Karnamu

Karnamu
pagi yang suram


__ADS_3

di sebuah kamar yang mewah terdapat gadis cantik dibalik selimut yang masih berada di dalam mimpinya .


tiba tiba seorang wanita paruh baya membukakan selimut putri nya yang berada di balik selimut lalu wanita paruh baya itu memegang pipi putrinya sambil terus terisak.


merasa ada yang basah di pipi nya akibat tetesan air mata ibunya sang empunya terbangun dan bingung .ada apa dengqn ibu nya ...dia langsung terduduk dan mengusap wajah wanita paru baya itu dengan pikiran yang masih bingung


"bunda kenapa"cicit nya pelan


"bunda gak papa sayang"ucap wanita paruh baya itu dan setelah itu menghela napas nya sebelum melanjut kan ucapan nya


"bunda udah beresin barang barang kamu sayang sekarang kamu siap siap kita harus pergi secepat nya "ucap nya sambil berusaha tersenyum .


dan disaat bunda nya akan beranjak dari tempat duduk nya ia langsung memegang tangan bunda nya sampai membuat sang bunda menoleh .

__ADS_1


"kenapa sayang"ucap bunda meskipun tau apa maksud dari putri nya itu .


"kita mau kemana"ucapnya karna bingung dengan koper-koper dan beberapa tas yang sudah siap yang berada di dekat kasur nya mungkin itu barang barang dirinya dan bundanya..


"sekarang kamu siap siap aja dulu yah kita gak boleh telat nanti ayah keburu pulang"ucap bunda sambil mengelus pucuk kepala putrinya .meskipun dengan perasaan yang campur aduk dia tetap menurut.dan banyak sekali pertanyaan yang bersarang di kepalanya.


apakah benar bunda nya akan membawanya pergi di saat masih gelap seperti ini dan di luar pun hujan begitu sangat deras disertai petir .


"apakah ayah mengusir kami ..sepertinya tidak mungkin"gumam nya sambil bersiap siap


setelah kami berhasil keluar dari rumah kami harus mengendap ngendap untuk bisa melewati beberapa penjaga rumah yang entah berapa orang aku tidak tau karna aku hanya fokus pada tangan bunda yang memegang tangan ku .bergetar.itulah yang aku rasakan dari tangan bunda ku .


aku berpikir mungkin bunda takut ketahuan.yang entah itu karna apa..

__ADS_1


sampai akhir nya kami berhasil keluar dari rumah dengan keadaan yang basah karna harus melewati hujan .dan bunda langsung menyuruh ku masuk ke dalam taksi mungkin taksi itu telah menunggu kami sedari tadi .


"bunda kita mau kemana"tanya ku di sela pelukan erat bunda. saat taksi yang kami naiki telah melaju cukup jauh .


sedari kami memasuki taksi itu, bunda memang tidak pernah melepas kan pelukan nya ,aku bisa merasakan bahwa bunda sedang menangis dan aku hanya bisa menenang kan nya dengan mengusap punggung bunda.


aku belum tau bunda akan membawaku ke mana tapi ku rasa kami sudah sangat jauh dari tempat tinggal kami karna sudah hampir tiga jam kami berada di dalam taksi dengan kecepatan yang agak tinggi .


aku tidak bisa memejamkan mataku karna hati dan pikiran ku sedang berkecamuk dengan semua kejadian yang baru saja terjadi ."kamu tidur aja sayang "hanya itu yang sedari tadi bunda katakan padaku .


sampai akhirnya taksi yang kami tumpangi berhenti.


setelah turun dan supir taksi nya membantu menurunkan barang yang kami bawa.dan taksi yang barusan kami tumpangi telah pergi jauh .

__ADS_1


bunda memegang tangan ku "kita cari mesjid dulu ya sayang sebentar lagi adzan subuh "aku hanya bisa mengangguk.asing. itulah yang aku rasa kan .


__ADS_2