
"apa korban itu anak kamu ..?"tanya rina .marwah tidak menjawab.tapi tangan marwah aktif mengelus perut buncit rina yang mungkin sebentar lagi akan melahir kan
tadi setelah rina memastikan bahwa itu adalah marwah sahabat nya dia langsung mengajak marwah ke kantin supaya bisa lebih santai .
"sebenar nya anak aku bukan ketabrak"jawab marwah
"terus kenapa kejadian nya bisa begitu ...?"tanya rina penasaran .
"sebenarnya tadi aku dan anak aku itu sedang di kejar sama orang suruhan anak tiri suamiku.tapi pas di tengah jalan anakku pingsan dan kebetulan ada mobil yang mungkin orang kira mobil itu yang menabrak anakku sampai pingsan "jelas marwah
"tapi kamu yakin anakmu begitu bukan karna ketabrak mobil ..?"tanya rina memastikan .dan marwah hanya mengangguk.
"mar kamu jangan takut atau sungkan kalau memang anak kamu bisa seperti itu karna tertabrak.karna yang mengemdarai mobil itu anak ku jadi kalau benar anakmu tertabrak oleh anak ku aku siap kok bertanggung jawab"ucap rina sambil menggenggam tangan marwah
"kamu gak usah hawatir rin anak ku sebenarnya dia sedang lupa ingatan .kejadian dua minggu yang lalu yang buat dia jadi seperti ini "ucap marwah berkaca kaca sambil mengingat kejadian dua minggu lalu
"memang nya apa yang terjadi "tanya rina
skip
setelah marwah berbincang dengan rina kini iya berada di ruang rawat inap VIV yang di sediakan oleh rina katanya sebagai bentuk tanggung jawab
dan rumah sakit itu memang milik suaminya dan anak angkat nya .awal nya rina menawar kan ruangan VVIV tapi marwah menolak karna itu berlebihan menurut nya .
dan rina juga menyiap kan dokter khusus untuk merawat anak dari sahabat nya yaitu istri dari anak angkat nya .chika
dan rina kini sedang berada di dalam mobil dengan farhan dan dan sopir
"mama kenapa..?"tanya farhan yang melihat mama nya melamun .biasa nya dia akan banyak bertanya jika sedang ada masalah seperti ini.apalagi yang menimpa anak nya
"mama gak papa ,tadi kerjaan kamu udah beres kan "tanya mama. farhan hanya mengangguk
sesampai nya di rumah farhan langsung masuk ke kamar nya untuk bersih-bersih.
disaat farhan papa dan mama nya selesai makan malam .rina mengajak farhan ke ruang tamu
__ADS_1
"nak sini duduk dulu "ucap papa farhan .farhan menurut
"yaudah ma sekarang aja bicarain nya "pinta papa
"gini nak kamu mau kan bertanggung jawab"tanya rina
"emang nya kenapa aku harus tanggung jawab ma"tanya farhan balik
"kamu tau kan yang tadi siang kamu tabrak itu perempuan "
"emang nya kenapa ma kan kita udah berikan dia perawatan yang cukup"
"bukan gitu kamu tau ,sekarang dia itu sedang hilang ingatan dan mereka sebenar nya sedang jadi incaran orang jahat "jelas mama
"emang hubungan nya sama nikah apa ma "tanya farhan
sebelum rina menjawab dia menghela napas nya terlebih dahulu"mama cuma mau kamu nurut aja ."ya udah yuk pa kita masuk ke kamar aja "lanjut rina sambil beranjak dan tidak memperdulikan farhan yang bingung
karna rina belum siap kalau harus menceritakan semua nya .dan rina adalah tipe ibu yang keras kepala meskipun itu untuk kebaikan .
"han sini deh ."ucap wadin yang melihat farhan sedang berjalan untuk menuju bangku nya
"apa ada perkembangan ..?"tanya wadin .syahnaz dan nana ikut mendengar kan apa yang akan di katakan oleh farhan .
"bokap gue udah nyuruh seseorang buat bantu selidikin"jawab farhan
"yahh kok cuma bantu selidikin ,gue kira semua nya udah selesai ,bokap lo kan sultan "timpal wadin
"ih udin banget sih lo,apa hubungan nya coba sultan sama kasus kaya gini"ucap nana.agak pelan
"ya kan bisa aja gitu bokap lo nyuap orang-orang supaya kasus nya di tutup"syahnaz nana dan farhan yang mendengar kan celotehan wadin langsung membulat kan mata .tidak percaya bahwa wadin bisa berkata seperti itu .
"ya ampun udin lo kira ini kasus korupsi pake suap-suapan .bakap nya farhan juga gak bakal mau kali main kotor"ucap nana
"permisi kak farhan tadi di panggil sama bu isna ke ruang guru"ucap adik kelas kepada farhan bu isna adalah guru kelas farhan.
__ADS_1
"oh iya makasih "jawab wadin dan adik kelas itu pun hanya mengangguk dan pergi.
"yang di permisiin sapa yang jawab sapa"cibir syahnaz .farhan pun langsung beranjak dari duduk nya menuju ruang guru.
"pisang ambon sirik aja"balas wadin.
"assalamualaikum"ucap farhan di depan ruang guru
"waalaikum salam .masuk"jab bu isna mempersilah kan .
"duduk han,"farhan pun menurut"jadi gini kamu tau kan anak baru yang bernama zia"tanya guru itu farhan hanya mengangguk meski sebenar nya dia tidak terlalu ingat.
"nanti pulang sekolah kamu kerumah zia ya .kalau ketemu sama zia atau orang tuanya tolong tanyain apa dia mau sekolah lagi atau tidak .ini udah dua minggu dia gak masuk .kemarin-kemarin ibu sudah beberapa kali mendatangi rumah nya tapi ibu gak pernah ketemu sama zia atau orang tua nya .mungkin kalau kamu periksa kesana hari ini kamu bisa nemuin sesuatu yang berhubungan dengan zia"jelas bu isna panjang lebar
"iya bu"jawab farhan singkat .
"ini alamat rumah nya"bu isna sambil memberikan se carik kertas .
"kamu boleh pergi"lanjut bu isna karna tau farhan harus memeriksa murid sebelum masuk kelas .farhan pun mengangguk dan mengucap kan salam lalu pergi
setelah jam pertama selesai kini farhan dan teman nya berada di kantin dan juga para kurcaci-kurcaci .
"tadi lo di panggil sama bu isna ada apa"tanya wadin kepo
"disuruh ke rumah anak baru "jawab farhan
"zia maksudnya ?"tanya nana farhan hanya mengangguk
"bareng gue aja gue tau kok rumah nya di mana"tawar syahnaz .
"ya udah nanti kita balik nya bareng aja"farhan menyetujui
"gimana kalau kita semua ikut aja ,biar seru"ucap key bersemangat.
"eh cucu sutan lo kira kita mau demo !"timpal wadin .
__ADS_1
dan yang lain pun tertawa karna kekonyolan cucu sultan yang pengen nya seru -seruan terus.