Karnamu

Karnamu
simpanan


__ADS_3

"kayanya non zia duluan aja ,takut nya keburu malam"ucap maya


untung saja zia mau menurut, setelah selesai makan dan meminum obat zia berangkat ke kamar nya dengan di antar maya ke kamar


aduh bagai mana ini kok bisa ya non zia menyangka bahwa tuan nugraha itu suami nya padahal kan den farhan yang suami nya.batin maya sambil membantu menyelimuti zia


"yaudah non sekarang istirahat mungkin suami non sebentar lagi pulang "ucap maya dan berlalu keluar dari kamar zia


zia sempat bingung dengan ucapan maya dan tadi zia juga merasa bahwa suami nya sudah pulang tapi kenapa di dalam kamar nya tidak ada


non zia kok bisa ya menyangka bahwa tuan nugraha itu suami nya padahal perasaan den farhan semalam pulang dan tidur di kamar nya .batin maya setelah berada di luar kamar zia dan tangan nya mengetik nomor seseorang


"assalamualaikum nyonya "ucap maya setelah sambungan telpon nya tersambung


*...*


"iya nya jadi gini....."maya menjelas kan apa yang terjadi dari mulai zia bangun pagi sampai zia merasa bahwa suami nya adalah nugraha


maya memang di tugas kan rina untuk mengawasi dan melaporkan sesuatu yang terjadi di dalam rumah nya selama dia tidak ada


maya memang sudah bekerja di rumah nugraha sudah lama dari mulai farhan di pindah kan oleh mama nya dari swis semenjak menempati smp dan kedua orang tuanya tetap berada di swis .


rina yang mendengar laporan dari maya tidak menyangka dan rasa nya lucu saja jika zia memang menganggap nugraha sebagai suami nya.


waktu di rumah sakit zia di rawat farhan memang setiap pulang akan ke rumah sakit dan menginap tetapi zia tidak tau karna farhan pasti datang sesudah zia terlelap tidur karna efek dari obat .karna farhan sibuk jadi dia selalu datang agak malam


dan mungkin awal zia menyangka bahwa nugraha adalah suami nya karna nugraha pernah sekali datang ke rumah sakit tidak bersama rina zia juga tidak tau bahwa rina ada sedang ada urusan dengan chika


"ya udah gak papa mba nanti juga zia pasti tau semuanya .saya tutup dulu telpon nya assalamualaikum"ucap rina dan mengakhiri panggilan nya


seperti biasa pagi hari farhan pasti sudah tidak ada di rumah entah apa yang dia lakukan sepagi ini di luar


"nah udah beres non "ucap maya yang membantu persiapan zia untuk memulai kembali sekolah nya


rina sudah menyuruh arno untuk mengurus semua keperluan zia supaya bisa sekolah kembali


"makasih ya mba "ucap zia sambil melihat pantulan dirinya di cermin.berbeda dengan yang dulu zia sekarang sudah memakai hijab semenjak sadar dari koma nya setelah melakukan akad waktu di rumah sakit dan rina sudah memberi tau zia bahwa ini permintaan dari suami nya .


zia berdandan bukan untuk terlihat lebih cantik lagi tapi untuk menutup ke cantikan nya dengan kaca mata besar nya dan wajah yang dibuat agak kumel


tap


tap


tap


suara sepatu zia saat menuruni tangga .nugraha sudah berada di meja makan sedang sarapan .


"kamu sudah siap nak untuk bersekolah lagi?"tanya nugraha


zia merasa aneh dengan ucapan dari nugraha .nak.

__ADS_1


tapi zia tetap mengangguk sebab yang akan memulai sskolah lagi hanya dirinya saja


"ya sudah kalau gitu kamu sarapan dulu ,kaya nya farhan sudah duluan berangkat .dasar anak itu "ucap nugraha sambil menggerutu


"lebih baik kamu berangkat sama iman aja .mba suruh iman siap-siap "lanjut nugraha


rina menurut dan zia di antar kan sampai sekolah


"non zia apa perlu saya antar kan kedalam?"tawar iman setelah mobil nya masuk ke dalam gerbang sekolah


"gak perlu insya allah saya bisa pak .makasih "ucap zia sambil bersiap dan keluar dari mobil banyak siswi yang berada di halaman sekolah dekat parkiran melihat zia turun dari mobil yang cukup mewah


"wih hebat banget si cupu anak baru keluar dari mobil mewah"


"gue kira cinderella ternyata pembantunya"


"pasti nih dia abis godain om -om "


dan masih banyak lagi cibiran siswa .tapi zia tidak mengambil pusing dia langsung berjalan tanpa menoleh sedikit pun pada orang yang sudah mencibir nya


"eh cupu lo itu gak pantes sekolah di sini pantes nya itu lo jadi tukang ngemis"ucap mawar menghalangi jalan zia


sebenarnya irdad yang menyuruh mawar melakukan itu karna dia masih kesal bahwa mawar masih mempunyai perasaan kepada farhan .irdad berharap bahwa akan ada farhan yang melihat kejadian ini supaya farhan marah kepada mawar tetapi


