulu mau mandi dan istirahat bersama karin, tolong jangan biarkan siapapun ada yang mengganggu kami." pintanya


" dan pa..tolong biarkan jafar mengambil cuti beberapa hari dia pasti sangat lelah beberapa hari ini , menemani jonathan."


" baiklah..istirahatlah karin, agar tubuhmu lebih fit.. besok kita akan ke butik untuk berbelanja beberapa baju untukmu, dan pergi kesalon untuk merapikan penampilanmu"


"kesalon..!!??" karin kaget sambil melihat jonathan memberikan isyarat agar jonathan membujuk mamanya untuk membatalkan rencana mamanya, namu jonathan cuma tersenyum senang menyetujui keinginan mamanya.


karin akhirnya menyerah dan menuruti nyonya rahardian


"ya mah.." jawab karin pelan sambil tersenyum kaku.


karin melihat sekilas kearah mama jonathan wanita ini sangat anggun bahkan di usia pertengahan abad masih memiliki tubuh yang indah dan rupa yang cantik, wajahnya sangat mirip dengan jonathan.


" rencananya malam besok papa dan mama akan mengadakan pesta sederhana menyambut karin di keluarga kita, apakah kamu setuju??" tanya papa jonathan menatap jonathan dan karin bergantian menunggu persutujuan mereka.


karin hampir tersedak mendengarkan papa jonathan, dia menatap jonathan bingung


" ok..tidak masalah jonathan setuju..jonathan akan memesan baju untuk karin, dan mempersiapkan penata rias pribadi besok, Terimakasih pa pa , mama," ucap jonathan tulus.


" tapi ingat surat perjanjian itu harus ditanda tangani..ok"


jonathan tersenyum misyerius


" ok pa jojo akan segera menyiapkan surat suratnya".


karin semakin bingung..surat surat apa!!? hatinya diliputi tanda tanya besar.


***


selesai sarapan pagi jonathan dan karin memasuki kamar mereka, karin mengekor ragu ragu dibelakang jonathan, lagi lagi perasaan takut menyergapanya,


karena harus berduaan dengan jonathan pertama kali sebagai suami istri.


memasuki kamar jonathan, tercium aroma khas jonathan . karin meneliti kamar yang keseluruhan bernuansa coklat dan hitam sesuai dengan karakter jonathan yang misterius,


memasuki kamar jonathan langsung membanting tubuhnya kekasur sementara karin duduk dipinggir ranjang, tanpa berani memandang wajah jonathan.


" ngapain bengong ayo tidur, kamu tidak lelah semalam bergadang?" tanya jonathan


" jadi kamu tahu aku tidak tidur, Bukankah kamu tidur nyenyak ssemalam " tanya karin dengan wajah heran


" tentu saja aku tidur, tapi mendengar semua yang kamu dan jafar obrolkan dengan jelas." jonathan tersenyum licik.

__ADS_1


" bukanya kamu sangat cemas orang tuaku tidak suka padamu dan mau menerima kamu. sebagai menatunnya??."


" yang penting aku menyukaimu untuk apa mencemaskan orang orng disekeliling kita sayangku.." bisik jonathan ditelinga karin setelah bangkit dari pembaringannya.


" mereka akan menerima kamu walupun mereka tidak menyukaimu..kenapa!!? karena aku yang memilihmu jadi mereka pasti menerimamu" ucap jonathan sambil memeluk tubuh karin dari belakang.


jonathan menghirup wangi shampo dan keringat dari rambut karin, mereka memang belum mandi pasti ada aroma keringat memancar dari badan mereka.


jonathan menarik tubuh karin dari belakang kemudian merebahkan istrinya disamping tubuhnya..


" saatnya kamu melakukan tugasmu sebagai istriku, sudah dua malam kita menikah bahkan sejak malam itu aku tidak sempat menciummu," ucap jonathan genit sambil membalikan tubuh karin menghadapnya, wajah mereka sejajar saling bertatapan.


karin menahan nafas ,matanya terbelalak..


karin hendak membuka mulutnya memprotes jonathan tapi jari pria itu membungkamnya.


" kenapa kamu kaget begitu, bukankah katamu aku punya penyakit..hmmmm, penyakit yang tidak mampu memuaskanmu..jadi kenapa takut..??,


bagaimana jika kita melakukannya sabagai percobaan malam ini, karena aku juga tidak tau apakah memiliki penyakit yang seperti yang mereka isukan, apa namanya impoten kan??, aku juga tidak tahu ini juga pertama kali bagiku.." jonathan terus menggoda karin,


tanganya membelai- belai pipi karin, tatapanya yang semakin sayu membuat karin tak berkutik akan pesonanya, jari jarinya mengikuti lekuk wajah karin seolah olah dia sedang melukis wajah karin.


karin tergagap..." dia langsung mengingat tentang penyakit impoten yang didengarnya dari para gadis ditoilet.


