
jonathan bergegas naik kemobilnya.
setelah jafar membuka pintu untuknya.
hari ini dia kembali dari italia .
jafar menjemputnya dibandara
" bagaimana kondisi karin..?? tanya jonthan tak sabaran, bahkan sebelum jafar duduk dengan benar didalam mobil.
" kondisi nona karin sudah lebih baik, dia juga sudah mulai bekerja kembali dirumah Aria". jawab jafar sambil menstarter mobil kemudian mengemudikannya meninggalkan halaman parkir bandara
" syukurlah" jonathan bernafas lega sambil mengingat wajah karin terakhir kali , gadis itu masih marah padanya.
hening beberapa saat
" siapa pria, yang berkencan dengan karin malam itu.??" tanyanya lagi sambil melihat wajah jafar lewat spion mobil.
" pria itu adalah manager di salah satu restoran kita dulu , tempat dimana nona karin pernah bekerja. nama pria itu Abraham, menurut pegawai kafe, abraham memang sering memberikan perhatian lebih pada nona karin, karena nona karin pernah mengobatinya pada suatu accident kecelakaan air panas."
dahi jonathan berkerut " kecelakaan air panas?"
" ya begitulah menurut cerita salah seorang pelayan direstoran tersebut,
sorang koki dengan cerobohnya menumpahkan air ke lengan sang manajer,lalu nona karin membantu mengobatinya"
" hmm, apakah menurutmu abraham menyukai karin??" tanya jonathan agak emosi
" menurut pengamatan saya sepertinya abraham memang ada hati pada nona karin."
" bagaiman dengan pria bernama erwin, apa yang dia lakukan pada karin setelah memberikan karin obat bius, apa dia mencelakai karin saat dihotel ??"
" maafkan saya tuan muda, sepertinya dia dan kekasihnya hendak menjebak nona karin, tapi saya kurang tahu apa yang mereka lakukan didalam kamar hotel, bersama nona .."
jafar melirik jonathan Melalui kaca spion, wajah tuannya itu sangat lelah dan stress ada kantung mata diwajah tampannya, sepertinya dia tidak sempat tidur sama sekali
"Orang suruhan saya ,sudah meminta rekaman cctv dari hotel yang mereka gunakan untuk menjebak nona karin, hanya menunggu saja apa yang akan lakukan selanjutnya kepada nona karin, saat itu baru saya akan bertindak
" berani sekali mereka mengusik wanitaku.."
" anda terlihat sangat lelah tuan, sebaiknya anda istirahat saja, nanti saya akan mencari informasi dan menyelidiki lebih lanjut tentang kasus nona karin"
jonathan tidak menjawab
" tolong antarkan aku ketempat karin.." perintahnya.
jafar menuruti jonathan tanpa banyak bertanya
suasana tempat kost karin begitu sepi , semua penghuninya pergi bekerja dan sebagian kuliah, hanya beberapa gadis terlihat sedang menjemur baju yang baru dicuci diteras kamar masing masing,
melihat jonathan wajah mereka langsung sumringah, bahkan ada yang mencari perhatian dengan bersiul genit kepada jonathan membuat jafar mendelik memelototinya.
__ADS_1
gadis yang bersiul tersebut langsung ngacir masuk kamar karena takut.
jonathan menatap wajah jafar merasa curiga dengan sikap gadis tadi
" sebaiknya kamu pulang,tinggalkan saja mobilku disini, kamu naik taksi saja.."
perintah jonathan pada jafar.
" baiklah tuan muda, saya permisi, jika butuh sesuatu segera hubungi saya."
jafarpun segera pergi dari tempat teraebut.
jonathan mengeluarkan kunci cadangan kamar karin yang sudah dia gandakan dari kunci aslinya, dengan membayar pemilik kost.
dia memasuki kamar karin kemudian merebahkan badannya diranjang kecil milik karin, tercium aroma tubuh dan parfume karin dari tempat tidur tersebut.
tak lama jonathan tertidur dengan pulasnya.
menjelang sore hari karin pulang ketempat kostnya, hatinya berdebar kencang melihat mobil sport hitam milik jonathan terparkir dihalaman.
karin bergegas hendak menaiki tangga, ingin segera melihat kedalam kamar ketika
tiba tiba andien menarik tangannya dan menyeret karin kekamarnya.
" itu mobil si kaya itu kan???, pasti sekarang dia tidur dikamar lo lagi, waktu lo dirumah sakit dia pernah juga tidur disana, gw aja sampai kaget pas tahu..."
" yang benar andien.!!??, dia pernah tidur dikamar ku" tanya karin tak yakin
" hemm..dia kehilangan lo waktu itu, udah nyariin lo kemana- mana mungkin putus asa, makanya tidur dikamar lo berharap lo bakalan pulang"
" tapi ada jonathan dikamar lo, emangnya lo gak takut, aku panggilin polisi ya..?? andien pura pura memasang wajah serius padahal sebenarnya dia sedang menggoda karin,
andien bisa melihat karin agak kesal karena
sikap andien yang menghalang - halanginya Keluar kamar.
" lo tidur dikamar gw aja ..ntar lo diapa apain sama dia"
" udahlah ndien, biarkan aku keluar ya..!!" pinta karin penuh harap.
tiba - tiba tawa andien meledak
" oke ..gw paham nona karin, sedang kasmaran, pasti rindu berat udah gak ketemuan berminggu- minggu"
" sial kamu" karin memukul andien wajahnya tersipu, karin memang merindukan jonathan dan dia ingin segera bertemu pria itu,
" kalo jonathan mulai macam macam sama lo, lo teriak aja ya, gw orang pertama yang bakal bikin perhitungan sama dia kalo lo dalam masalah, udah pergi sana , ntar jantung lo meledak lagi debaranya makin kacang aja sampe kedengaran ketelinga gw ." usir andien galak.