"kamu sedang apa mawar .mau jadi sok jagoan ?"suara bariton bu isna mengalih kan semua pandangan siwa yang sedang berkumpul melihat kejadian


sedang kan irdad karna dia berada jauh dari tempat zia dan mawar jadi dia memutuskan pergi begitu saja


"ya sudah zia ayo ikut ibu ke kantor dulu sebentar"ucap bu isna sambil melenggang pergi dan di ikuti oleh zia


bel masuk berbunyi


"begini anak -anak hari ini temen kita yang sudah tiga minggu lebih tidak masuk di karna kan ada udzur .dia hari ini kembali dan akan mengikuti pelajaran bersama kita .silahkan zia "ucap bu isna


gue kira dia bukan hari ini masuk nya .gimana kalau mama nanya gue kan di suruh jagain dia .batin farhan


zia pun masuk ke dalam kelas seketika kelas menjadi hening melihat penampilan zia .meskipun wajah nya tetap kumel tapi kali ini dia sudah memakai hijab


"kaya nya dia kemarin gak ada abis dari pesanten deh"tebak wadin


"ya orang kalau mau berubah gak perlu dari pesantren semua, kalau kita mau berubah ya berubah aja itu hak masing-masing "jawan syahnaz


"beik bu ustadzah"ucap wadin dengan nada mengejek


kanapa dia harus jadi kumel lagi?batin farhan sambil matanya masih mengikuti zia yang sedang berjalan ke arah bangku nya dan duduk di sebelah bangku wadin dan dirinya


waktu istirahat pun tiba


"kak ke kantin yuk ?"ajak rara kepada nana dan kawan -kawan nya .


"tumben kalian kesini biasa nya juga nunggu di kantin"jawan nana

__ADS_1


"kalian itu kan ngaret kalau kita nunggu di kantin bisa jamuran."ucap key sambil memutar-mutar tubuh nya dengan ponsel yang iya pegang di keatas -kesampingkan hingga


dukh


"aw -eh sory kaka aku gak sengaja "ucap zia saat menabrak bangku zia .zia hanya membalas dengan senyuman .dan farhan hanya melirik sekilas


setelah semua beranjak dan berjalan ke luar kelas


"lo mau ikut gabung gak sama kita !yuk"ajak syahnaz dia masih ingat saat mengantar zia pulang dan saat kemarin mencari zia


"makasih gue bawa bekal kok "


"gak papa kan bisa di makan di kantin juga "


"disini aja "ucap zia


"yaudah duluan ya"ucap syahnaz dan di angguki oleh zia


bel pulang berbunyi


farhan tidak langsung menuju ke kantor dia harus mengikuti rapat osis apalagi sekarang di pimpin oleh salah satu guru .


setelah dua jam lebih jam di ruang rapat wadin dan syahnaz langsung pulang berbeda dengan farhan yang ingin ke kamar mandi dulu


setelah menyelesai kan urusan nya farhan langsung menuju parkiran "itu siapa ya ?"gumam farhan melihat seseorang yang menyamping kalau di lihat dari arah farhan


farhan memghampiri"belum pulang ?"tanya farhan orang yang di tanya pun langsung menoleh dan ternyata bener.batin farhan


zia menjawab dengan gelengan kepala ."gue anterin "ajak farhan .lagi -lagi zia hanya menggeleng dan beberapa kali farhan menawar kan zia tetap menggeleng kan kepala tanda tidak mau


farhan pun memutuskan menelpon mba maya dan maya memberi tau bahwa zia berangkat di antar oleh iman.farhan pun langsung memberi tau iman untuk menjemput zia .


dia kasihan melihat zia yang menunggu sampai dua jam lebih sedang kan keadaan zia masih belum sembuh total


setelah datang jemputan zia farhan langsung pergi menuju ke perusahaan nugraha


duarrr


"astagfirullah non key ngagetin mba aja "ucap maya sambil memegang dada nya


"hehe maaf mba .aku ke dalam ya mba "ucap key sambil melenggang pergi kedalam


rumah key memang berada di depan rumah farhan hanya terhalang jalan raya saja


key dan wadin sering menginap di rumah farhan makannya mereka punya kamar khusus di rumah farhan .kamar key berada di sebelah kamar farhan dan kamar wadin berada di sebrang kamar farhan


"kok kamar om farhan kebuka dia kan seharus nya masih di kantor jam segini"ucap key saat melewati kamar farhan yang sedikit terbuka


"whatt!gue gak salah liat kan ..."ucap key yang mengintip di balik pintu kamar farhan .dia melihat ada perempuan cantik sedang memberes kan rambut panjang nya dan akan memakai hijab nya


"om farhan kenapa gak pernah bilang sama gue kalau sekarang dia udah punya simpanan .pantes aja dia gak sedih waktu tau reva meninggoy"lanjut nya sambil masuk ke dalam kamar farhan "kepoin ah"

__ADS_1


__ADS_2