" dari mana kamu mengetahui tentang issu itu.?" tanya karin panik..


" andien sahabatmu yag baby sitter itu mengatakanya padaku"


" andien..!? kapan kamu bertemu dengannya.??" tanya karin penasran


" saat kamu berusaha menjauhiku..aku mencarimu kemana- mana seperti orang gila ' jonathan berkata geram. kemudian mencowel hidung karin.


jonathan terdiam, dia hanya memandangi wajah karin,


" sayangku..kamu sangat cantik, jadilah kekasihku malam ini.." bisik jonathan lembut


karin berdesir mendengar ucapan jonathan.


pria itu mengecup keningnya ,lembut, kemudian menarik dagu karin melumat bibir karin pelan , seolah olah dia sedang merasakan bibir karin berulang ulang terus menciuminya secara lembut.


karin memejamkan mata merasa malu.


" buka matamu..aku ingin melihat wajahku dimatamu karin, karin membuka matanya.


" bolehkah aku memilikimu malam ini..sayang. .." bisiknya.


karin mabuk kepayang, menatap mata karin jonathan dapat membaca jika mata itu menerimanya.


jonathan tersenyum senang, kembali melumat bibir karin kali ini dengan ciuman yang keras dan lama, dia menikmati bibir karin menghisapnya keras, memancing karin membalas ciumanya , tanpa sadar karin terbawa suasana ikut menikmati dan membalas perlakuan jonathan mereka saling menempel erat, saling melumat, saling *** ,saling membelai,


jonathan mengelus bibir karin dengan lidahnya memaksa karin membuka mulutnya lkemudian pria itu memainkan lidahnya didalam mulut karin dengan rakus .karin mulai terbawa suasana tangannya melingkari leher jonathan .memeluk kepalanya. ciuman jonathan beralih keleher karin menggigiti dengan pelan , tangannya mulai memasuki baju karin meraih semuanya bisa diraihnya, membelai meremasnya dengan penuh nafsu, " panggil namaku sayang.." bisiknya ditelinga karin


" jonathan..jonathan sayangku.." panggil karin. bergetar karena nafsu


jonathan mengigit telinga karin membuat karin menjerit kaget


" oh sayangku, karin sayangku, kamu membuatku gila sayang.." bisik jonathan


dia berpindah posisi **** karin dan mulai mencumbuinya secara penuh .


mereka terus memacu adrenalin hingga puncaknya , jonathan mulai memasuki diri karin, ada rasa takut yang menyertai karin, apalagi melihat milik jonathan yang tegak berdiri menantangnya, pria itu tak mengenakan sehelai benangpun tanpa merasa malu berdiri dihadapan karin seolah memamerkan diri dan tubuhnya kepada karin. begitu juga tubuh polos karin akibat perbuatan jonathan yang bersusah payah membuka baju karin tanpa disadari karin ketika melihat tubuh polosnya karin spontan menutupinya karena ditatap liar oleh pria itu,


kemudian dengan rakusnya dia menciumi setiap jengkal tubuh karin . selama ini jonathan sudah menahan hassrat liarnya, siang malam dia membayangkan menikmati tubuh karin .setelah puas menikmati tubuh karin pria itu mulai bersiap manyatukan dirinya karin hanya menanti denga berdebar - debar ketika pria itu pelan pelan memasuki dirinya.


" akh..!! " karin menjerit pelan. jonathann langsung melumat bibir karin membungkamnya, dia mulai memacu tubuhnya turun naik diatas tubuh karin awalnya pelan berirama ,


semakin tinggi nafsunya semakin kencang gerakanya, hingga dia mencapai klimaksnya menjerit kencang sambil mengigit leher mamanggil nama karin berulang ulang


.karin membalasnya dengan memeluk punggung jonathan erat.


beberapa saat jonathan terdiam kelelahan diatas tubuh karin, kemudian menghempaskan tubuhnya disisi karin dan memeluk pinggang karin mesra.


mereka bertatapan mesra, tubuh mereka bersimbah keringat


wajah karin memerah begitu jonathan , sekali lagi jonathan mengecup karin dan membenamkan kepalanya di dagu karin memeluknya erat kemudian dia tertidur nyenyak,


ketika terbangun jonathan kembali menyerang karin, membuat gadis itu kembali terengah engah,


entah berapa kali Mereka melakukanya,bahkan menjelang siang ketika mereka akan bersiap siap untuk makan siang,


karin masuk kekamarandi bersiap untuk mandi .lagi lagi jonathan menyuaulny kekamar mandi dan menyerangnya, dan mengajaknya bercinta didalam bactub kamar mandi.


tulang belulang karin terasa remuk , belum lagi pinggangnya yang kini terasa sakit dan pegal.


dia tak bernafsu lagi untuk makan, dan memutuskan tidur hingga sore hari dalam pelukan jonathan.

__ADS_1


__ADS_2