" karin bergegas masuk kedalam kamar,
saat berada didalam, dia melihat jonathan tertidur sangat lelap, karin menatap wajah jonathan penuh kerinduan, karin tersenyum sendiri, ada bahagia menyeruak di dadanya.
__ADS_1
karin mengabaikan jonathan dia bergegas kekamar mandi khawatir jonathan terbangun, terdengar guyuran air . pertanda karin mulai mandi
sementara jonathan samar samar mendengar suara suara dalam tidurnya, dia membuka matanya, dilihatnya keluar jendela hari sudah menjadi gelap badannya juga terasa lebih segar, berarti hampir seharian dia tertidur dikamar ini, matanya melihat kesekeliling ruangan, dilihatnya tas yang biasa dipakai karin sudah mengantung di belakang pintu.
wajahnya langsung berubah bahagia, apalagi terdengar suara percikan air dikamar mandi.
karin keluar dari kamar mandi sambil mengelap rambutnya yang basah dia memakai baju tidur warna hijau muda dengan motif boneka beruang.
karin terkejut setengah mati melihat jonathan yang sudah duduk tegak menatapnya saat keluar dari kamar mandi, dengan muka bantalnya yang imut membuat jantung karin hampir meloncat keluar dari tempatnya.
" a..anda sudah bangun" gugup karin bertanya .
jonathan tidak menjawab karin, pria itu bangkit dari duduknya menghampiri karin yang berdiri gugup ditempatnya.
" Aku sangat merindukanmu karin sayang," bisiknya pelan, sambil memeluk tubuh karin erat. tercium aroma sabun dari tubuh karin dan aroma shampo yang dipake karin.
perlahan bibir pria itu mendarat dikening karin,
kemudian memandang wajah karin mesra, bibirnya tersenyum hangat
" kamu tidak menolakku karin??" wajahnya memacarkn keheranan tapi juga merasa senang.
karin sudah tak mampu menolak, dia juga rindu pada jonathan,dia juga menginginkan jonathan.
" kembali jonathan mengecup kening karin, perlahan kecupan beralih kepipi, mata dan hidung karin, jonathan ingin menikmati setiap jengkal wajah karin, menuntaskan rindu yag selama ini ditahanya.
"anda kemana saja, kenapa pergi tanpa kabar, tidakkah anda tahu jika saya berpikir anda meninggalkan saya, mencampakan saya
" maafkan aku karin, ketika dirumah sakit aku mendapat telpon dari italia, perusahaan kami mendapat masalah disana, kami sedang mengerjakan proyek pembangunan hotel disana.
terpaksa aku terbang ke italia tanpa sempat memberitahumu , aku pikir hanya butuh waktu sehari saja untuk menyelesaikanya, tapi ternyata semua diluar dugaan, maaf sudah mengabaikanmu dan tak mengabari, padahal kamu sedang sakit waktu itu"
jonathan membawa karin ketempat tidur dan mendudukanya di pangkuanya, segera dia melumat bibir karin penuh rindu, karin membalas ciuman jonathan dengan kaku, sebelumnya karin hanya menikmati jika jonathan bermain main dengan bibirnya.
tapi saat ini dia juga menginginkan jonathan, mereka saling berusaha memuaskan hasrat rindu yang telah lama mereka pendam, saling menggigit menghisap,dan melumat, lidah jonathan sudah memasuki rongga mulut karin bermain main disana membuat karin mendesah- desah,, puas bermain main dengan bibir karin jonathan beralih keleher karin menikmati wangi sabun yang baru dipakai karin, sambil menciumi karin jonathan melepaskan bajunya karena merasa sangat panas, dia membiarkan karin meraba seluruh tubuhnya, membiarkan karin menikmati setiap jengkal tubuhnya dengan jari jarinya yang lentik, tangan karin membelai - belai dada jonathan lembut, kulit pria itu begitu halus dan lembut , dadanya juga sangat kekar , pelukan jonathan juga terasa hangat , hingga karin mabuk kepayang dunia seakan menghilang hanya menyisakan dirinya dan jonathan. karin memegang kepala jonathan dan *** remas rambutnya saat bibir jonathan kembali melumat bibirnya intens. seakan akan pria itu tak pernah puas menikmati bibir karin.
jonathan sudah tidak dapat menahan hawa nafsu yang menuhi raganya , tapi dia juga tak ingin melakukan hubungan terlarang dengan karin tanpa ikatan pernikahan sekuat tenaga dia menahan dirinya agar tidak meneyentuh tubuh karin . jonathan menatap karin memberikan senyum termanisnya melihat wajah karin, bibir dan leher karin yang memerah akibat aksinya membuat gairah jonathan semakin memuncak.
dia menghetikan aksinya, matanya yang sayu dipenuhi nafsu yang berusaha dia tekan sekuat tenaga,
ditatapanya wajah karin yang memerah dikecupnya sekali lagi bibir gadis itu, kemudian jonathan memakai bajunya kembali.
karin menatapanya kebingungan,
" apakah ada yang salah tuan,," bisiknya heran, melihat jonathan menghentikan kemesraan mereka begitu saja, karin jadi berpikir jika jonathan benar benar laki - laki yang punya penyakit impotent seperti yang dikatakan para gadis itu, bahkan dia tidak meraba atau menyentuh tubuh karin sama sekali, dari awal hingga akhir.
" sebaiknya aku pulang .."
jonathan merapikan bajunya kembali ,
" tidurlah karin , besok aku alan datang pagi pagi menjemputmu, selamat pagi.
__ADS_1
jonathan memeluk karin mengecup keningnya sayang sebelum masuk kedalam mobil sportnya,
kemudian mobil itu hilang dalam kegelapan malam.